Tiongkok Yang Bertanggung-jawab dalam Perubahan Situasi Dipuji secara Luas
2020-11-26 12:33:51  
http://indonesian.cri.cn/20201126/d681751e-2cdc-6666-e4eb-f85194dfc919.html

Konferensi Internasional “Membaca Tiongkok” 2020 baru-baru ini ditutup di Kota 
Guangzhou. Dalam konferensi yang bertema “Perubahan Besar, Ujian Besar dan 
Kerja Sama Besar-Proses Baru Modernisasi Tiongkok dan Komunitas 
Senasib-sepenanggungan Manusia” itu, Mantan Perdana Menteri Inggeris Gorden 
Brown memberikan pengakuan terhadap sumbangan Tiongkok dalama kerja sama 
internasional. Ia berpendapat, di bawah tekanan ganda merebaknya wabah dan 
resesi ekonomi, sangat tidak pantas perbuatan sejumlah negara yang secara 
fanatis membela kepentingan dirinya sendiri.

Selama beberapa tahun ini, sejumlah politikus AS dengan sewenang-wenang 
melakukan unilateralisme dan bullying perdagangan, dengan maksud jahat 
memfitnah bentuk peradaban dan prestasi peradaban negara-negara lain sehingga 
risiko ekonomi dunia dan ketidak-pastian pekrembangan meningkat dengan nyata 
dan sistem pemerintahan global juga menghadapi risiko malfungsi.



Perubahan besar mendatangkan ujian besar. Meski menghadapi krisis yang 
bertubi-tubi, tema zaman yaitu perdamaian dan pembangunan belum berubah, dan 
arus zaman yaitu multi-polarisasi dunia dan globalisasi ekonomi juga tak 
mungkin diubah. Multilateralisme dan perdagangan bebas sesuai dengan 
kepentingan bersama masyarakat internasional. Di bidang ini, sikap tegas dan 
tanggung-jawab Tiongkok dipuji secara luas oleh politikus mancanegara.

Yang juga sangat mengesankan para politikus mancanegara ialah konsistensi dan 
ketegasan Tiongkok di depan wabah abad dan perubahan besar selama seratus 
tahun. Langkah Tiongkok tak pernah diperlamban dalam mendorong reformasi dengan 
keterbukaan dan mendorong perkembangan dengan kerja sama.

Masyarakat internasional mencatat, Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam Pertemuan 
Informasi Pemimpin ke-27 APEC secara virtual menyatakan, bahwa pihak Tiongkok 
akan aktif mempertimbangkan untuk ikut serta dalam Persetujuan Kemitraan 
Trans-Pasifik yang Komprehensif dan Progresif CPTPP. Ini dianggap secara umum 
bahwa Tiongkok bersikap terbuka terhadap segala persetujuan perdagangan bebas 
yang menguntungkan pendorongan globalisasi ekonomi dan pengintegrasian ekonomi 
kawasan.



Semakin menghadapi kesulitan dan tantangan, semakin harus mempertahankan 
keterbukaan dan kerja sama, inilah hukum perkembangan dan pengalaman sejarah. 
Masyarakat internasional mutlak tidak boleh terjerumus dalam malapetaka akibat 
pembuangan peraturan. Justru seperti apa yang dicatat para politikus 
mancanegara, ketika manusia sampai di persimpangan yang luarbiasa ini, 
koordinat Tiongkok yang terbuka dan kooperatif dengan sangat tegas menuju jalan 
kemenangan bersama multilateralisame, kemakmuran dan kemajuan.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CBC433E126D844F7A250C15970098FFF%40A10Live.

Reply via email to