Rabu , 04/04/2007 14:50 WIB
Ngebrik Lewat HT Terdengar di Ponsel 
Ardhi Suryadhi - detikInet
 
Jakarta, Radio dua arah handy-talkie (HT) identik dengan teknologi kuno 
dibandingkan ponsel. Namun kini ngebrik lewat HT juga bisa nyambung ke ponsel.

Hal itu bisa dilakukan dengan menerapkan teknologi dari Cisco Systems yang 
bernama IPICS, singkatan dari IP Interoperability Collaboration System 2.0. 
IPICS mengintegrasikan perangkat HT, PSTN (telepon tetap), ponsel, IP Phone 
(VoIP), serta komputer dalam satu jaringan berbasis internet. 

Menurut Irfan Setiaputra, Managing Director Cisco Systems Indonesia, solusi ini 
dikembangkan karena melihat posisi HT yang tidak bisa dibuang dan tergantikan 
oleh perangkat lain. "Namun persoalannya, HT sulit berkomunikasi dengan 
perangkat seperti ponsel dan lainnya," ujar Irfan saat konferensi pers CIsco di 
Hotel ShangriLa, Jakarta, Rabu (4/4/2007). 

Selama ini HT hanya digunakan untuk berkomunikasi pada frekuensi yang sama dan 
dengan cakupan yang terbatas. Irfan berharap dengan ini keterbatasan itu dapat 
dihilangkan. 

Sekilas Cara Kerja IPICS

Solusi IPICS terdiri dari piranti lunak dan perangkat keras (server IPICS). 
Server tersebut kemudian disambungkan ke router yang menuju koneksi internet. 
Perangkat HT kemudian berkomunikasi dengan server melalui frekuensi seperti 
biasa. Server itu yang kemudian bisa menyambungkan HT dengan jalur 
telekomunikasi lain. 

Semua komunikasi HT via IPICS beroperasi layaknya menggunakan HT, artinya untuk 
berbicara harus bergantian dengan menekan tombol tertentu. Untuk komunikasi 
dengan ponsel atau telepon tetap harus diawali oleh ponsel atau telepon tetap, 
kemudian tombol 1 dan 2 pada ponsel atau telepon akan berfungsi sebagai tombol 
bicara dan mendengarkan. 

Soal biaya, untuk panggilan ke jalur ponsel atau telepon tetap dikenakan biaya 
normal, termasuk biaya pulsa lokal atau interlokal. Sedangkan untuk panggilan 
dari HT ke komputer atau telepon Voice over Internet Protocol (VoIP) tidak akan 
dikenai biaya tambahan. 

Tak Murah

Untuk bisa mengimplementasikan IPICS, perusahaan atau institusi perlu merogok 
kocek cukup dalam. Sebagai gambaran, untuk satu solusi standar IPICS 
membutuhkan biaya US$ 55.000, termasuk semua perangkat yang dibutuhkan dan 
piranti lunaknya. 

Menurut Irfan, Cisco adalah yang pertama untuk menghadirkan teknologi seperti 
ini. 

Budi Santoso Sutanto, Cross Industry Director Cisco Systems Indonesia, 
mengatakan teknologi ini cocok untuk sektor pemerintahan seperti Kepolisian dan 
Militer, serta industri pertambangan dan perminyakan. Pasalnya, ujar Budi, 
pekerjaan keseharian mereka mencakup area yang sangat luas dan membutuhkan 
jalur komunikasi dengan perangkat apapun. (wsh/wsh) 

http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/04/tgl/04/time/145022/idnews/762999/idkanal/328
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke