“Jika orang sudah  berbisnis secara syariah, dalam industri apapun, CSR itu 
mestinya sudah tertanam  (built in)”, Riyanto Sofyan.
  
 CSR Dakwah  ala Hotel Sofyan
  
 Grup pemilik Hotel  Syariah Sofyan ini menganggap dakwah sebagai esensi dari 
CSR bukan sekadar  kampanye pemasaran korporat. 
  
 Masuklah ke  lobi salah satu Hotel Sofyan, di muka pintu seorang penerima tamu 
akan  mengucapkan “Assalamualaikum” sebelum si tamu mengucapkannya. Bagi yang 
tidak  biasa mengucap salam ada dua kemungkinan yang akan terjadi, menjawab 
salam  tersebut atau diam saja dan melempar senyum. Jika Muslim, biasanya akan 
menjawab  salam tersebut.
  
 “Itu memang  kami biasakan, Islam ‘kan mengajarkan kepada umatnya agar  
mengucap salam tiap kali dua Muslim bertemu”, kata Riyanto Sofyan, pemilik Arva 
 Corporation (Arva), payung dari berbagai perusahaan berbasis syariah seperti  
Hotel Sofyan. Riyanto berharap, kebiasaan mengucap salam akan terbentuk di 
dalam  hotel dan menular ke luar bersama para tetamu yang datang dan pergi.
  
 Tidak hanya  ucapan salam, begitu banyak nilai-nilai syariah yang ingin 
ditularkan Arva  kepada masyarakat. Ini dimulai dengan menjadi  satu-satunya 
grup hotel berbasis syariah di  Indonesia yang  punya misi dakwah ke-Islaman. 
\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cspan\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\>\u003c/font\>\u003c/span\> 
\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont color\u003d\"#000000\"\>Begitulah \nArva 
memaknai fungsi CSR-nya. Bukan sekadar kampanye pemasaran produk, lebih \njauh, 
dakwah yang bisa disebut sebagai CSR dilakukan dalam tiap tindakan \nbisnisnya. 
“Jika orang sudah berbisnis secara syariah, dalam industri apapun, \nCSR itu 
mestinya sudah \u003ci\>built in \n\u003c/i\>(tertanam)”, tegas Riyanto kepada 
\u003ci\>Sharing\u003c/i\>. \u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\> 
\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cstrong\>Membawa Berkah untuk 
\nLingkungan\u003c/strong\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\>Hotel Sofyan \nsebagai
 unit bisnis utama Arva paham benar bahwa dakwah harus mampu memberi \nhasil 
baik bagi pendakwah maupun yang didakwahi. “Menjadi hotel syariah adalah 
\ndakwah kami melawan kemaksiatan yang selama ini dicitrakan lekat dengan sub 
\nindustri hotel”, jelas Riyanto. Dan, Hotel Sofyan berdakwah antimaksiat dalam 
\nindustri pariwisata. \u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\> \u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\>Dakwah itu \ndilakukan dengan berbagai cara. Riyanto 
mencontohkan bagaimana pihaknya menolak \npraktik menggelembungkan anggaran 
dengan menuliskan nominal lebih besar dari \nkenyataan di kuitansi. Ini kerap 
dilakukan tamu kolektif, misalnya dari kalangan \nbirokrasi atau swasta yang 
hendak menyewa ruangan atau kamar di 
\nsana.\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont color\u003d\"#000000\"\> 
\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont color\u003d\"#000000\"\>Hotel 
Sofyan \njuga menolak tamu pasangan
 lelaki-perempuan yang bukan muhrim (suami dan istri \nsah) yang disinyalir 
akan melakukan perzinahan dan jenis maksiat lainnya. Memang \ntidak akan 
ditanyakan surat nikah saat mencoba \u003ci\>check in, \u003c/i\>tapi petugas 
hotel sudah mampu \nmembaca gelagatnya karena manajemen hotel memiliki 
pengalaman itu selama \nmengelola hotel ini lebih dari 30 tahun. Dengan menolak 
tamu semacam itu, Hotel \nSofyan bersih dari prostitusi. “Karena bukan hotel 
‘ayam’, tamu kami terseleksi \nhanya yang baik-baik saja, citra kami pun 
meningkat dan kami menjadi hotel \nterhormat. Ini lalu memperkuat 
\u003ci\>positioning \u003c/i\>kami dengan sendirinya” \nterang Riyanto. Karena 
bukan hotel ‘ayam’ juga, lingkungan sekitar hotel pun \ntertular, tidak ada 
pekerja seks komersial (PSK) yang mangkal atau tinggal di \nsekitar hotel. ",1] 
);  //-->
  
 Begitulah  Arva memaknai fungsi CSR-nya. Bukan sekadar kampanye pemasaran 
produk, lebih  jauh, dakwah yang bisa disebut sebagai CSR dilakukan dalam tiap 
tindakan  bisnisnya. “Jika orang sudah berbisnis secara syariah, dalam industri 
apapun,  CSR itu mestinya sudah built in  (tertanam)”, tegas Riyanto kepada 
Sharing. 
  
 Membawa Berkah untuk  Lingkungan
 Hotel Sofyan  sebagai unit bisnis utama Arva paham benar bahwa dakwah harus 
mampu memberi  hasil baik bagi pendakwah maupun yang didakwahi. “Menjadi hotel 
syariah adalah  dakwah kami melawan kemaksiatan yang selama ini dicitrakan 
lekat dengan sub  industri hotel”, jelas Riyanto. Dan, Hotel Sofyan berdakwah 
antimaksiat dalam  industri pariwisata. 
  
 Dakwah itu  dilakukan dengan berbagai cara. Riyanto mencontohkan bagaimana 
pihaknya menolak  praktik menggelembungkan anggaran dengan menuliskan nominal 
lebih besar dari  kenyataan di kuitansi. Ini kerap dilakukan tamu kolektif, 
misalnya dari kalangan  birokrasi atau swasta yang hendak menyewa ruangan atau 
kamar di  sana.
  
 Hotel Sofyan  juga menolak tamu pasangan lelaki-perempuan yang bukan muhrim 
(suami dan istri  sah) yang disinyalir akan melakukan perzinahan dan jenis 
maksiat lainnya. Memang  tidak akan ditanyakan surat nikah saat mencoba check 
in, tapi petugas hotel sudah mampu  membaca gelagatnya karena manajemen hotel 
memiliki pengalaman itu selama  mengelola hotel ini lebih dari 30 tahun. Dengan 
menolak tamu semacam itu, Hotel  Sofyan bersih dari prostitusi. “Karena bukan 
hotel ‘ayam’, tamu kami terseleksi  hanya yang baik-baik saja, citra kami pun 
meningkat dan kami menjadi hotel  terhormat. Ini lalu memperkuat positioning 
kami dengan sendirinya”  terang Riyanto. Karena bukan hotel ‘ayam’ juga, 
lingkungan sekitar hotel pun  tertular, tidak ada pekerja seks komersial (PSK) 
yang mangkal atau tinggal di  sekitar hotel. \u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\> \u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\>Menariknya, \napa yang dilakukan
 tersebut malah meningkatkan kinerja keuangan hotel sejak \nkonsolidasi 
penerapan prinsip syariah pada 2003. \u003cspan\> \u003c/span\>Dari 2003-2004 
terjadi kenaikan \npendapatan operasi sebesar 15,13%, 2004-2005 naik 14,81%, 
sayangnya pada 2006 \nlalu kenaikan hanya 4,77%. Diterangkan Riyanto, ini 
adalah imbas kenaikan harga \nBBM pada akhir 2005 yang membuat laju dunia usaha 
melambat.\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont color\u003d\"#000000\"\> 
\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont color\u003d\"#000000\"\>Dalam 
\npengamatan putra dari Sofyan Ponda, pendiri Hotel Sofyan di awal 1970-an ini, 
\nhotel yang mengijinkan perbuatan maksiat justru akan mendapat banyak masalah. 
\n“Misalnya tamu yang mabuk, berkelahi, belum lagi oknum aparat dan preman yang 
\nmeminta uang setiap saat. Siapa yang bisa menjamin, kalau kita kasih maksiat 
\nhotel ini bakal untung?” tegas paman artis tenar Marshanda 
ini.\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont
 color\u003d\"#000000\"\> \u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\>Itu baru \nsebagian contoh dakwah yang dilakukan Hotel 
Sofyan. Lainnya seperti dijelaskan \nIndra L. Supono, Managing Director Arva 
Corporation, adalah berkurban tiap hari \nraya Idul Adha, menyelenggarakan buka 
puasa bersama saat bulan suci Ramadhan, \nmemberikan sumbangan kepada RT/RW 
sekitar hotel, ikut tiap kali ada kerja bakti \ndi lingkungan sekitar hotel, 
dan sebagainya. “Pokoknya, kami ingin selalu \nditerima dan dekat dengan warga 
sekitar sini selain juga turut menjaga \nkebersihan”, ujar 
Indra.\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont color\u003d\"#000000\"\> 
\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cstrong\>Bermula dari 
\nPendidikan\u003c/strong\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\>Dalam bentuk \nlembaga, Arva melakukan CSR melalui 
empat yayasannya, yaitu Insan Madina \nFoundation (Madina Islamic School), Amal 
Mulia Foundation (Panti Asuhan,
 SDIT \nAmal Mulia, BMT Amal Mulia, dan LAZ), dan Waqaf Fund Foundation (The 
Islamic \nSchool of Victoria). \u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\> \u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\>Madina School \nterletak di bilangan Tebet, Jakarta 
Selatan, Lembaga Amil Zakat (LAZ), Baitul \nMaal wat Tamwil (BMT), Sekolah 
Dasar Islam Terpadu (SDIT), dan Panti Asuhan Amal \nMulia terletak di 
Cimanggis, Depok, dan The Islamic School of Victoria terletak \ndi Melbourne, 
Australia.",1] );  //-->
  
 Menariknya,  apa yang dilakukan tersebut malah meningkatkan kinerja keuangan 
hotel sejak  konsolidasi penerapan prinsip syariah pada 2003.  Dari 2003-2004 
terjadi kenaikan  pendapatan operasi sebesar 15,13%, 2004-2005 naik 14,81%, 
sayangnya pada 2006  lalu kenaikan hanya 4,77%. Diterangkan Riyanto, ini adalah 
imbas kenaikan harga  BBM pada akhir 2005 yang membuat laju dunia usaha 
melambat.
  
 Dalam  pengamatan putra dari Sofyan Ponda, pendiri Hotel Sofyan di awal 
1970-an ini,  hotel yang mengijinkan perbuatan maksiat justru akan mendapat 
banyak masalah.  “Misalnya tamu yang mabuk, berkelahi, belum lagi oknum aparat 
dan preman yang  meminta uang setiap saat. Siapa yang bisa menjamin, kalau kita 
kasih maksiat  hotel ini bakal untung?” tegas paman artis tenar Marshanda ini.
  
 Itu baru  sebagian contoh dakwah yang dilakukan Hotel Sofyan. Lainnya seperti 
dijelaskan  Indra L. Supono, Managing Director Arva Corporation, adalah 
berkurban tiap hari  raya Idul Adha, menyelenggarakan buka puasa bersama saat 
bulan suci Ramadhan,  memberikan sumbangan kepada RT/RW sekitar hotel, ikut 
tiap kali ada kerja bakti  di lingkungan sekitar hotel, dan sebagainya. 
“Pokoknya, kami ingin selalu  diterima dan dekat dengan warga sekitar sini 
selain juga turut menjaga  kebersihan”, ujar Indra.
  
 Bermula dari  Pendidikan
 Dalam bentuk  lembaga, Arva melakukan CSR melalui empat yayasannya, yaitu 
Insan Madina  Foundation (Madina Islamic School), Amal Mulia Foundation (Panti 
Asuhan, SDIT  Amal Mulia, BMT Amal Mulia, dan LAZ), dan Waqaf Fund Foundation 
(The Islamic  School of Victoria). 
  
 Madina School  terletak di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Lembaga Amil Zakat 
(LAZ), Baitul  Maal wat Tamwil (BMT), Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), dan 
Panti Asuhan Amal  Mulia terletak di Cimanggis, Depok, dan The Islamic School 
of Victoria terletak  di Melbourne, Australia.\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\> \u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\>Di Madina \nSchool, siswa dididik dengan kurikulum 
Depdiknas yang diintegrasikan dengan \nkurikulum internasional dari Universitas 
Al-Azhar, Mesir (untuk materi tahfidz, \nstudi ke-Islaman, dan bahasa Arab), 
serta kurikulum The Islamic School of \nVictoria (untuk bahasa Inggris, 
matematika, dan sains). “Perpaduan kurikulum di \natas diharapkan dapat membuat 
para siswa kami memiliki komitmen keimanan yang \nkuat, yang juga mempunyai 
wawasan luas dan mampui berpikir secara maju dan \nglobal” jelas Henny Riyanto, 
Direktur Eksekutif Insan Madina Foundation kepada
 \n\u003ci\>Sharing\u003c/i\> (lihat edisi Desember 2006, \n“Madina Islamic 
School: Kurikulum Internasional dengan Harga Terjangkau”). 
\n\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont color\u003d\"#000000\"\> 
\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont color\u003d\"#000000\"\>Bukan 
tanpa \nalasan Arva memilih CSR-nya fokus di sektor pendidikan. “Kami melihat 
masalah \nsyariah utamanya ada di paradigma masyarakat. Untuk mengubah itu 
diperlukan \npendidikan yang tepat, bagaimana caranya supaya nilai-nilai 
syariah itu bisa \nmembersihkan distorsi paradigma sekuler”, jelas Riyanto. 
Tapi bukan berarti Arva \ntidak mau masuk ke sektor lain. Setelah cukup kuat di 
sektor pendidikan, \npihaknya mengaku akan melakukan CSR di sektor lain juga. 
\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont color\u003d\"#000000\"\> 
\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont color\u003d\"#000000\"\>Soal 
biaya, \nRiyanto menyebut, tak kurang dari Rp3,5miliar digelontorkan untuk 
yayasan di \nluar
 Madina Islamic School sejak 1995, untuk sekolah itu sendiri sudah menelan 
\nbiaya sekitar Rp3,4miliar sejak 
2004.\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont color\u003d\"#000000\"\> 
\u003c/font\>\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont color\u003d\"#000000\"\>Tahun ini, 
\nHotel Sofyan tengah mempersiapkan waralabanya di sekitar Kauman, \nSemarang. 
Meski belum berani \nmenyebut siapa pewaralabanya, Riyanto menerangkan bangunan 
hotel tersebut sudah \n70% rampung dan pihaknya tengah melakukan \u003ci\>fit 
and proper test\u003c/i\>. Waralaba hotel \nsyariah ini bisa diterapkan di 
berbagai jenis hotel, seperti hotel bisnis, hotel \nkeluarga, hotel butik, 
hotel resort, dan sebagainya. Waralaba Hotel Sofyan \nadalah program yang 
integral, prosesnya dimulai dari studi kelayakan, asistensi \nteknis, supervisi 
proyek, persiapan operasi, sampai pengelolaan. IA",1] );  //-->
  
 Di Madina  School, siswa dididik dengan kurikulum Depdiknas yang 
diintegrasikan dengan  kurikulum internasional dari Universitas Al-Azhar, Mesir 
(untuk materi tahfidz,  studi ke-Islaman, dan bahasa Arab), serta kurikulum The 
Islamic School of  Victoria (untuk bahasa Inggris, matematika, dan sains). 
“Perpaduan kurikulum di  atas diharapkan dapat membuat para siswa kami memiliki 
komitmen keimanan yang  kuat, yang juga mempunyai wawasan luas dan mampui 
berpikir secara maju dan  global” jelas Henny Riyanto, Direktur Eksekutif Insan 
Madina Foundation kepada  Sharing (lihat edisi Desember 2006,  “Madina Islamic 
School: Kurikulum Internasional dengan Harga Terjangkau”).  
  
 Bukan tanpa  alasan Arva memilih CSR-nya fokus di sektor pendidikan. “Kami 
melihat masalah  syariah utamanya ada di paradigma masyarakat. Untuk mengubah 
itu diperlukan  pendidikan yang tepat, bagaimana caranya supaya nilai-nilai 
syariah itu bisa  membersihkan distorsi paradigma sekuler”, jelas Riyanto. Tapi 
bukan berarti Arva  tidak mau masuk ke sektor lain. Setelah cukup kuat di 
sektor pendidikan,  pihaknya mengaku akan melakukan CSR di sektor lain juga. 
  
 Soal biaya,  Riyanto menyebut, tak kurang dari Rp3,5miliar digelontorkan untuk 
yayasan di  luar Madina Islamic School sejak 1995, untuk sekolah itu sendiri 
sudah menelan  biaya sekitar Rp3,4miliar sejak 2004.
  
 Tahun ini,  Hotel Sofyan tengah mempersiapkan waralabanya di sekitar Kauman,  
Semarang. Meski belum berani  menyebut siapa pewaralabanya, Riyanto menerangkan 
bangunan hotel tersebut sudah  70% rampung dan pihaknya tengah melakukan fit 
and proper test. Waralaba hotel  syariah ini bisa diterapkan di berbagai jenis 
hotel, seperti hotel bisnis, hotel  keluarga, hotel butik, hotel resort, dan 
sebagainya. Waralaba Hotel Sofyan  adalah program yang integral, prosesnya 
dimulai dari studi kelayakan, asistensi  teknis, supervisi proyek, persiapan 
operasi, sampai pengelolaan. IA\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cfont 
color\u003d\"#000000\"\>\u003c/font\> 
\u003c/p\>\n\u003cp\>\u003cstrong\>Dapatkan majalah 
\n\u003cem\>Sharing\u003c/em\> edisi 5, Maret 2007 di seluruh toko buku 
Gramedia dan Gunung \nAgung, Jabodetabek dan Semarang. Informasi berlangganan/ 
membeli secara \npesanan bisa menghubungi bagian distribusi majalah 
\u003cem\>Sharing\u003c/em\> di \n021-7900900 atau email ke
 \u003c/strong\>\u003ca href\u003d\"mailto:[EMAIL PROTECTED]" 
target\u003d\"_blank\" onclick\u003d\"return 
top.js.OpenExtLink(window,event,this)\"\>\u003cstrong\>[EMAIL 
PROTECTED]/strong\>\u003c/a\>\u003c/p\>\u003c/span\>\u003c/font\>\u003c/div\>\n\u003c/p\>\n
    \u003c/div\>  \n\n    \n    \u003cspan width\u003d\"1\" 
style\u003d\"color:white\"\>__._,_.___\u003c/span\>\n    \n    \u003cdiv\>\n    
          \u003cspan\>\n          \u003ca 
href\u003d\"http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-syariah/message/9992;_ylc\u003dX3oDMTM0aWQ4YWtuBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI2NTEyNDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDA0Mzc1BG1zZ0lkAzk5OTIEc2VjA2Z0cgRzbGsDdnRwYwRzdGltZQMxMTc0NzE4OTcwBHRwY0lkAzk5OTI-\";
 target\u003d\"_blank\" onclick\u003d\"return 
top.js.OpenExtLink(window,event,this)\"\>\n            Messages in this topic   
       \u003c/a\> (\u003cspan\>1\u003c/span\>)\n        \u003c/span\>\n        
\u003ca
 
href\u003d\"http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-syariah/post;_ylc\u003dX3oDMTJwcnM3bHNhBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI2NTEyNDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDA0Mzc1BG1zZ0lkAzk5OTIEc2VjA2Z0cgRzbGsDcnBseQRzdGltZQMxMTc0NzE4OTcw?act\u003dreply&messageNum\u003d9992\";
 target\u003d\"_blank\" onclick\u003d\"return 
top.js.OpenExtLink(window,event,this)\"\>\n          \u003cspan\>\n            
Reply          \u003c/span\> (via web post)\n        \u003c/a\>  | \n        
\u003ca 
href\u003d\"http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-syariah/post;_ylc\u003dX3oDMTJlMDRsY2UzBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI2NTEyNDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDA0Mzc1BHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTE3NDcxODk3MA--\";
 target\u003d\"_blank\" onclick\u003d\"return 
top.js.OpenExtLink(window,event,this)\"\>\n          Start a new topic        
\u003c/a\>\n          \u003c/div\> \n    \n    \n    \u003cdiv\>\n              
  \u003ca
 
href\u003d\"http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-syariah/messages;_ylc\u003dX3oDMTJlamNzYXAzBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI2NTEyNDEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDA0Mzc1BHNlYwNmdHIEc2xrA21zZ3MEc3RpbWUDMTE3NDcxODk3MA--\";
 target\u003d\"_blank\" onclick\u003d\"return 
top.js.OpenExtLink(window,event,this)\"\>",1] );  //-->
  

                
---------------------------------
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik terhadap spam. 
 http://id.mail.yahoo.com/
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke