Pemerintah Biden Tetap Lanjutkan “America First”
2021-05-19 10:36:08  
http://indonesian.cri.cn/20210519/a0c11912-e9a3-f9bd-8fe3-72b76e41afcd.html

“America First” edisi Biden masih terus mendatangkan kersengsaraan kepada 
dunia, dari nasionalisme vaksin terang-terangan hingga rencana stimulus ekonomi 
tanpa batas. Seperti presiden AS yang sebelumnya, pemerintah Joe Biden tetap 
mengejar kepentingan AS dengan mengorbankan kepentingan negara-negara lain.



distribusi vaksin yang tidak adil akibat nasionalisme vaksin adalah hambatan 
besar bagi penanggulangan wabah Covid-19 di dunia, sedangkan AS adalah salah 
satu pendorong. Menurut statistik, sejauh ini AS telah memborong 2,6 ,milyar 
dosis vaksin, yaitu seperempat jumlah vaksin di dunia, jauh melebihi jumlah 
kebutuhan sebenarnya. Ratusan juta dosis vaksin tersimpan di gudang AS.
Selain itu, AS masih berupaya mengalihkan tekanan inflasi kepada negara lain. 
Kebijakan ekonomi Biden yang mendorong pertumbuhan ekonomi domestiknya telah 
mengakibatkan kenaikan harga historis komoditi partai besar termasuk bahan 
pangan.



Hal ini dikarenakan rencana stimulus triliun dolar AS telah meningkatkan suku 
bunga sekaligus memperkuat kurs mata uang dolar AS. Bagi keluarga 
berpenghasilan rendah, kenaikan harga makanan mendatangkan kesengsaraan kepada 
mereka.
Yang patut dicatat, meski Biden pernah berjanji akan melepaskan “America First” 
yang diluncurkan pemerintah sebelumnya, namun politik ini tetap dijalankan oleh 
Biden tanpa henti. Hal ini telah mendatangkan kesengsaraan, kelaparan dan 
kemiskinan yang lebih besar kepada dunia. Dalam pidato Biden pada Februari lalu 
terkait politik luar negerinya, Biden mengumumkan “Amerika telah kembali”, 
seandainya AS benar-benar ingin bergabung kembali ke dunia internasional, ia 
harus melepaskan keegoisannya dan menjalankan multilateralisme dalam arti 
sesungguhnya.
 

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/93A33E63BB2C44DFB91D1753BE950983%40A10Live.

Reply via email to