Ideologi adalah pemikiran yang diturunkan dalam satu ilmu yang meliputi
ekonomi, politik, hukum dan lain-lain
Ciri-ciri dari ideologi: adalah dilaectis ( dialectica logika )
pertarungan pemikiran yang terus menerus tanpa henti.
Ciri khas dari ideologi adalah adanya :
These : pemikiran / ilmu / teori baru
Anti these : pendapat baru yang lebih baru yang menentang pendapat baru
tersebut ( these )
Apabila sudah muncul anti these, maka akan muncul yang namanya these baru,
dan ini akan terus menerus karena, idiologi adalah hasil pemikiran manusia
dengan otak yang terbatas dan akan terus berubah seiring dengan waktu.
Sebagai contoh dulu ada ideologi komunis, kemudian sebagian orang
menganggap itu salah maka muncul lagi idelogi kapitalis ( ma'af kalau
terbalik ana lupa mana yang lebih dulu muncul, komunis atau kapitalis )
dan itu akan terus berlanjut karean otak manusia akan terus berubah tanpa
henti suatu saat nanti mungkin akan terus muncul ideologi - idelogi baru
-----Original Message-----
From: mosaf za [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: 18 Juni 2007 16:53
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [syiar-islam] Islam bukan ideologi sebab datang dari Tuhan
Akal DalamBeragama
Rasullullah SAW bersabda yg maksudnya :
"tidak ada agama bagi orang yang tidak berakal"
¨artinya orang yang akalnya tidak sehat atau orang yang tidak¨siuman atau
orang yang terganggu akalnya ataupun orang gila tidak¨dapat dan tidak
mampu beragama. Mereka pun tidak dituntut¨beragama.
Jelasnya mereka tidak dituntut bertauhid, bersyariat atau bertasawuf.
Mereka bukan orang yang mukalaf. Oleh itu mereka tidak disuruh menegakkan
syariat. Mereka terlepas dari hukum suruhan dan hukum larangan Tuhan.
Kalau mereka berbuat ibadah, tidak diberi pahala. Kalau mereka berbuat
maksiat dan kemungkaran pun tidak berdosa. Mereka ini dianggap sebagai
ahlul fitrah. Mereka ini sama
saja dengan anak-anak yang mati sebelum akil baligh tidak pandang apa
agama ibu dan ayah mereka dan juga manusia yang tidak sampai kepada mereka
seruan dakwah. Mereka semua adalah ahli syurga.
Namun istilah tidak berakal dalam hadis tersebut bukan saja maksudnya gila
atau tidak siuman atau terganggu akal. Kalau itulah yang dimaksudkan,
sudah tentu Rasullullah akan terus menyebut gila atau tidak siuman. Tidak
berakal di sini juga bermaksud belum pandai menggunakan akal atau akal
yang belum sempurna. Seperti anak-anak yang belum cukup umur atau belum
akil baligh, mereka ini bukan gila atau bukan tidak siuman. Cuma mereka
belum pandai menggunakan akal dan oleh itu dianggap tidak berakal. Mereka
ini tidak diwajibkan beragama.
Walaupun begitu, hadis ini juga tidak bermaksud orang yang berakal atau
orang yang sempurna akalnya sudah tentu akan beragama. Ini tidak berlaku.
Berapa banyak kita lihat orang yang berakal malahan yang pandai-pandai
tidak beragama bahkan ada di antara mereka yang menentang agama. Satu hal
lagi, walaupun agama dalam hadis ini dikaitkan dengan berakal, ini tidak
bermakna akal itu semata-mata adalah alat untuk beragama. Justeru itu
kalau akal diasah tajam-tajam dan diisi dengan berbagai-bagai dan
sebanyak-banyak ilmu, belum tentu seseorang itu akan beragama, walaupun
ilmu yang ada padanya adalah ilmu Quran dan hadis. Berapa ramai kita lihat
profesor-profesor terutama di perguruan perguruan tinggi di Barat dan
Amerika yang mengajar ilmu Islam dan memberi ijazah, masters dan PhD ilmu
Islam kepada lulusan lulusan orang Islam tetapi mereka sendiri tidak
beriman. Hadis ini merujuk kepada orang yang tidak berakal dan bukan
kepada orang akal. Orang yang tidak berakal ialah orang
yang tidak pandai atau belum pandai menggunakan akalnya. Orang akal ialah
orang yang mengagungkan akalnya.
Ada perbedaan antara dua istilah ini. Kalau orang yang tidak berakal susah
hendak beragama, orang akal yang berpandukan akalnya dan logika
semata-mata, lebih-lebih lagi susah hendak beragama. Sebenarnya, tidak
berakal dalam hadis ini membawa maksud akal yang tidak terpimpin. Orang
yang akalnya tidak terpimpin dianggap tidak berakal. Dalam Islam, akal
yang tidak terpimpin itu ialah akal yang tidak dapat berfungsi di atas
landasan haq dan kebenaran. Iaitu akal yang berputar dengan bebas tanpa
dikontrol oleh hati yang yakin, beriman dan takut kepada Allah. Islam
menganggap orang yang akalnya tidak mau tunduk kepada hatinya atau kepada
kebenaran sebagai orang yang tidak berakal. Akal seperti ini hanya akan
tunduk kepada nafsunya saja.
Walau bagaimana pintarnya akal yang tidak terpimpin ini, ia tidak akan
dapat keluar dari kepompong alam dunia dan alam material. Ia tidak dapat
menembusi alam-alam yang lebih seni dari
alam syahadah atau alam nyata ini seperti alam barzakh alama khirat,
syurga, neraka, malaikat dan hal yang berkaitan dengan
Tuhan itu sendiri. Walhal semua itu adalah benar.
Akal yang tidak terpimpin ini sangat bahaya. Ia akan ber-
gantung habis-habisan kepada logika akal semata-mata dan tidak
akan nampak sumber kebenaran yang lain. Walhal kalau
menurut logika akal, akhirat itu tidak logis, syurga dan neraka
tidak logis, hidup sesudah mati itu tidak logis, malaikat tidak
logis bahkan Tuhan itu pun tidak logis. Justeru itu, orang yang
akalnya tidak terpimpin akan mendapatkan kesukaran untuk mem-
percayai perkara-perkara ghaib seperti malaikat, hari kiamat,
Tuhan dan sebagainya.
Itu sebab dalam Islam, pendidikan adalah berteraskan konsep
yang terkandung di dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW ber-
sabda, maksudnya: "Awal-awal agama mengenal Allah".
Awal-awal lagi, anak-anak perlu dikenalkan kepada Allah
supaya hati mereka terisi dengan rasa-rasa bertuhan. Rasa-rasa
inilah yang akan menguasai dan memimpin akal mereka. Akal
mereka akan berputar dan berfungsi di bawah pengawalan hati
mereka yang senantiasa terhubung dengan Tuhan dan yang senantiasa terisi
dengan kebenaran dan rasa-rasa bertuhan.
Islam tidak mau akal itu digunakan secara bebas tanpa
kawalan. Islam mau akal itu senantiasa terpandu. Islam menuntut
kita berzikir sambil berfikir. Ini dapat dilihat dalam ayat dalam Al
Quran, maksudnya: "Orang yang sentiasa mengingati Allah
(berzikir) dalam keadaan berdiri, duduk dan berbaring dan
mereka berfikir tentang kejadian langit dan bumi".(Surah
Ali Imran: 191)
Hati mesti terhubung dahulu dengan Tuhan melalui zikir,
barulah akal digunakan untuk berfikir. Berzikir itu kerja hati.
Berfikir itu kerja akal. Barulah fikiran itu akan dibantu dan
dipandu oleh Tuhan. Kalaulah akal dibebaskan berfikir tanpa
kawalan hati yang berzikir, ia akan menyimpang dari kebenaran.
Akal itu kalau dibebaskan berfikir, pengujungnya nanti ia akan
menafikan/menolak kewujudan Tuhan. Karena hal-hal Tuhan dan
perkara-perkara ghaib adalah diluar kemampuan akal untuk memahaminya.
Ditakutkan apabila perkara-perkara ini tidak dipahami, akal akan
menolaknya. Itulah bahayanya akal. Sebab itu ia perlu dikawal
dan dipimpin oleh hati. Mari kita lihat cara mencari kebenaran berpandukan
prinsip dan kaedah falsafah, iaitu kaedah yang dicipta oleh orang akal
yang seratus persen bergantung kepada kekuatan akal semata-mata. Dalam
sesuatu perkara atau permasalahan itu, ditimbulkan bermacam macam keraguan
terlebih dahulu. Sesudah itu barulah akal digunakan untuk mencari hujah,
dalil dan kepastiannya yang paling masuk akal.
Atas dasar inilah penemuan-penemuan dan teori-teori
falsafah dikemukakan. Dalam Islam, ini tidak berlaku. Ilmu
kepastian perlu didapatkan terlebih dahulu dari Tuhan. Sesudah itu barulah
akal digunakan untuk melaksanakan dan mengembangkannya. Dengan itulah akal
akan senantiasa terpimpin dan tidak keluar dari garis orbitnya. Ia tidak
perlu mencipta sistem, konsep atau doktrin yang baru tetapi hanya perlu
mengembangkan konsep yang telah ditetapkan oleh Tuhan. Inilah sebenarnya
fungsi akal. Ia menterjemah dan mencari kaedah atau jalan bagaimana hukum
dan syariat Tuhan dapat dipahami dan dilaksanakan. Akal itu adalah
pelaksana bagi sistem dan hukum yang telah ditetapkan oleh Tuhan. Ia bukan
pencipta sistem atau hukum baru. Apabila akal digunakan untuk mencipta
sistem dan hukum, maka porak-perandalah hidup manusia
karena sistem dan hukum yang dicipta itu akan berlawanan dan
bertentangan dengan keperluan dan tuntutan fitrah asal mula kejadian
manusia. Hanya Tuhan saja yang mengetahui keperluan dan kehendak manusia
yang sebenarnya karena Dialah yang menciptakan manusia. Oleh karena itu
hukum Tuhan sajalah yang sesuai dan patut digunakan dan dipakai untuk manusia.
Tidak berakal dpt juga bermaksud tidak cerdik. Bila akal
tidak cerdik, tidak pandai bertindak dan tidak pandai menyelesaikan
masalah, dia tidak akan mampu dan tidak akan berupaya
untuk memahami, menterjemah dan melaksanakan segala
hukum dan syariat Tuhan. Akal seperti ini tidak akan dapat menegakkan
tuntutan agama yang begitu banyak. Ia tidak akan dapat mempraktikkan agama
secara syumul dan menyeluruh. Ia hanya akan dapat berbuat ibadah-ibadah
yang khususiah seperti solat, puasa, wirid, zikir, baca Quran dan
sebagainya. Ia mungkin dapat menjadi seorang ahli abid. Tetapi agama bukan
sebatas melaksanakan ibadah khususiah dan menjadi ahli abid saja. Agama
termasuk menegakkan segala tuntutan-tuntutan yang lain yang berbentuk
batiniah maupun lahiriah. Agama menuntut kita menegakkan tamadun atau
peradaban rohani dan tamadun/peradaban lahir.
Peradaban rohani melibatkan hati, akal dan nafsu yang perlu
dibina dan dididik sehingga seseorang itu menjadi orang yang
betul-betul kenal Allah (arifbillah) dan bertaqwa kepada Allah.
Di segi lahirnya, Islam sebagai cara hidup (addin) perlu ditegakkan dalam
semua aspek kehidupan dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan,
kebudayaan, keuangan, pelayanan kesehatan dan sebagainya. Inilah yang
dinamakan tamadun lahir. Barulah Islam itu lengkap, syumul dan sempurna.
Barulah keperluan lahir dan rohani manusia dapat dipenuhi. Inilah yang
dimaksudkan dengan agama iaitu cara hidup atau addin yang syumul dan lengkap.
Ini semua bukan hal yang mudah. Hanya orang yang berakal dan yang cerdik
saja mampu melaksanakan semua ini. Orang yang tidak cerdik tidak akan
dapat memahaminya, jauh sekali
untuk menegakkan dan melaksanakannya.
Peradaban lahir pula, Islam sebagai cara hidup, ditegakkan dalam semua
aspek kehidupan. Barulah Islam itu lengkap, syumul dan sempurna. Barulah
keperluan lahir dan rohani manusia dapat dipenuhi. Kita tidak cukup mampu
menjadi ahli ibadah semata-mata. Kita harus ingat bahwa maksud agama dalam
hadis ini dan pemahaman agama yang sebenarnya meliputi seluruh sendi-sendi
dalam agama yang wajib kita tegakkan meliputi yang lahir maupun yang batin.
Jelas bahwa orang yang tidak berakal atau tidak cerdik akan mendapat
kesukaran untuk menegakkan agama yang merangkumi semua aspek kehidupan.
Mereka tidak akan mampu menegakkan tamadun lahir. Tanpa akal, umat Islam
akan jadi beku dan jumud.
Begitulah maksud yang tersurat dan tersirat dari berakal dan agama yang
terkandung dalam hadis ini. Kita tidak dapat lari dari hakikat bahwa akal
itu perlu dalam agama akan tetapi hanya apabila ia mau tunduk dan dipimpin
oleh hati.
sekian
mohamat safiri
+628197671913
+624115269619
---------------------------------
Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's
on, when.
[Non-text portions of this message have been removed]
__._,_.___
<http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/message/15511;_ylc=X3oDMTM2ZzU4M2NpBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk4MTQyMzkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDc2MTc5BG1zZ0lkAzE1NTExBHNlYwNmdHIEc2xrA3Z0cGMEc3RpbWUDMTE4MjE2NDIwNAR0cGNJZAMxNTUxMQ-->Messages
in this topic (1)
<http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/post;_ylc=X3oDMTJxaDEyNzNhBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk4MTQyMzkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDc2MTc5BG1zZ0lkAzE1NTExBHNlYwNmdHIEc2xrA3JwbHkEc3RpbWUDMTE4MjE2NDIwNA--?act=reply&messageNum=15511>Reply
(via web post) |
<http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/post;_ylc=X3oDMTJlbjY1dXBmBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk4MTQyMzkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDc2MTc5BHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTE4MjE2NDIwNA-->Start
a new topic
<http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/messages;_ylc=X3oDMTJldGlwbXNmBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk4MTQyMzkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDc2MTc5BHNlYwNmdHIEc2xrA21zZ3MEc3RpbWUDMTE4MjE2NDIwNA-->Messages
|
<http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/files;_ylc=X3oDMTJmaGxtcms2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk4MTQyMzkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDc2MTc5BHNlYwNmdHIEc2xrA2ZpbGVzBHN0aW1lAzExODIxNjQyMDQ->Files
|
<http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/photos;_ylc=X3oDMTJldWZkbGptBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk4MTQyMzkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDc2MTc5BHNlYwNmdHIEc2xrA3Bob3QEc3RpbWUDMTE4MjE2NDIwNA-->Photos
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Syiar Islam.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
<http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join;_ylc=X3oDMTJmdXNhc3VjBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk4MTQyMzkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDc2MTc5BHNlYwNmdHIEc2xrA3N0bmdzBHN0aW1lAzExODIxNjQyMDQ->Change
settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email:
<mailto:[EMAIL PROTECTED]:%20Digest>Switch
delivery to Daily Digest |
<mailto:[EMAIL PROTECTED]:%20Traditional>Switch
format to Traditional
<http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam;_ylc=X3oDMTJkbGNtNXE2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk4MTQyMzkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDc2MTc5BHNlYwNmdHIEc2xrA2hwZgRzdGltZQMxMTgyMTY0MjA0>Visit
Your Group | <http://docs.yahoo.com/info/terms/>Yahoo! Groups Terms of Use
| <mailto:[EMAIL PROTECTED]>Unsubscribe
Recent Activity
· 8
<http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/members;_ylc=X3oDMTJmcDUxY2R2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk4MTQyMzkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDc2MTc5BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZtYnJzBHN0aW1lAzExODIxNjQyMDQ->New
Members
<http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam;_ylc=X3oDMTJldmJ1bDEyBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzk4MTQyMzkEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDc2MTc5BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZnaHAEc3RpbWUDMTE4MjE2NDIwNA-->Visit
Your Group
SPONSORED LINKS
*
<http://groups.yahoo.com/gads;_ylc=X3oDMTJjMWw5YnBsBF9TAzk3MzU5NzE0BF9wAzEEZ3JwSWQDOTgxNDIzOQRncnBzcElkAzE3MDUwNzYxNzkEc2VjA3NsbW9kBHN0aW1lAzExODIxNjQyMDQ-?t=ms&k=Islam&w1=Islam&w2=Islam+matrimonial&w3=Islam+online&c=3&s=52&g=2&.sig=14F9itQq2uPnWpDRB9Pu0A>Islam
*
<http://groups.yahoo.com/gads;_ylc=X3oDMTJjcHJhdDdvBF9TAzk3MzU5NzE0BF9wAzIEZ3JwSWQDOTgxNDIzOQRncnBzcElkAzE3MDUwNzYxNzkEc2VjA3NsbW9kBHN0aW1lAzExODIxNjQyMDQ-?t=ms&k=Islam+matrimonial&w1=Islam&w2=Islam+matrimonial&w3=Islam+online&c=3&s=52&g=2&.sig=p-nfGVIx065VJN9X95RiBQ>Islam
matrimonial
*
<http://groups.yahoo.com/gads;_ylc=X3oDMTJjdmdjbjlsBF9TAzk3MzU5NzE0BF9wAzMEZ3JwSWQDOTgxNDIzOQRncnBzcElkAzE3MDUwNzYxNzkEc2VjA3NsbW9kBHN0aW1lAzExODIxNjQyMDQ-?t=ms&k=Islam+online&w1=Islam&w2=Islam+matrimonial&w3=Islam+online&c=3&s=52&g=2&.sig=9NGdx9TYmJAjfeGXBUfDfA>Islam
online
Yahoo! Avatars
<http://us.ard.yahoo.com/SIG=12j0s65kl/M=493064.10729655.11333346.8674578/D=groups/S=1705076179:NC/Y=YAHOO/EXP=1182171404/A=3848518/R=0/SIG=10qidb854/*http:/avatars.yahoo.com>Share
Your Style
Show your face in
Messenger & more.
Yahoo! Mail
<http://us.ard.yahoo.com/SIG=12j96339m/M=493064.10729665.11333356.8674578/D=groups/S=1705076179:NC/Y=YAHOO/EXP=1182171404/A=3848569/R=0/SIG=12jcbehhh/*http:/us.rd.yahoo.com/evt=42410/*http:/advision.webevents.yahoo.com/handraisers>You're
invited!
Try the all-new
Yahoo! Mail Beta
Y! Messenger
<http://us.ard.yahoo.com/SIG=12jv94tnj/M=493064.10729668.11333359.8674578/D=groups/S=1705076179:NC/Y=YAHOO/EXP=1182171404/A=3848580/R=0/SIG=11umg3fun/*http:/us.rd.yahoo.com/evt=42403/*http:/messenger.yahoo.com>Quick
file sharing
Send up to 1GB of
files in an IM.
.
__,_._,___
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************