Assalamu'alaikum wr.wb

 

Ma'af , ana mau tahu lebih banyak mengenai tabungan  Tabungan Hoki "2 in 1"
yang model syariah

Bisa nggak minta tolong pak di berikan informasinya lebih banyak  ( via
japri )

 

Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih

 

 

 

Terima kasih

 

Yayan. H

NC Drilling CMKS (I)

ext 101

-----Original Message-----
From: Hamril Arzoni [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 13 September 2007 16:27
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP'
Subject: [ FUPM-EJIP ] (Tips Ramadhan): MEMILIH INVESTASI UNTUK PERSIAPAN
DANA PENDIDIKAN ANAK anda

 

MEMILIH INVESTASI UNTUK PERSIAPAN DANA PENDIDIKAN ANAK

Dikutip dari
<http://www.tabloidnova.com/tips.asp?nomor=678&tahun_terbit=XIII&sc=uang&art
ikel=1> Tabloid NOVA No. 678/XIII 

Dalam menyiapkan dana pendidikan anak, sebetulnya tidak hanya perlu
diketahui tentang bagaimana menghitung anggaran untuk persiapan dana
pendidikan mereka, tapi juga produk investasi apa yang sebaiknya dipilih.
Sebagai contoh, Anda sudah melakukan perhitungan dan mendapatkan bahwa Anda
harus menabung sebesar Rp 100 ribu per bulan untuk persiapan dana pendidikan
anak Anda. Sekarang pertanyaannya, kemana uang Rp 100 ribu itu harus
ditabungkan? Ke Tabungan di Bank, beli emas, beli reksadana, buka asuransi
pendidikan, atau ke mana lagi? 

Mari kita bahas alternatif investasi apa saja yang bisa dipilih orang tua
dalam mempersiapkan dana pendidikan anak mereka dan apa kelebihan serta
kekurangannya masing-masing. 


Tabungan di Bank 

Produk ini adalah produk yang paling sering dipilih orang tua dalam
menyiapkan dana pendidikan anak mereka. Prosesnya mudah: Anda tinggal ke
bank, membuka rekening tabungan, dan memasukkan uang Anda ke situ. Pada saat
ini, bunga bank berkisar sekitar 8 -- 9 persen per tahun. Bunga tersebut,
akan dipotong lagi untuk Biaya Administrasi dan pajak. Bila saldo Anda Rp
7,5 juta ke bawah, maka pajak yang harus Anda bayar adalah 15 persen dari
bunga. Tapi kalau saldo tabungan Anda di atas Rp 7,5 juta, maka pajak yang
harus Anda bayar adalah 20 persen dari bunga. 

Apa sih keuntungannya kalau Anda menggunakan produk ini sebagai alat
investasi untuk persiapan dana pendidikan anak Anda? Yang jelas uang yang
Anda masukkan tidak akan berkurang. Ini karena hasil investasi yang Anda
dapatkan pada tabungan bersifat pasti, yaitu sekitar 8 - 9 persen per tahun
sebelum dipotong pajak. Wah, itu sih saya sudah tahu begitu mungkin pikir
Anda. Tetapi memang hanya itu saja kok kelebihannya. Tidak ada kelebihan
lain. 

Kekurangannya? Apabila Anda menabung secara rutin setiap bulan, maka bila
Anda meninggal dunia atau terkena penyakit kritis, setoran tabungan rutin
yang biasa Anda lakukan terancam berhenti. Sebagai contoh, Anda menabung
sebesar Rp 100 ribu per bulan ke tabungan itu. Uang Rp 100 ribu itu
bersumber dari penghasilan Anda setiap bulannya. Nah, bila Anda meninggal
dunia atau terkena penyakit kritis, maka penghasilan Anda akan berhenti.
Bila penghasilan Anda berhenti, berhenti pulalah setoran sebesar Rp 100 ribu
itu. Iya kan? Bila setoran Anda berhenti, maka dana pendidikan yang Anda
persiapkan terancam tidak bisa terpenuhi nantinya, bahkan jika anda tidak
punya cadangan dana untuk berobat maka anda terpaksa mengambil dana
pendidikan tsb, sehingga dana pendidikan untuk anak anda bisa terancam
habis. 

Karena itulah muncul yang namanya produk Tabungan Pendidikan. Produk ini
sebetulnya sama saja dengan produk tabungan biasa, hanya saja tabungan ini
dilindungi dengan asuransi jiwa. Bagaimana cara kerjanya? Sederhana: Anda
menyetor jumlah uang tertentu setiap bulannya. Bila Anda meninggal dunia,
maka setoran tabungan rutin yang biasa Anda lakukan akan digantikan oleh
pihak ketiga (dalam hal ini perusahaan asuransi), sehingga dana pendidikan
tersebut tetap akan tersedia kelak. Hanya saja perlu diketahui bahwa produk
ini biasanya memberikan suku bunga yang lebih rendah dibanding suku bunga
pada tabungan biasa. Mungkin karena produk ini juga dilindungi dengan
asuransi jiwa. tetapi apakah resiko hanya sampai disitu, bagaimana kalau
anda menderita salah satu penyakit kritis ?, tentu anda butuh dana untuk
berobat, sedangkan asuransi jiwa hanya mengcover kematian, begitu juga jika
anak yg anda asuransikan mengalami sakit ? bagaimana dengan biaya
pengobatannya ?


Deposito 

Bila Anda ingin menabung untuk anak Anda secara sekaligus (lump sum), maka
deposito bisa Anda jadikan alternatif produk investasi Anda. Tetapi bila
Anda ingin menabung secara bulanan - katakan - Rp 100 ribu per bulan, maka
akan sulit untuk membuka deposito. Pasalnya, kebanyakan bank mensyaratkan
jumlah minimal sebesar Rp 1 juta untuk bisa membuka deposito. 

Apa keuntungannya bila membuka deposito? Produk ini hampir sama dengan
tabungan, hanya saja suku bunga yang Anda dapatkan lebih besar. Pada saat
ini, suku bunga deposito adalah sekitar 11 - 12 persen per tahun. Hanya ya
itu tadi, kebanyakan bank mensyaratkan jumlah minimal sebesar Rp 1 juta
untuk bisa membuka deposito. Jadi kalau saldo tabungan Anda sudah mencapai
sekitar Rp 1 juta, tidak ada salahnya Anda masukkan ke deposito untuk
mendapatkan bunga yang lebih besar dibanding bunga tabungan. 

Hanya saja, deposito tidak seperti tabungan yang bisa diambil sewaktu-waktu.
Pada deposito, uang Anda akan terkunci untuk jangka waktu tertentu. Tapi
kalau Anda menabung untuk persiapan dana pendidikan anak, tentu saja ini
bukan masalah. Toh uangnya baru akan Anda ambil ketika anak Anda akan masuk
sekolah. Jadi saran saya, kalau saldo rekening dalam tabungan Anda sudah
mencapai jumlah Rp 1 juta atau lebih, sebaiknya pindahkan ke dalam deposito
untuk mendapatkan hasil yang lebih tinggi dibanding tabungan. tetapi satu
hal yang perlu diingat bahwa deposito tidak mengandung proteksi, sehingga
jika terjadi kematian atau sakit kritis apa yang akan terjadi ??


Tanah 

Bila Anda memiliki jumlah dana yang cukup besar, Anda bisa melakukan
investasi untuk persiapan pendidikan anak Anda dengan membeli sebidang
tanah. 

Apa sih kelebihannya bila Anda membeli tanah untuk persiapan pendidikan
anak? Dalam jangka panjang, pada umumnya hasil investasi yang bisa Anda
dapatkan pada tanah bisa cukup besar. Angkanya bervariasi. Tapi dalam jangka
panjang bisa sekitar 30 persen setahun. Sebabnya adalah karena jumlah
penduduk terus bertambah, sedangkan jumlah tanah tidak bertambah. 

Tapi perlu diingat bahwa tanah tidak selalu mudah untuk dijual kembali.
Karena itu, jangan membeli tanah kalau memang jarak waktu persiapan Anda
masih di bawah 10 tahun. Sebagai contoh, bila memang Anda ingin menyiapkan
dana untuk kuliah anak Anda yang masih 7 tahun lagi, maka akan sangat tidak
bijaksana kalau Anda melakukan investasi melalui tanah. Jadi, hasil pada
tanah memang bisa besar, tapi hasil itu umumnya hanya bisa didapat dalam
jangka panjang, bukan jangka pendek. Tentu saja, asumsi jangka panjang ini
bisa berbeda antara saya dengan Anda. Tapi menurut saya, angka di atas 10
tahun sudah cukup aman untuk bisa disebut jangka panjang. 


Emas 

Bisa juga Anda memilih berinvestasi untuk pendidikan anak dengan membeli
emas. Pada saat ini, harga satu gram emas bervariasi. Kalau Anda ingin
menabung sebesar - katakan - Rp 300 ribu per bulan, dan harga satu gram emas
adalah Rp 60 ribu per gram, maka Anda bisa membeli 5 gram emas setiap bulan.


Namun bila diperhatikan, emas pada umumnya hanya akan naik bila terjadi
sejumlah kondisi tertentu. Ada tiga kondisi yang bisa membuat harga emas
naik: (1) naiknya harga dolar, (2) naiknya harga barang dan jasa pada
umumnya atau inflasi, dan (3) kerusuhan sosial. 

Kalau tiga kondisi diatas tidak terjadi, dalam arti keadaan normal-normal
saja, maka pada umumnya kenaikan harga emas akan biasa-biasa saja. Malah
bisa saja harganya akan turun. Wah, tidak enak juga ya? Tapi ya karena
itulah saya menyarankan agar emas dijadikan pilihan terakhir saja bila Anda
ingin melakukan persiapan dana pendidikan anak Anda dengan membeli emas.
Wong kalau keadaan normal harga emas hanya akan naik sedikit kok. Besarnya,
ya, paling-paling cuma 5 persen setahun. belum ditambah resiko kehilangan
atau dicuri.


Asuransi Pendidikan 

Cara kerja asuransi pendidikan itu seperti ini: Anda membayar premi dengan
jumlah tertentu (bisa setiap bulan, tiga bulan, enam atau 12 bulan), dan
ketika anak Anda masuk ke jenjang-jenjang pendidikan tertentu (biasanya
dimulai dari SD, lalu SMP, SMU dan Perguruan Tinggi), Anda akan mendapatkan
jumlah dana pendidikan yang besarnya bervariasi. 

Kelebihan asuransi pendidikan, bila Anda meninggal dunia, maka jumlah dana
pendidikan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi tetap akan diberikan,
walaupun Anda tidak lagi membayar premi. 

Bagaimana hasilnya? Kalau dihitung-hitung, hasil investasi yang Anda
dapatkan pada asuransi pendidikan mungkin akan lebih kecil (di beberapa
perusahaan asuransi mungkin akan sama) dibanding tabungan di bank. Hanya
saja, kompensasinya adalah Anda (sebagai orang tua) akan mendapatkan
perlindungan asuransi jiwa di mana hal ini sangat diperlukan bagi Anda yang
mempersiapkan dana pendidikan anak, sebab peran asuransi jiwa di sini adalah
memproteksi risiko kematian pada Anda. 

tetapi bagaimana jika terjadi kecelakaan yang mengakibatkan cacat total atau
terkena sakit kritis sehingga tidak memungkinkan kita untuk membayar premi
?, tentu asuransi pendidikan tidak banyak membantu. bahkan dana pendidikan
anak anda terancam gagal.


Reksa Dana 

Bisa juga Anda menabung sendiri dengan membuka sebuah rekening reksa dana.
Reksa dana adalah bentuk investasi di mana uang Anda akan dikelola oleh
sebuah perusahaan manajemen investasi, dan Anda akan mendapatkan laporan
perkembangannya setiap satu atau beberapa bulan sekali. Uraian tentang reksa
dana bisa Anda baca di NOVA no. 666 dan 667. 

Kelebihan Reksa Dana adalah bahwa pada umumnya hasil yang bisa Anda dapatkan
bisa lebih baik dibanding pada produk bank. Ini karena investasi Anda
dikelola oleh sebuah tim manajemen investasi dan uang Anda akan
diinvestasikan tidak hanya pada produk bank (seperti tabungan dan deposito),
tapi juga pada produk-produk keuangan lain yang bisa memberikan potensi
keuntungan yang lebih besar, seperti SBI, obligasi atau saham. 

Apa kekurangannya bila Reksa Dana digunakan untuk investasi pendidikan anak
Anda? Yah, kalau Anda meninggal dunia, setoran rutin yang Anda masukkan ke
dalam reksa dana terancam berhenti, sehingga dana pendidikan anak Anda
terancam tidak akan bisa tersedia pada waktunya kelak. Karena itu, hal ini
bisa diantisipasi dengan cara mengambil asuransi Jiwa. Jadi, selain menabung
ke reksa dana, Anda juga memiliki asuransi jiwa. 

Tabungan Hoki "2 in 1"

Produk ini adalah produk yang paling banyak di gemari oleh para orang tua
dalam menyiapkan dana pendidikan anak mereka, Prosesnya mudah, tabungan bisa
ditentukan sesuai dengan kemampuan orang tua begitu juga dengan pembayaran
yang dapat dirubah sewaktu - waktu ( bulanan, 3 bulanan, tahunan atau
sekaligus) dan uang yang ada ditabungan juga dapat diambil sewaktu - waktu
dengan tingkat suku bunga atau manfaat, bahkan investasipun bisa ditentukan
sendiri oleh orang tua.

Kelebihan Tabungan Hoki "2 in 1", bila Anda meninggal dunia atau terkena
penyakit kritis, maka jumlah dana pendidikan yang dijanjikan oleh perusahaan
asuransi tetap akan diberikan, walaupun Anda tidak lagi membayar premi.
disamping itu anak anda  diproteksi oleh jaminan kesehatan dan kematian
artinya jika anak anda mengalami sakit dan harus diopname dirumah sakit maka
perusahaan akan membayar biaya rawat inap,biaya pengobatan dan lainnya tanpa
mengurangi tabungan pendidikan anak tsb. begitu juga jika terjadi kematian
pada anak maka seluruh nilai tabungan yang ada akan diberikan ditambah
dengan santunan kematian.

Produk Tabungan Hoki "2 in 1" ini terdiri dari 2 model yaitu model
konvensional dan Syariah, dan masing - masing mempunyai perbedaan
tersendiri.

Mudah-mudahan setelah mengetahui sekilas seluk beluk produk investasi
tersebut serta kelebihan dan kekurangannya, Anda bisa memutuskan sendiri
produk mana yang sebaiknya Anda gunakan untuk persiapan dana pendidikan anak
Anda. 

Jika ada diantara anda ada yang ingin tahu atau tertarik dengan Tabungan
Hoki "2 in 1", silahkan hubungi saya dialamat e-mail ini atau ke
Hp.081585285364 atau Telp.6909400 ext 129

 

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke