Rupanya Eric Thohir toch bertindak cepat melihat effektivitas Ivermectin di India. Dan pinternya sebagai menteri BUMN hanya mintakan izin pembuatan dan peredaran pada BPOM bagi BUMN farmacie. Tidak minta sebagai obat Covid-19. Dokternya kalau beri itu pada patient Covid-19 juga tidak bisa disalahkan karena ada effek anti virusnya ? Tetapi kalau dinyatakan sebagai obat Covid-19 akan lama penyelidikannya? Teman baik saya mengikuti webinar global Ivermectin kemarin 18/6/21. Dokter dari seluruh dunia juga bergabung dalam webinar. Takeaway-nya dari webinar:
1. Dokter dari berbagai belahan dunia bersaksi bahwa mereka telah melihat pemulihan cepat pada pasien Covid dari Ivermectins yang diresepkan 2. Kecepatan itu penting karena Delta/India hanya membutuhkan waktu 4 hari untuk mencapai paru-paru. Oleh karena itu dokter menyarankan untuk mengkonsumsi Ivermectin ketika seseorang tidak sehat, kehilangan rasa atau demam dll bahkan sebelum hasil PCR keluar. 3. Ivermectin SANGAT AMAN!! Ini seperti meminum aspirin. Bertentangan dengan apa yang diposting di internet tentang efek samping yang buruk. 4. Para dokter merekomendasikan dosis berat dua Ivermectin 12mg setiap hari selama 5 hari sejak awal Covid untuk membunuh virus dengan segera dan mencegah virus mencapai paru-paru. 5. WHO, Big Pharma & Bill Gates terus memblokir kesuksesan Ivermectin di internet karena mereka ingin semua orang divaksinasi. 6. Ivermectin juga sangat efektif untuk demam berdarah. SEMOGA BERMANFAAT JUGA TETAP AMAN & SEHAT SEMUA! -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8tavhKA6yzWMvKk%3D5kAbhK5iA%3DL2XmVhCyKWb4juPEc%3DraWw%40mail.gmail.com.
