Komnas HAM Respons Mahfud Md: Kami Bekerja Objektif Sesuai Fakta
Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 29 Des 2020 07:08 WIB
https://news.detik.com/berita/d-5312883/komnas-ham-respons-mahfud-md-kami-bekerja-objektif-sesuai-fakta?single=1
Foto: Beka Ulung Hapsara (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Mahfud Md meminta Komnas HAM mengatakan yang
sebenarnya dalam investigasi penembakan 6 laskar FPI. Komnas HAM menegaskan
bahwa pihaknya telah berkomitmen bekerja secara objektif berdasarkan fakta dan
bukti di lapangan.
"Itu yang jadi komitmen Komnas dari awal. Bekerja secara objektif berdasarkan
fakta dan bukti-bukti yang ada," kata Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara
kepada wartawan, Senin (28/12/2020).
Pernyataan Mahfud tersebut adalah meminta Komnas HAM mengungkapkan polisi salah
jika ditemukan bersalah dalam kasus ini, begitu pun sebaliknya. Beka
mengucapkan terima kasih atas masukan Mahfud itu.
"Terima kasih juga atas dukungan semua pihak. Termasuk pak Mahfud Md," jelasnya.
Baca juga:
Mahfud Md Dukung Komnas HAM di Kasus 6 Laskar FPI: Katakan Kalau Polisi
Salah
Beka turut merespons tawaran Mahfud soal pengawalan dalam investigasi jika
diperlukan. Beka menyebut pihaknya masih bekerja dengan baik tanpa pengawalan
dari kepolisian.
"Terima kasih atas tawarannya tetapi sampai saat ini kami belum membutuhkan
bantuan keamanan dari Polisi. Kami masih bisa bekerja dengan baik, tanpa
intimidasi atau ancaman keamanan kepada anggota Komnas HAM maupun juga staf
Komnas," katanya.
Baca juga:
Anggota DPR Terima Info Staf Kedubes Jerman Datangi FPI Pegawai Intelijen
Lebih lanjut, Beka mengatakan Komnas HAM melakukan investigasi tanpa hambatan
yang berarti. Dia menyatakan bahwa pihaknya mendapatkan kemudahan dalam meminta
keterangan dalam mengungkap kasus yang menewaskan 6 pengikut Habib Rizieq itu.
"Tanpa hambatan. Informasi dan keterangan dari para pihak kami dapatkan dengan
mudah," tutur Beka.
Baca juga:
Komisi III Setuju Tak Perlu TGPF soal Laskar FPI: Percayakan ke Komnas
HAM
Mahfud Md sebelumnya memastikan pemerintah tidak akan mencampuri penyelidikan
Komnas HAM berkaitan dengan tewasnya 6 anggota laskar FPI. Mahfud meminta
Komnas HAM bekerja dengan tenang.
"Jadi sekarang silakan Komnas HAM Anda selidiki saja, katakan kalau polisi
salah tapi katakan juga kalau ada pihak lain yang salah. Nanti kita dengar. Kan
Anda pasti bisa meyakinkan publik, bukti-buktinya apa, bagaimana Anda menemukan
bukti itu," ujar Mahfud dalam diskusi secara virtual di kanal YouTube Dewan
Pakar KAHMI Official, Senin (28/12).
Mahfud memastikan pemerintah tidak akan mengintervensi penyelidikan yang
dilakukan Komnas HAM. Dia memastikan Komnas HAM independen.
"Silakan selidiki. Kami tidak akan mempengaruhi, tidak akan intervensi. Kalau
Anda perlu pengawalan dari polisi, kami bantu agar Anda tetap independen dan
nanti diumumkan sendiri, pemerintah akan ikuti apa hasil Anda itu nanti akan
kita follow up," ucap Mahfud.
Baca juga:
Mahfud Sebut Pemerintah Tak Akan Bentuk TGPF Penembakan Laskar FPI
(lir/knv)
--
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/405840F4529141EF857A043BD294843D%40A10Live.