Republika, Jumat, 29 Juni 2007  16:01:00
DPD: Tunda Pilkada DKI


Jakarta-RoL-- Dewan Perwaklan Daerah (DPD) mendesak Gubernur DKI Sutiyoso untuk 
menunda pelaksanaan Pilkada gubernur/wakil gubernur DKI karena masih banyak 
proses persiapan yang dianggap menyimpang dan tanpa pengawasan dari Panwas 
Pilkada.

Pernyataan itu disampaikan Anggowa DPD dari DKI Marwan Batubara dan Sarwono 
Kusumaatmadja di Gedung DPD/MPR jakarta, Jumat terkait Pilkada DKI Jakarta. 

DPD menyatakan prihatin dengan persiapan penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta 
karena masih banyak ditemukan adanya penyimpangan. KPUD DKI Jakarta tampak 
memaksakan bahwa Pilkada harus dapat diselenggarakan walaupun dalam persiapan 
ditemukan adanya penyimpangan.

"Panwas Pilkada baru saja dibentuk, berarti persiapan selama ini tanpa 
pengawasan. Berbagai data yang telah diumumkan menunjukkan masih banyak 
penduduk belum terdaftar sebagai pemilih," kata Marwan Batubara.

Dia menyatakan, kontroversi soal Daftar Pemilihan Tetap (DPT) perlu mendapat 
perhatian serius karena berdasarkan survei lembaga penelitian, banyak penduduk 
DKI yang belum terdaftar sebagai pemilih. 

Hasil penelitian LP3ES dan NDI menyebutkan, 22,2 persen penduduk yang memiliki 
hak suara belum terdaftar sebagai pemilih dan ada 20 persen diduga "ghost 
votter". Penelitiian Fisip UI menyebutkan 1,8 juta penduduk DKI belum terdaftar 
sebagai pemilih. Penelitian LP3U menyebutkan 1,3 juta penduduk belum terdaftar. 
Sedangkan kajian PKS, sekitar 33,3 persen penduduk belum terdaftar.

"Atas data-data itu, wajar kalau muncul desakan agar dilakukan audit terhadap 
jumlah pemilih. Pemda DKI dan KPUD kita ingatkan mengenai adanya data 
tersebut," kata Marwan.

Masih banyaknya penduduk yang belum terdaftar mengakibatkan legitimasi politik 
penduduk DKI terhadap calon terpilih dipertanyakan. Legitimasi ini nantinya 
terkait partisipasi masyarakat terhadap pembangunan.

Dia menyatakan, sebaiknya semua pihak menyambut Pilkada DKI secara "fair" dan 
transparan. Apalagi Jakarta adalah barometer bagi dunia untuk melihat bagaimana 
Pilkada diselenggarakan. "Bang Yos yang kita kagumi selama ini harus memberi 
solusi terbaik dan jangan membiarkan penyimpangan terus terjadi," kata dia.

Dia mendesak Koalisi Jakarta agar menyuarakan berbagai persoalan terkait 
Pilkada DKI. "Akan sangat terhormat bila Koalisi Jakarta juga persoalan hal 
ini. Salah satunya, adalah menyangkut daftar pemilih sementara (DPS) yang tidak 
diumumkan secara luas," katanya.

Sarwono mengemukakan, Panwas Pilkada DKI baru saja dibentuk, padahal proses 
persiapan Pilkada sudah lama dilakukan KPUD. Karena itu, persiapan 
penyelenggaraan sudah diwarnai kecurangan. KPUD juga banyak melakukan langkah 
tidak cermat.

"Banyaknya ketidakcermatan itu menjadi peluang bagi munculnya gugatan terhadap 
hasil Pilkada," katanya.

Dia menyatakan, Pilkada DKI sesuai UU No.32/2002 diselenggarakan tersendiri, 
tetapi untuk menyelenggarakan pilkada DKI dengan dasar UU No.34/2004 juga tidak 
mungkin. 

Karena itu, sebaiknya Pilkada didasarkan pada UU No.34/2004 yang sedang 
direvisi oleh DPR RI. Artinya, Pilkada diselenggarakan menunggu revisi terhadap 
UU itu di DPR.

"Diundur saja agar lebih baik persiapannya, baik dasar hukumnya maupun 
persiapan teknis agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. 
Sayang nanti kalau Pilkada pertama di DKI sudah diwarnai gugatan hukum terkait 
hasil Pilkada itu," kata Sarwono.

Sarwono mengusulkan agar penduduk yang belum terdaftar diberi kesempatan untuk 
bisa terdaftar sebagai pemilih, baik dengan didatangi oleh petugas pendaftar 
maupun aktif mendatangi kantor-kator pemerintah daerah untuk mendaftarkan diri.

"Kalau masih banyak persoalan lalu Pilkada tetap dipaksakan untuk dapat 
diselenggarakan, yang rugi bukan hanya calon yang kalah, tetapi juga yang calon 
yang menang karena persoalan legitimasi publik dan munculnya gugatan hukum," 
kata Sarwono. antara




********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke