Kejadian tukang tahu... Tukang Tempe.. Susu dele... Kekurangan Kedele... Lahan 
pertsnian. Menciut, ada yang dipakai lapangan stadion..... Di Amerika hasil 
panen terbengkalai...macet dagang dengan China... Supply lebih dari memand..Di 
Indonesia kebalikan.... Import harus melalui importer yang punya izin......?.. 
Ko Bandan logistik kacang kacang an North America tau.... Siapa importirnya. 
Free market. Semua warga berhak mengimport apa saja asal mengikuti leraturan. . 
Salah satu nya mengajukan devisa import... Berupa LC..... Kalau semua approve.. 
Maka izin keluar..Yang ada.... Importir punya izin jadi makelar.... 
Sent from Rogers Yahoo Mail on Android 
 
  On Thu., Nov. 26, 2020 at 5:52 p.m., BILLY GUNADIE<[email protected]> 
wrote:   Mentaliti....dan pemaksaan oleh kapitalis untuk jadi konsument... 
Kcf.. MD.... Pizza..... Pharmaceutical... Assembly plan. Pemborosan bahan 
bakar... Keadaan alam yang nyaman dan angin yang sepoi sepoi... Ribuan tahun... 
Modernisasi ala Barat.... Ada yang berpendat memerlukan 4 dunia.... 
Ibarat naik bus penuh sesak... Penumpang berebutan duduk dekat jendela untuk 
melihat jurang... Dan sopir menghindari tebing.. Dengan rek yang Agak masuk 
angin.... Ban depan kempes... 
Bagian belakang nyedot bensin untuk kompor masak air untuk kopi... 
Sent from Rogers Yahoo Mail on Android 
 
  On Thu., Nov. 26, 2020 at 5:41 p.m., Sunny ambon<[email protected]> 
wrote:   
Yang konyol ialah yang percaaya pada rezim tukang catut selama ini.
On Thu, Nov 26, 2020 at 9:28 PM BILLY GUNADIE <[email protected]> wrote:

Sak betule....pemerintah sendiri yang membuat peraturan yang Salah... Izin 
eksport...? ORANG mau eksport harus minta izin....? Dan juga import...? 
Kalau menysngkut pembayaran pake LC.. Segala persyaratan tercantum dalam letter 
of credit.... 

Sent from Rogers Yahoo Mail on Android 
 
  On Thu., Nov. 26, 2020 at 1:08 p.m., 'j.gedearka' via 
GELORA45<[email protected]> wrote:   

-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://finance.detik.com/infografis/d-5271444/4-kejanggalan-kebijakan-ekspor-benih-lobster-edhy-prabowo?tag_from=wp_nhl_27





Infografis

4 Kejanggalan Kebijakan Ekspor Benih Lobster Edhy Prabowo

Nadhifa Sarah Amalia - detikFinance

Kamis, 26 Nov 2020 23:10 WIB
4 komentar
SHARE
URL telah disalin
Kejanggalan Ekspor Benih Lobster    
Foto: Kejanggalan Ekspor Benih Lobster (Mindra Purnomo/tim infografis detikcom)
Jakarta - Ditetapkannya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai 
tersangka oleh KPK dalam kasus ekspor bibit lobster atau benur menyita 
perhatian masyarakat Indonesia. Keganjilan dalam kebijakan ekspor benur ini 
tercium oleh Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara).

Sekretaris Jenderal KIARA, Susan Herawati mengatakan ditangkapnya Edhy Prabowo 
oleh KPK menunjukkan ada banyak yang tidak beres di tubuh Kementerian Kelautan 
dan Perikanan (KKP), khususnya terkait dengan kebijakan ekspor benih bening 
lobster.
(dna/dna)









-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20201126190848.1ed7f0cf3764644e5ad2b102%40upcmail.nl.
  


-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1629650009.1173195.1606422512724%40mail.yahoo.com.



-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2BrkVZQG8SgpROokszsKKYX7EtAXFx9fo6GVpTQ2DxEKA%40mail.gmail.com.
  
  

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/258662172.1200155.1606431994696%40mail.yahoo.com.

Reply via email to