Ganjar vs Puan Hanya Sandiwara?A43 - Sunday, July 4, 2021 21:00
https://www.pinterpolitik.com/celoteh/ganjar-vs-puan-hanya-sandiwara
 
Ganjar Pranowo (kanan) bertemu Puan Maharani (kiri) di Kompleks Parlemen, 
Senayan, Jakarta, pada tahun 2012 silam. (Foto: Tempo)
3 min read

Perseteruan antara dua kader PDIP, yakni Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar 
Pranowo dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani, disebut pengamat 
sebagai sebuah sandiwara. Bukankah dunia politik memang panggung sandiwara?


--------------------------------------------------------------------------------

PinterPolitik.com

  “Dunia ini panggung sandiwara. Ceritanya mudah berubah. Kisah Mahabrata atau 
tragedi dari Yunani” – Ahmad Albar, “Panggung Sandiwara” (1995)

Siapa yang nggak kenal dengan Ahmad Albar? Bagi kalian yang termasuk generasi 
90-an ke atas pasti se-enggak-nya pernah dengar lagu-lagu beliau lah ya. Ahmad 
Albar sendiri merupakan salah satu pendiri bagi sebuah grup band terkenal di 
sejarah permusikan Indonesia, yakni God Bless.

Ada sejumlah lagu God Bless yang hingga kini bisa dibilang masih membekas. 
“Rumah Kita” (1989), misalnya, menjadi salah lagu yang akhirnya dinyanyikan 
oleh sejumlah penyanyi masa kini ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Selain “Rumah Kita”, ada satu lagi lagu dari Ahmad Albar yang menurut mimin 
ngena banget di hati, yakni “Panggung Sandiwara”. Lirik lagu itu yang ngena 
buat mimin adalah lirik yang ada di kutipan awal tulisan tuh.

Emang sih dunia ini adalah panggung sandiwara. Buktinya, banyak lho yang 
terlihat biasa dan bahagia-bahagia aja di tempat umum meskipun sebenarnya rasa 
sedih dan berbagai masalah membayangi hati yang gundah. Huhu. Yuk bisa yuk, 
gaes!

Eh, tapi, tahu nggak, gaes, kalau ternyata dunia politik juga penuh sandiwara? 
Asumsi seperti ini baru-baru ini datang dari Direktur Gerakan Perubahan Muslim 
Arbi.

Kata Pak Muslim, panggung sandiwara politik ini dilakukan untuk memuluskan 
agenda tertentu lho, yakni wacana masa jabatan presiden hingga tiga periode. 
Waduh, panggung sandiwara politik yang seperti apa nih yang dimaksud sama Pak 
Muslim?

Baca Juga: Saatnya Ganjar-Ahok 2024?

 
Ternyata, oh, ternyata, panggung sandiwara ini disebut diperankan oleh dua 
tokoh utama nih, yakni Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dan Ketua 
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani. Ya, gimana nggak penuh drama? Wong 
katanya dua kader PDIP ini tengah “berantem” satu sama lain guna memperebutkan 
tiket calon presiden (capres) dari partai berlambang kepala banteng itu.

Ngomong-ngomong soal sandiwara nih, kabarnya, ada dua skenario lho yang 
kabarnya tengah disiapkan untuk wacana tiga periode Presiden Joko Widodo 
(Jokowi). Skenario pertama adalah dengan mengubah peraturan perundang-undangan 
yang memperbolehkan presiden menjabat selama lebih dari dua periode. Sementara, 
skenario kedua adalah dengan memperpanjang masa jabatan presiden saat ini. Hmm, 
skenario mana nih yang bakal terwujud?

Ya, terlepas dari skenario mana yang kemungkinan bakal diambil, sandiwara di 
internal PDIP ini mungkin bisa dibilang menjadi semacam “perang sipil besar”. 
Mungkin, ini semacam sandiwara ala Captain America – yang mana salah satu 
filmnya mengisahkan perang sipil (civil war) antar-pahlawan super Avengers 
seperti Iron Man.

Alhasil, Avengers yang biasanya menyelamatkan planet Bumi malah pecah lho. Tapi 
ya namanya film, ending-nya juga bahagia kok. Soalnya, akhirnya mereka pun 
bersatu lagi buat melawan musuh bersama, yakni Thanos.

Hmm, akhir kisah beda lagi kalau dibandingkan dengan Perang Paregreg di era 
Majapahit. Karena perang ini, kerajaan besar di kepulauan Nusantara malah buyar 
lho.

Wah wah, gimana nih, Pak Ganjar dan Mbak Puan? Apakah PDIP bakal berakhir 
seperti Avengers yang bisa bersatu kembali atau malah mengalami keruntuhan 
seperti Majapahit? Ya, semua itu kembali ke masing-masing pihak sih maunya 
gimana. Hehe. (A43)

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/945ABE91E5C141ED8391984508C521A8%40A10Live.

Reply via email to