Didalam bersiyasah/berpolitik, tidak ada MUSUH abadi maupun KAWAN abadi.
Yang ada HANYA kepentingan yang ABADI.

Dan PKS pasti mempunyai kepentingan yang ABADI dengan segala pertimbangan
dan risiko yang ditanggung (dihujat, dikucilkan, dihina, dll).
Sampai dikeroyok 12 partai dalam pilgub DKI, itulah dinamisme kehidupan.
Hidup pasti penuh risiko. Jika tidak ingin risiko, ke-laut aje.... hehehe

Silahkan telaah mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang PKS.
Jawaban yang sungguh menyejukkan hati.


Akhmad Yani
Tanjung Redeb, Berau - Kalimantan Timur


[EMAIL PROTECTED] wrote: -----


To: "'Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP'"
<[email protected]>
From: "Yanto" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent by: [EMAIL PROTECTED]
Date: 03/20/2007 02:49PM
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi] Tak Gentar : AktivisKenyangAsamG
aramIdeologi


Assalamu’alaikum wr wb.

Secara structural, ana belum mendengar PKS menganggap hanya dirinya yang
beridiologi Islam dan partai lain seperti Demokrat,PDIP, dll, beridiologi
kafir. Kalau soal dukungan PKS pada Pilpres putaran ke 2, karena disitu
tinggal ada dua pilihan antara Mega & SBY. Karena PKS adalah partai da’wah
yang mana pasti harus terlibat dalam kebijakan politk di pemerintahan yang
terpilih, maka harus mendukung salah satu calon presiden. Karena dengan
tanpa dukungan PKS pun salah satu diantara calon presiden itu pasti ada
yang jadi Presiden.

PKS Memandang SBY mempunyai kelebihan dibanding Mega. Terutama komitment
dan kontrak politiknya. Dan hal yang perlu diperhatikan juga, pemikiran
Demokrat berbeda dengan pemikiran SBY, SBY bukan pengurus Demokrat. Tapi
SBY adalah orang yang dicalonkan Demokrat. Dan pengamatan pada saat itu
Demokrat punya suara karena nama SBY, bukan karena visi misi Demokrat. Kalo
Demokrat tidak menggandeng SBY, mungkin suara PD, tidak sebesar  itu.

Dan sebaiknya kita tidak mengedjust, bahwa pengikut partai tertentu selalu
memperjuangkan apa yang diinginkan oleh partainya, kalo orang itu punya
naluri baik, ketika disuruh berbuat yang tidak baik, insya Allah akan
menolak. Contohnya marissa haque, berani menentang kebijakan yang tidak
sesuai dengan nuraninya. Bu Yoyoh yusroh pernah bilang dalam suatu temu
kader dan anggota dewan, bahwa bu Marisa itu ikut partai merah tapi hatinya
tetap putih karena bu Marisa adalah orang PDIP yang pertama setuju dengan
UU APP.

Wasalam.




From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Abdullah
Sent: Wednesday, March 21, 2007 1:11 AM
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi] Tak Gentar : AktivisKenyangAsamG
aramIdeologi

Ya ini juga menjadi pertanyaan buat saya ? mudah2xan ada dari Pa Dody
Mulyadi ( Pengurus PKS Cab Cikarang ) bisa menjelaskan hal ini ?
----- Original Message -----
From: Sawing - IND
To: 'Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP'
Sent: Tuesday, March 20, 2007 1:03 PM
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi] Tak Gentar : Aktivis KenyangAsamG
aramIdeologi

Assalamu'alaikum wr.wb

Pada pilpres yang lalu pada putaran kedua  seingat ana ( ma'af kalau salah
) PKS itu mendukung calaon yang di usung oleh Demokrat ( pak SBY ),  yang
artinya PKS  ( ideologi  Islam )  mendukung  Demokrat ( yang menurut antum
ideologi kafir ) atau dengan kata lain ideologi Islam mendukung Ideologi /
menyetujui  ideologi kafir, kok bisa yah ?, kenapa bisa terjadi ?

wassalam

-----Original Message-----
From: Hamril Arzoni [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, March 20, 2007 12:53 PM
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi] Tak Gentar : Aktivis Kenyang AsamG
aramIdeologi

kalo demokrat sich udah pasti betul, dan tidak diragukan lagi  ideologi
kafir   buktinya partai ini jelas dengan tegas menolak syariat Islam. cuma
kedoknya aja Demokratisme and Liberalis.
kita semua tau Partai Demokrat dan PDIP sangat berseberangan dalam hal
politik, tapi untuk masalah Ideologi mereka bersatu, karena memang Ideologi
mereka sama.
mudah-mudahan PAN ama PKB bisa berdiri sendiri minimal tidak dukung Koalisi
bersama, kalau sampai terjadi berarti parpol tsb gak jauh beda Ideologinya.

----- Original Message -----
From: Sawing - IND
To: 'Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP'
Sent: Tuesday, March 20, 2007 12:12 PM
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi] Tak Gentar : Aktivis Kenyang AsamG
aramIdeologi

Assalamu'alaikum wr.wb

Kalau begitu,  apakah partai Demokrat termasuk ideologi kafir  ?
( karena menurut antum ideologi ada 2, yaitu ideologi Islam dan ideologi
kafir )

wassalam

-----Original Message-----
From: Hamril Arzoni [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, March 20, 2007 10:47 AM
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi] Tak Gentar : Aktivis Kenyang Asam
GaramIdeologi

Mungkin ini merupakan gambaran Ideologi yg dimiliki oleh parpol2 tsb
sebenarnya. Jadi klo kita petakan Parpol yang ada di Indonesia ini  cuma
terbagi ke dalam 2 Ideologi yaitu Ideologi Islam dan Ideologi Kafir ( yg
bersembunyi dibalik Ideologi Pancasila atau Islam sekuler ,dll dll...)

Saya sangat senang PKS dapat menunjukan jati dirinya sebagai partai yg
komitment dengan Ideologinya, tidak seperti parpol yg lain yg hanya
mengikuti arus uang dan haus kekuasaan belaka.

tapi ada sedikit ganjalan didalam hati saya, kenapa PKS mencalonkan mantan
Perwira Polisi sebagai CAGUB karena selama ini figur seorang polisi
cenderung tidak disukai oleh masyarakat apalagi klo kita melihat polisi
sebagai oknum baik pemerasan, oknum tilang dll... yg banyak dijumpai di
jalan2 dalam kehidupan kita sehari - hari. mungkin ada diantara teman2
milis yg dapat menjelaskan semua ini, syukur2 kalo ada kader PKS yg ikut
milis ini.

Wassalamm...

----- Original Message -----
From: Rudy Swardani
To: FUPM-EJIP (E-mail)
Sent: Tuesday, March 20, 2007 8:29 AM
Subject: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi] Tak Gentar : Aktivis Kenyang Asam
GaramIdeologi


-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Maintbase
Sent: 18 Maret 2007 6:38
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Saksi] Tak Gentar : Aktivis Kenyang Asam Garam Ideologi
http: www.detik.com
PKS Geli Disebut Musuh Ideologi
  Jakarta - PKS mengaku sedikit geli dangan pernyataan PKS adalah musuh
ideologi. Bagi partai berlambang bulan sabit kembar ini, Pancasila sebagai
ideologi bangsa tak perlu diutak-atik lagi. "Kami sedikit geli mendengar
koalisi bersama tersebut muncul karena PKS adalah musuh ideologi bersama,"
kata Wakil Ketua Fraksi PKS Zulkieflimansyah kepada detikcom, Kamis
(15/3/2007).
Zul menegaskan, musuh bersama bangsa Indonesia adalah kemiskinan,
pengangguran dan standar hidup yang rendah. Menurut dia, generasi muda PKS
adalah mantan aktivis kampus yang kenyang asam garam ideologi. "Pengalaman
ini mengantarkan kami pada kesimpulan bahwa Indonesia plural, heterogen dan
penuh toleransi adalah keniscayaan yang tak terkira," ujarnya.(ken/nrl)
http: www.detik.com
PKS: Pilkada DKI Pertarungan Agenda Elit Vs Agenda Rakyat Arifin Asydhad -
detikcom
  Jakarta - Dikeroyok 17 partai politik (parpol) dalam pertarungan di
Pemilihan Gubernur DKI, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa tersanjung.
Sekjen DPP PKS Anis Matta menyebut Pilkada DKI nanti menjadi pertarungan
antara agenda elit dan agenda rakyat.
"Kami tersanjung dengan pengeroyokan ini. Selama ini kami tidak pernah
merasa terlalu kuat sampai pada tahap di mana kami harus dikalahkan melalui
pengeroyokan," kata Anis Matta dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis
(15/3/2007).
Menurut Anis, pengeroyokan ini menyadarkan PKS bahwa pertarungan ini
akhirnya seperti kisah 'bawang merah dan bawah putih.' "Ini adalah
pertarungan antara agenda elit dan agenda rakyat. Kami bersyukur karena
kami memperjuangkan agenda rakyat, walaupun untuk tujuan mulia itu kami
harus menghadapi pengeroyokan ini," ujar dia.
Anis optimistis PKS akan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dalam
Pilkada nanti. "Kami percaya pada kebenaran agenda kami dan pada
keniscayaan dukungan rakyat terhadap perjuangan kami. Bagi kami ini bukan
pertarungan ideologi, tapi ini pertarungan hati nurani. Rakyat selalu
memenangkan hati nurani," tegas dia.
PKS telah menetapkan Adang Daradjatun sebagai calon gubernur DKI 2007-2012.
Dalam waktu dekat, PKS akan mengumumkan calon wakil gubernur yang akan
mendampingi Adang.
Sementara itu, 17 parpol telah melakukan deklarasi Koalisi Bersama
mendukung Fauzi Bowo alias Foke sebagai calon gubernur. Berdiri dalam
barisan ini, antara lain PDIP, Partai Golkar, PPP, PBR, PDS, PBB, dan 9
partai gurem. Dua partai lainnya, PAN dan PKB, meski diklaim mendukung
koalisi, tapi ternyata masih belum menentukan sikapnya. (asy/asy)

http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2007/03/15/brk,20070315-95546,id.html

PKS Tak Gentar Hadapi Koalisi Partai Besar
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengusung calon gubernur DKI Jakarta
Adang Daradjatun mengaku tak gentar menghadapi koalisi. Diduga Golkar akan
berkoalisi dengan PDI Perjuangan dan Partai Demokrat yang mengusung Fauzi
Bowo dalam Pilkada 2007 mendatang.
"Kami tak keberatan dengan rencana koalisi. Itu hal yang wajar," ujar Ketua
Tim Verifikasi Pilkada PKS Selamat Nurdin. Menurut dia, partai pemenang
Pemilu di Jakarta pada 2004 lalu itu juga akan menggalang koalisi dengan
partai lain, seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat
Nasional (PAN) serta Forum Lintas Partai (FLP).
Menurut Selamat pilkada pertama di ibukota ini akan menetapkan tiga calon
gubenur yang akan bertarung. Hal itu ditandai dengan adanya partai yang
mempertimbangkan pencalonan salah seorang figur yang berkembang belakangan
ini. Siap Hadapi Koalisi Kebangsaan
Jakarta (16/3), Suasana Pilkada DKI memanas. Tiga partai politik (parpol)
besar-PDIP, Partai Demokrat, Partai Golkar, kemarin resmi mendukung Fauzi
Wibowo menjadi cagub pada pilkada mendatang. Dukungan ini juga diikuti
puluhan partai lainnya, yakni PPP, PDS, PBR, PNBK, PNI, Marhaenis, PNI,
PPDI, PM, PKPB, PPD, PKD dan PPNUI. Selanjutnya PKB dan PAN belum resmi
mencalonkan cagubnya.
Deklarasi dukungan terhadap fauzi Wibowo yang berlangsung di Hotel Ritz
Carl-ton, kuningan Jakarta . Wakil ketua Umum DPP Partai Golkar Agung
Laksono membantah bahwa terbentuknya koalisi kebangsaan ini bertujuan untuk
menjegal dan menghancurkan PKS yang sebelumnya sudah menetapkan mantan
Wakapolri Adang Darajatun menjadi cagubnya.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PKS Muhamad Razikun mengaku,
dukungan koalisi parpol tersebut belum tentu menjamin bakal memenangkan
Fauzi dalam pilkada mendatang. Baginya koalisi tidak bisa dijadikan tolak
ukur untuk memperoleh kemenangan. "Jadi, persoalannya bukan berapa jumlah
parpol yang bergabung mengusung salah seorang cagub." Dasar yang menjadi
porsoalan adalah bagaimana hasilnya, buat apa koalisi banyak-banyak jika
ditingkat bawahnya mereka tidak didukung secara penuh oleh masyarakat.
 "Dengan keberagaman etnis yang berkembang di Jakarta , saya kira
 masyarakat tidak lagi bisa dibodohi, PKS tidak akan gentar "Ujar Razikun
 Intinya koalisi apapun yang bertujuan menjegal PKS akan siap dihadapi.
 "Kalau mau jujur koalisi 16 parpol itu sudah kami prediksi sebelumnya.
 Jadi begitu dideklarasikan, kami tidak ada masalah lagi," tambahnya.

Senada dengan Razikun, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwisaksana mengaku, PKS
siap menghadapi berapa pun partai yang tergabung dalam koalisi tersebut.
Menurut dia, meski tidak berkoalisi dengan partai lain, dia yakin PKS bakal
menang pada pilkada mendatang. Sebab saat ini PKS sedang membangun koalisi
strategis dengan rakyat. "Silahkan saja partai lain mau bilang apa. Pada
prinsipnya, koalisi itu terbagi menjadi dua bagian. Pertama, koalisi teknis
yang dilakukan antar partai, kedua, kolaisi stategis antar partai dan
rakyat. Nah, koalisi stategis inilah yang sedang dibangun PKS," tegasnya.
(Tatiek)



********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************



********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************



********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke