Informasi Yang Disampaikan dalam Pidato Presiden Xi Jinping dalam Pidatonya 
dalam Pembukaan CAEXPO
2020-11-28 13:33:23  
http://indonesian.cri.cn/20201128/8dcbe57d-f809-b367-9350-b696dd97e973.html

Presiden Tiongkok Xi Jinping hari Jumat (27/11) menyampaikan pidato di depan 
upacara pembukaan Ekspo Tiongkok-ASEAN CAEXPO ke-17 dan KTT Bisnis dan 
Investasi Tiongkok-ASEAN.

Terdampak wabah Covid-19, CAEXPO yang dijadwalkan pada bulan September tahun 
ini ditunda sampai tanggal 27 hingga 30 bulan ini. Meski mengalami dampak 
wabah,CAEXPO kali ini berhasil mengatasi berbagai kesulitan dan menjadi sekali 
ekspo yang berlevel tinggi dan unik bentuknya.



Presiden Tiongkok Xi Jinping menyampaikan pidato di depan upacara pembukaan 
CAEXPO dan para pemimpin negara-negara ASEAN antara lain Perdana Menteri Laos, 
Perdana Menteri Kamboja,  Presiden Indonesia, Presiden Myanmar dan Presiden 
Filipina juga menyampaikan sambutan secara virtual.

CAEXPO kali ini juga untuk pertama kali menerapkan bentuk penyelenggaraan 
secara daring dan luring.

Tahun ini kebetulan tahun ke-10 peresmian zona perdagangan bebas Tiongkok-ASEAN 
dan dalam ekspo kali ini ada banyak bentuk baru kerja sama, antara lain untuk 
pertama kali diadakan area pameran kerja sama kawasan Teluk Besar Guangdong, 
Hong Kong dan Makau, untuk pertama kali diadakan pameran zona ujicoba 
perdagangan bebas Guangxi Tiongkok, untuk pertama kali diadakan area pamern 
pelabuhan gerbang internasional dan untuk pertama kali diadakan area pameran 
penanggulangan wabah dan  kesehatan publik.



10 tahun sejak peresmian zona perdagangan bebas Tiongkok-ASEAN boleh dikata 
merupakan “dasawarsa emas” hubungan ekonomi dan dagang kedua pihak. Dalam 3 
triwulan pertama tahun ini, volume perdagangan antara Tiongkok-ASEAN tercatat 
481,8 miliar dolar Amerika yang berarti naik 5 persen dibandingkan masa sama 
tahun lalu dan ASEAN untuk pertama kali menjadi mitra dagang terbesar bagi 
Tiongkok.

CAEXPO dan KTT Bisnis dan Investasi Tiongkok-ASEAN untuk pertama kali 
diselenggarakan pada tahun 2004 dan sejauh ini telah diadakan 17 kali.



Dalam pidatonya di depan upacara pembukaan tahun ini, Presiden Xi Jinping 
menyatakan, CAEXPO dan KTT Bisnis dan Investasi Tiongkok-ASEAN kini telah 
menjadi platform pragmatis untuk mendorong pengintegrasian ekonomi regional.

Pada Oktober 2013,Xi Jinping dalam kunjungan perdana ke negara Asia Tenggara 
setelah menjabat sebagai Presiden Tiongkok di DPR/MPR Indonesia menyampaikan 
pidato yang berjudul Bergandengan Tangan Membangun Komunitas 
Senasib-Sepenanggungan Tiongkok-ASEAN.

Dalam  pidatonya di depan upacara pembukaan tahun ini, Presiden Xi mengatakan, 
selama 7 tahun ini, hubungan Tiongkok-ASEAN menjadi contoh paling sukses dan 
paling dinamis dalam kerja sama kawasan Asia Pasifik dan menjadi contoh hidup 
dalam mendorong pembentukan Komunitas Senasib-sepenanggungan Manusia. Ia 
mengemukakan bahwa pihak Tiongkok bersedia bersama dengan ASEAN membentuk 
komunitas senasib-sepenanggungan Tiongkok-ASEAN yang lebih erat.

   



Pada tahun ini, menghadapi wabah Covid-19 yang terjadi secara mendadak, 
Tiongkok dan ASEAN saling membantu dan berupaya mengatasi kesulitan, dan ini 
menjadi contoh hidup pembentukan komunitas senasib-sepenanggungan 
Tiongkok-ASEAN.



Ekspo kali ini bertema “Bangun Bersama Sabuk dan Jalan, Kembangkan Ekonomi 
Digital”. Dalam pidatonya hari Jumat lalu, Presiden Xi mengemukakan prakarsa 
empat butir, antara lain meningkatkan saling percaya strategis, secara mendalam 
menyinergikan rancangan pembangunan, meningkatkan inovasi iptek dan memperdalam 
kerja sama ekonomi digital.



Di antaranya, prakarsa tentang ekonomi digital mengundang perhatian umum. Tahun 
ini adalah Tahun Kerja Sama Ekonomi Digital Tiongkok-ASEAN. Tema CAEXPO tahun 
ini adalah “Bangun Bersama Sabuk dan Jalan, Kembangkan Ekonomi Digital”. 
Menurut perkiraan Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi, persentase ekonomi digital dalam 
PDB  ASEAN akan ditingkatkan dari 1,3 persen pada tahun 2015 menjadi 8,5 persen 
pada tahun 2025. Ia berpendapat, Tiongkok sebagai pelopor pembangunan 
infrastruktur digital itu adalah mitra yang berharga bagi ASEAN untuk mendorong 
pertumbuhan ekonomi digital di kawasannya.



Sudah barang tentu, prasyarat pertumbuhan ekonomi adalah pengontrolan efektif 
wabah Covid-19. Tindakan nyata Tiongkok untuk membantu ASEAN di bidang itu 
tidak hanya akan meningkatkan level kerja sama Tiongkok-ASEAN dalam 
penanggulangan wabah, dan juga akan menyediakan jaminan kuat kepada kerja sama 
ekonomi dan perdagangan bilateral.



Tahun ini adalah genap 10 tahun peresmian Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN 
(CAFTA), RCEP juga berhasil ditandatangani baru-baru ini, semua itu telah 
menciptakan syarat kondusif kepada kerja sama Tiongkok-ASEAN. Dapat diprediksi 
bahwa prakarsa Tiongkok sedang mendorong pembukaan “Dasawarsa Emas” baru kerja 
sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-ASEAN.






-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/F3463B5534F54C04A298D4125C13760D%40A10Live.

Reply via email to