Pasukan Penjaga Perdamaian Tiongkok Angkatan ke-16 di Sudan 
Lulus Pemeriksaan Peralatan Sebelum Mengakhiri UNAMID
2021-05-18 15:23:08  
http://indonesian.cri.cn/20210518/305852df-d6b5-f9ce-2f46-5b4e9babb9cd.html

Pada tanggal 16 Mei waktu setempat, pasukan penjaga perdamaian Tiongkok 
angkatan ke-16 di Sudan lulus pemeriksaan peralatan sebelum mengakhiri Misi 
PBB-Uni Afrika di Darfur (UNAMID).



“Dalam pemeriksaan ini, pasukan penjaga perdamaian Tiongkok melakukan persiapan 
penuh. Ini adalah pemeriksaan repatriasi terbaik dari semua negara. Semua 
kendaraan dan peralatan lulus sesuai dengan standar PBB. Pekerjaan profesional 
Tiongkok diapresiasi oleh ketua tim UNAMID.



Sebagai satu-satunya kekuatan pendukung teknik UNAMID, pasukan penjaga 
perdamaian Tiongkok angkatan ke-16 di Sudan telah melakukan  tugas seperti 
membersihkan dan mengatur ulang semua kamp. Mereka berpindah dari kamp ke kamp, 
dan melakukan 22 kali manuver jarak jauh dengan total jarak tempuh hampir 3.000 
kilometer.




Kemenlu Tiongkok: Sepenuhnya Paham dan Mendukung Tuntutan Negara Berkembang 
Terkait Pencabutan HKI Vaksin Covid-19
2021-05-18 11:09:01  
http://indonesian.cri.cn/20210518/9eb5e658-38d6-6e0c-963c-4413e5ca1842.html

Juru Bicara Kemeterian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian menyatakan, Tiongkok 
sepenuhnya memahami dan mendukung tuntutan kebanyakan negara berkembang tentang 
pencabutan HKI Vaksin Covid-19.



Zhao Lijian menekankan,“sebagai negara berkembang terbesar dan anggota 
komunitas internasional yang bertanggung jawab, asalkan hal tersebut 
menguntungkan penanggulangan wabah negara-negara berkembang, Tiongkok pasti 
akan melakukannya. Asal tindakan tersebut dapat menguntungkan negara berkembang 
untuk menerima vaksin secara adil, akan didukung oleh Tiongkok. Inilah 
manifestasi vaksin Covid-19 sebagai ‘produk umum global’, dan berarti untuk 
membentuk komunitas kesehatan umat manusia. Berdasarkan perkembangan tersebut, 
Tiongkok sepenuhnya memahami dan mendukung tuntutan kebanyakan negara 
berkembang terkait pencabutan HKI vaksin Covid-19. ”



Zhao Lijian memperkenalkan, Tiongkok telah menyediakan bantuan vaksin kepada 80 
lebih negara dan 3 organisasi internasional, mengekspor vaksin kepada 50 lebih 
negara, melakukan peralihan teknologi dan kerja sama produksi dengan belasan 
negara berkembang termasuk Mesir dan Uni Emirat Arab, dan mendorong produksi 
vaksin dalam skala besar. Baru-baru ini, vaksin Sinopharm telah memperoleh izin 
penggunaan darurat dari WHO, kini berbagai hal penyediaan vaksin kepada COVAX 
sedang didorong. Tiongkok juga mengumumkan akan menyediakan vaksin kepada Misi 
Pemeliharaan Perdamaian PBB dan Komite Olimpiade Internasional, dan hal 
tersebut telah mencapai kemajuan positif.



Zhao Lijian menunjukkan, selama beberapa waktu ini, dalam keadaan jumlah 
penduduk yang sangat besar dan pasokan vaksin yang ketat, melalui kerja 
kerasnya sendiri, Tiongkok memberikan kontribusi yang sesungguhnya demi 
aksesibilitas dan keterjangkauan vaksin covid-19 di negara-negara berkembang. 
Tiongkok akan terus memberikan kontribusi demi pengaksesan vaksin secara adil 
di negara berkembang. Sementara itu, Tiongkok juga mengimbau negara yang 
berkemampuan untuk mendukung dan membantu negara-negara berkembang memperoleh 
vaksin dengan aksi riil, dan berkontribusi demi kemenangan perlawanan pandemi 
Covid-19 umat manusia.














 

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BFB622D88C3E42AA8F8B2C5E5FBA7075%40A10Live.

Reply via email to