Republika, Rabu, 14 Maret 2007  14:00:00
Sa'duddin Libatkan Kalangan Intelektual Bangun Wilayah



Bekasi-RoL--  Pasangan calonbup Bekasi, Sa'duddin - Darip Mulyana yang
unggul dalam perolehan suara sementara Pilkada langsung 11 Maret 2007,
berjanji akan mengajak kaum intelektual untuk merumuskan kebijakan tepat
dalam upaya membangun wilayah.

Sebelum membangun perlu menumbuhkembangkan rasa memiliki sebagai langkah
awal dan modal utama agar pembangunan wilayah berjalan sesuai harapan untuk
meningkatkan kesejahteraaan rakyat, kata Sa'duddin didampingi Darip Mulyana
di Bekasi, Rabu.

Selama ini, kaum profesional bidang kesenian, budayawan, akademis, tokoh
masyarakat, pengusaha yang berdomisili di Kabupaten Bekasi belum seluruhnya
dilibatkan dalam membangun wilayah, padahal mereka ingin berkiprah memajukan
daerah ini.

"Kalau kami nanti sudah dilantik menjadi bupati Bekasi pasti akan mengajak
kalangan intelektual dan profesional untuk bersama-sama memikirkan masalah
pembangunan wilayah ini, demi kepentingan rakyat," ujarnya.  Pasangan
calonbup yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut unggul dalam
penghitungan suara sementara dengan meraih 195.045 suara (25,6 persen).

Luasnya wilayah Kabupaten Bekasi memerlukan penanganan lebih serius agar
pembangunan di berbagai sektor mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Potensi dan pola pikir kaum intelektual dan profesional di berbagai bidang
perlu diakomodir untuk membantu pemda dalam upaya menuntaskan segudang
persoalan yang ada," ujar Sa'duddin. 

Sementara itu Darip Mulyana mengatakan, selain membutuhkan kalangan
intelektual dan profesional, pemda juga berniat mengajak unsur pers untuk
memberi masukan tentang berbagai masalah yang berkembang di masyarakat
sebagai bahan pendukung membuat kebijakan.

Kalangan pers dinilai banyak mengetahui berbagai ketimpangan dan fenomena
yang terjadi di masyarakat bahkan perilaku pejabat juga tidak luput dari
sorotan kuli tinta.
Meski demikian, bukan berarti Bupati terpilih dan wakilnya akan mengatur
pemberitaan.

"Kami tidak akan mengatur pers untuk memberitakan sesuatu sesuai selera
Bupati atau wakilnya, bukan itu maksudnya silahkan saja tulis berita apa
adanya. Dan kami siap dikritik meski kritikan itu tajam asalkan tujuannya
membangun," kata Darip Mulyana.

Selama ini, kalangan pers sangat membantu pejabat Pemkab Bekasi dalam
berbagai hal antara lain, memberi masukan adanya kesemrawutan arus lalu
lintas, perilaku pejabat yang belum melaksanakan pelayanan kepada rakyat
secara maksimal dan mengkritisi layanan perijinan yang berbelit-belit dengan
biaya mahal. 

Melalui tulisannya, pers juga dinilai mempunyai andil besar membantu Pemkab
Bekasi dalam upaya memperbaiki perilaku pejabat ke arah lebih baik, dengan
demikian ke depan secara bertahap akan terjadi perubahan cukup mendasar. 
"Sekali lagi silahkan kritik kami setajam apapun, asalkan didukung dengan
data yang akurat untuk menghindari fitnah dan kritikan bersifat membangun,"
katanya. 

Menanggapi hasil penghitungan suara sementara, Darip Mulyana mengatakan, itu
berarti rakyat memberi kepercayaan untuk mengemban amanah melaksanakan
berbagai bidang pembangunan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mereka. 

"Kami bertekad mengemban amanah rakyat dan menjalankan tugas dengan
sebaik-baiknya sesuai aturan. Dan kami juga berterima kasih kepada rakyat
yang memberikan hak pilihnya kepada kami saat pilkada langsung tiga hari
lalu," ujar Darip. antara/mim

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke