kalau ane sih menilainya gini, pks memang benar2 telah menjadi common enemy 
bagi siapa saja ( melihat tulian dgn judul yg sama yg pernah ane kirim 
dulu).bukan hanya para tokoh politik tetapi juga media , nyatanya republika 
yang selama ini dianggap menjadi media Islam pun tak luput dari hal ini.


harwoto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dari: "harwoto" <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: "Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP" 
<[email protected]>
Tanggal: Thu, 9 Aug 2007 17:15:27 +0700
Topik: Re: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi] PKS Siap Jadi Oposisi Jika
 KalahDalam Pilkada DKI

     @font-face {  font-family: MS Mincho; } @font-face {  font-family: MS 
Mincho; } @font-face {  font-family: Calibri; } @font-face {  font-family: 
Tahoma; } @font-face {  font-family: Verdana; } @font-face {  font-family: @MS 
Mincho; } @page Section1 {size: 8.5in 11.0in; margin: 1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 
} P.MsoNormal {  FONT-SIZE: 12pt; MARGIN: 0in 0in 0pt; FONT-FAMILY: "Times New 
Roman","serif" } LI.MsoNormal {  FONT-SIZE: 12pt; MARGIN: 0in 0in 0pt; 
FONT-FAMILY: "Times New Roman","serif" } DIV.MsoNormal {  FONT-SIZE: 12pt; 
MARGIN: 0in 0in 0pt; FONT-FAMILY: "Times New Roman","serif" } H1 {  
FONT-WEIGHT: bold; FONT-SIZE: 24pt; MARGIN-LEFT: 0in; MARGIN-RIGHT: 0in; 
FONT-FAMILY: "Times New Roman","serif"; mso-style-priority: 9; mso-style-link: 
"Heading 1 Char"; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto } 
A:link {  COLOR: blue; TEXT-DECORATION: underline; mso-style-priority: 99 } 
SPAN.MsoHyperlink {  COLOR: blue; TEXT-DECORATION: underline; 
mso-style-priority: 99
 } A:visited {  COLOR: purple; TEXT-DECORATION: underline; mso-style-priority: 
99 } SPAN.MsoHyperlinkFollowed {  COLOR: purple; TEXT-DECORATION: underline; 
mso-style-priority: 99 } P {  FONT-SIZE: 12pt; MARGIN-LEFT: 0in; MARGIN-RIGHT: 
0in; FONT-FAMILY: "Times New Roman","serif"; mso-style-priority: 99; 
mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto } SPAN.Heading1Char {  
FONT-WEIGHT: bold; COLOR: #365f91; FONT-FAMILY: "Cambria","serif"; 
mso-style-priority: 9; mso-style-link: "Heading 1"; mso-style-name: "Heading 1 
Char" } P.pubtime {  FONT-SIZE: 12pt; MARGIN-LEFT: 0in; MARGIN-RIGHT: 0in; 
FONT-FAMILY: "Times New Roman","serif"; mso-margin-top-alt: auto; 
mso-margin-bottom-alt: auto; mso-style-name: pubtime } LI.pubtime {  FONT-SIZE: 
12pt; MARGIN-LEFT: 0in; MARGIN-RIGHT: 0in; FONT-FAMILY: "Times New 
Roman","serif"; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; 
mso-style-name: pubtime } DIV.pubtime {  FONT-SIZE: 12pt; MARGIN-LEFT: 0in; 
MARGIN-RIGHT: 0in;
 FONT-FAMILY: "Times New Roman","serif"; mso-margin-top-alt: auto; 
mso-margin-bottom-alt: auto; mso-style-name: pubtime } SPAN.EmailStyle22 {  
COLOR: #1f497d; FONT-FAMILY: "Calibri","sans-serif"; mso-style-type: 
personal-reply } .MsoChpDefault {  FONT-SIZE: 10pt; mso-style-type: export-only 
} DIV.Section1 {  page: Section1 }             Iya dong pak, jangan koran saja 
yang di libatkan,  tetapi teve juga, dengan tontonan yang islami gitu..., 
mungkin banyak yang  respec..
  
  
    ----- Original Message ----- 
   From:    Mohamad Shaleh 
   To: 'Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di    Kawasan EJIP' 
   Sent: Thursday, August 09, 2007 4:47    PM
   Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi]    PKS Siap Jadi Oposisi Jika 
KalahDalam Pilkada DKI
   

      Saya    kira bukan-nya koran nasional yang harus dimiliki,
   Mungkin    media televisi pun juga harus dikuasai.
   Beli    koran khan harus bayar, nonton tv malah gratissss
    
            From: [EMAIL PROTECTED]    [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of 
Rudy    Swardani
Sent: Thursday, August 09, 2007 4:38 PM
To:    FUPM-EJIP (E-mail)
Subject: [ FUPM-EJIP ] FW: [Saksi] PKS Siap Jadi    Oposisi Jika Kalah Dalam 
Pilkada DKI


    
   -----Original    Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]    [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Tony Ringgo    
Cahyono
Sent: 09 Agustus 2007 15:52
To:    [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Saksi] PKS Siap Jadi Oposisi Jika    Kalah Dalam Pilkada DKI
      PKS Siap Jadi Oposisi    Jika Kalah Dalam Pilkada DKI   Jika secara resmi 
   dinyatakan sebagai pihak yang kalah dalam Pilkada DKI Jakarta, maka PKS akan 
   tetap berupaya mengadvokasi sekitar 46% warga Jakarta yang memilihnya dan    
mengambil sikap sebagai oposisi. PKS akan melakukan check and balance    
terhadap jalannya proses pemerintahan DKI Jakarta di bawah kepemimpinan    
Gubernur terpilih yang baru.
      Hal ini    dinyatakan Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam siaran persnya 
tertanggal 8    Agustus 2007. Menurut Pak Tif, demikian sapaan akrabnya, posisi 
ini hendaknya    dihargai pemerintah daerah yang baru karena eksistensi PKS 
yang cukup besar di    Jakarta. “Kita tidak perlu merasa malu jika kalah dengan 
cara-cara terhormat.    Karena jiwa seorang petarung, jika kalah, ia akan 
bangkit kembali dan melawan    kembali, ” ujarnya.
   Pak Tif    juga berpesan kepada seluruh kader dan simpatisan PKS untuk tidak 
perlu    berkecil hati, sebab kekalahan dan kemenangan itu sesungguhnya tidak 
lepas    dari ketentuan yang sudah digariskan Allah SWT.
   “Dari    seluruh proses pilkada yang telah digelar di tanah air ini, PKS 
telah    memenangkan 81 pilkada dari 136 pilkada yang ada. Ini sebuah angka 
yang cukup    signifikan bagi perkembangan demokrasi di negara ini, ”    
tuturnya.
   Syarat Oposisi    
   Hanya    saja, jika PKS memang ingin menjadi oposisi yang kuat dan memiliki 
pengaruh    yang signifikan, maka PKS wajib memiliki media massa yang efektif 
guna    menyuarakan kepentingannya. Temuan Aliansi Jurnalistik Independen 
beberapa    waktu lalu yang menyebutkan ada sekitar 10 media cetak besar di 
Jakarta yang    tidak berimbang dalam memberitakan Pilkada di DKI Jakarta harus 
dicermati    dengan seksama.
   Koordinator Tim    Peneliti AJI Jakarta, Ignatius Haryanto, menuturkan ke-10 
media cetak di    Jakarta yang dianggap tidak netral dalam pemberitaan soal 
Pilkada karena    cenderung memberi porsi lebih besar pada pasangan 
Fauzi-Priyanto adalah Suara    Pembaruan, Indo Pos, Media Indonesia, Republika, 
Rakyat Merdeka, Kompas, Koran    Tempo, Warta Kota, Pos Kota, dan The Jakarta 
Post. “Porsi pemberitaan 10 media    ini lebih cenderung kepada pasangan Fauzi 
Bowo dan Prijanto, " tutur Ignatius    dalam jumpa pers di sekretariat AJI, 
Jalan Kembang Raya Nomor 6, Kwitang,    Senen, Jakarta Pusat, Senin (6/8).
   Sebab    itu, jika selama ini PKS lebih memilih untuk melakukan sinergi 
dengan    media-media cetak nasional untuk menyuarakan kepentingannya, maka hal 
itu    sudah terbukti tidaklah efektif. Bukan rahasia umum lagi jika uang bisa  
  menjadi berita. Siapa yang punya banyak uang, maka dialah yang bisa membeli   
 space    pemberitaan lebih banyak. Dan PKS bukan ada posisi    itu.
   Karena    itu, PKS harus memiliki sebuah media cetak sendiri, yang bisa dan 
mampu    mewarnai opini dan pemikiran warga Jakarta dan sekitarnya dengan 
sangat    efektif. Satu-satunya media cetak yang bisa berperan untuk hal ini 
adalah    harian, bukan pekanan apalagi dua pekanan. Jika tidak berskala 
nasional, maka    setidaknya wilayah Jabodetabek harus dikuasai. Hal ini akan 
sangat berguna,    bagi kesinambungan dakwah dan penyebar-luasan nilai-nilai 
keadilan dan moral    yang selama ini menjadi pegangan partai dakwah ini. 
(Rizki)




      

---------------------------------
    
********************************************************
Mailing    List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan    EJIP
********************************************************
Ingin    berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA    :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim    e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari    Milist ini kirim e-mail ke    :
[EMAIL PROTECTED]
****************************************************************************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke