-----Original Message-----
From: Sunarso, Djayus [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 04 Juli 2007 18:02
To: [EMAIL PROTECTED]; syiar-islam; sabili; padhang-mbulan; Saksi
Subject: [syiar-islam] Pilkada: Mewaspadai Black Campaign, Ghibah, dan
Fitnah

 


Assalamu'allaikum Wr Wb

Karena PILKADA adalah agendanya Parpol, jadi ya begini kondisinya.
Rakyat yang kudu ikut milih sebenarnya diperalat para PARPOL untuk
kepentinganya.
Lihat nama ada pemenang PILKADA yang bisa mengekprisikan pribadinya. Mereka
harus selalu
ijin Parpol yang mengusungnya. Dan Parpol musuhpun selalu mencari celah
untuk menjatuhkannya.

Konon dalam partai ada slogan " TIDAK ADA MUSUH ABADI YANG ADA KEPENTINGAN
ABADI"
Dengan slogan tersebut mereka akan menghalalkan semua cara, bahkan akan
seiring dengan
bekas musuh sebelumnya. Karena pada kepentingan sesaat mereka sedang
sefaham.

Jadi jangan heren ada kelompok yang sampai merebut DPT, jelas ini bukan
perbuatan yang beragama
tetapi ini perbuatan yang halal untuk kepentingan politik.

Konon dulu saat Parti belum merambah sampai desa - desa, saat pemilihan
Kepala Desa selalu aman
aman saja dan yang kalahpun akan legowo menerima kekalahanya. Tapi
sekarang setelah partai
masuk sampai desa, lihat calon kepala desa yang kalah lantas mensponsori
demo untuk menggagalkan
kemenangan lawanya. Trus pertanyaanya DEMOKRASI macam apa yang mereka
pelajari

Wassalam
Djayus Sunarso
Mail to : Djayus.Sunarso@ <mailto:Djayus.Sunarso%40schott.com> schott.com
http: //www.schott.com

__________________

Assalamu'alaikum wr wb,

Pada Pilkada DKI banyak jurus yang dilontarkan ke dua
belah pihak untuk memenangkan calonnya.

Pesan saya jangan sampai terjadi black campaign
apalagi jika menjurus ke ghibah dan fitnah.

Meski kualitas ke 2 calon kata orang Amerika:
"Mediocre" / pas2an, namun keduanya masih muslim dan
haji. Sedih juga melihat mas Rano Karno kena imbas
tuduhan "kena suap" dsb. Padahal saya lihat Islamnya
lumayan kuat.

Kalau dia dibayar rp 3 milyar untuk bikin iklan juga
itu kan memang pekerjaan biro iklan. Bukan karena
disuap.

Ada baiknya kita kaji nasihat dari Allah SWT di bawah
agar membawa manfaat bagi kita semua:

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan
orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh
jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan
jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan
lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.
Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan
memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan.
Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk
sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka
mereka itulah orang-orang yang zalim.

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan
purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari
purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari
keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama
lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan
daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu
merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha
Penyayang." [Al Hujuraat:11-12]

Beruntunglah orang yang bisa istiqomah mempelajari dan
mengamalkan Al Qur'an.

Wassalam

__,_._,___ 

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke