https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-012163146/kami-sebut-jokowi-permainkan-hukum-dan-seenaknya-menyematkan-darurat-luhut-pandjaitan-turut-disentil?page=2 KAMI Sebut Jokowi Permainkan Hukum dan Seenaknya Menyematkan ‘Darurat’, Luhut Pandjaitan Turut Disentil
Mutia Yuantisya - 4 Juli 2021, 16:37 WIB [image: Potret Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan serta Presiden Jokowi.] Potret Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan serta Presiden Jokowi. /Instagram.com/@luhut.pandjaitan dan @jokowi Menurut KAMI <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/KAMI>, jika PPKM <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/PPKM> Darurat substansinya adalah Karantina Wilayah, maka sesuai Pasal 55 ayat (1) UU No 6 tahun 2018 yang menegaskan bahwa kewajiban pemerintah untuk menyediakan kebutuhan dasar orang dan makanan hewan. Di satu sisi, menggunakan UU tersebut sebagai sanksi untuk mengancam kepada masyarakat, disisi lain menghindar dari kewajiban. KAMI <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/KAMI> juga menyoroti soal bebasnya mobilitas Warga Negara Asing (WNA) selama PPKM <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/PPKM> berlangsung. *Baca Juga: Misteri Kematian John McAfee, Istrinya Tuding Bukan karena Bunuh Diri: Saya Menyalahkan AS <https://www.pikiran-rakyat.com/internasional/pr-012162943/misteri-kematian-john-mcafee-istrinya-tuding-bukan-karena-bunuh-diri-saya-menyalahkan-as>* “Covid-19 dengan berbagai varian berasal dari luar negeri, sementara mobilisasi dan interaksi warga di dalam negeri ditekan sedemikian rupa. Namun. Arus masuk dari Luar Negeri dibebaskan bahkan TKA Asing, terutama China bebas masuk. Kebijakan Pemerintah Jokowi <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/Jokowi> seperti ini sangat keblinger,” lanjut pernyataan KAMI <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/KAMI> tersebut. Tak hanya itu saja, KAMI <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/KAMI> turut menyinggung soal peranan Luhut <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/Luhut> Binsar Pandjaitan dalam PPKM <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/PPKM> Darurat Jawa dan Bali. “Luhut <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/Luhut> Binsar Panjaitan hanyalah seorang koordinator PPKM <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/PPKM> Darurat yang diangkat Jokowi <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/Jokowi> dengan dasar hukum yang sangat lemah, Luhut <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/Luhut> bukanlah atasan Kepala Daerah yang dipilih oleh rakyat dan dilindungi UU Otonomi Daerah, Gubernur, Bupati dan Wali Kota bukan bawahan Luhut <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/Luhut>. Oleh karena itu, ia tidak berhak memberi perintah apalagi mengancam akan memecat pimpinan daerah jika tidak melaksanakan PPKM <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/PPKM> Darurat,” tulis KAMI <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/KAMI>. *Baca Juga: Menaker Sampaikan Arahan di Masa PPKM Darurat bagi Perusahaan dan Pekerja <https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-012162904/menaker-sampaikan-arahan-di-masa-ppkm-darurat-bagi-perusahaan-dan-pekerja>* Dalam pernyataannya, KAMI <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/KAMI> juga menyampaikan sikap yang tertuang dalam beberapa poin berikut ini: 3. Luhut <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/Luhut> Binsar Panjaitan sangat tidak pantas menjadi Koordinator PPKM <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/PPKM> Wilayah Jawa Bali, untuk itu seharusnya dipecat. 4. Rumah Ibadah terutama Masjid yang digunakan masyarakat Muslim untuk beribadah seharusnya tetap dibuka (selama ini selalu menerapkan prokes) dan bersih. Penggunaan Masjid sebagai rumah ibadah berbeda dengan pasar, mall, dan kantor yang menggunakan waktu panjang. Masjid hanya digunakan dalam waktu singkat pada waktu sembahyang (paling lama hanya Jumatan sekitar 1 jam saja). 5. Pelanggaran/kekacauan hukum oleh pemerintah karena kondisi pemerintahan sudah chaos/tidak mampu, sesuai dengan sikap KAMI <https://www.pikiran-rakyat.com/tag/KAMI> se-Jawa sebelumnya, jika Presiden Joko Widodo sudah merasa tidak sanggup, akan bijak jika mundur.*** -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2AP5X%2BFpzaS4BM1Pz4Jn0ukRcsy4%3DMz3kRF4A4h9mWe4A%40mail.gmail.com.
