5/8/2007 11:24:41 AM
Serdadu Israel Maklumatkan Tidak Akan Ikut Perang
infopalestina-Nazaret : Terkait dengan rencana menhan Israel
yang akan menggempur Gaza, sejumlah tentara cadangan Israel akan menolak
instruksi tersebut. Mereka mengancam akan keluar dari ketentaraan, jika dipaksa
harus bergabung dalam perang yang akan datang. Terutama setelah mereka
kehilangan 200 temannya dalam perang melawan Libanon yang berlangsung hanya 35
hari saja.
Sebelumnya puluhan personel militer cadangan Israel melakukan
demo di depan kantor menhan Amer Peretz di Tel Al-Rabi (wilayah Palestina
jajahan 1948). Mereka memprotes perlakuan menhan atas mereka pada perang
Libanon.
Para demonstran tersebut, mengecam tindakan pemerintah Israel
yang tidak memperdulikan nasib mereka. Mereka telah mengorbankan pekerjaanya,
tetapi pemerintah tidak pernah mengganti hari-hari mereka yang terambil karena
ikut dalam perang. Mereka juga mengeluhkan keluarganya dan tentu telah
merugikan kehidupan dan pekerjaanya. Oleh karena itu, mereka mengancam tidak
akan mengikuti panggilan negaranya dalam perang yang akan datang.
Masih dalam kaitan ini, sejumlah manntan pasukan cadangan
Israel telah mengadukan nasib mereka kepada mahkamah Israel mununtut agar
perdana menteri Ehud Olmert dan menhan Amer Peretz diseret ke pengadilan,
karena telah membawa Israel pada perang Libanon.
Seperti yang dilakkukan Penograd, komisi khusus yang
menangani masalah penyelewengan perang Libanon yang menunut Olmert bersama
Peretz untuk mundur dari jabatanya secepatnya. (pic/asy)
<<search.gif>>
<<back.gif>>
<<home.gif>>
<<pic17a.gif>>
******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ********************************************************
