Erick Thohir berduka atas meninggalnya ketua uji klinis vaksin Sinovac
 Kamis, 8 Juli 2021 04:47 WIB
https://www.antaranews.com/berita/2254842/erick-thohir-berduka-atas-meninggalnya-ketua-uji-klinis-vaksin-sinovac

 
Menteri BUMN Erick Thohir. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa/pri.

Kepergian beliau sungguh kehilangan yang luar biasa besar bagi kami keluarga 
besar BUMN, dan juga Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan duka cita atas 
meninggalnya Ketua uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac dari Bio Farma sekaligus 
akademisi dari Universitas Padjajaran (Unpad), dr Novilia Sjafri Bachtiar.

"Innalillahi wainnailaihi roji'un.Hari ini, Rabu (7/7) saya mendapatkan kabar 
duka dari keluarga besar PT Bio Farma. DR. dr. Novilia Sjafri Bachtiar, M.Kes., 
Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis Bio Farma, meninggal dunia," ujar 
Erick Thohir seperti dikutip dari akun Instagram @erickthohir di Jakarta, Rabu.

Erick mengatakan bahwa Almarhumah adalah lead scientist dan kepala dari puluhan 
uji klinik yang dilakukan oleh Bio Farma. Termasuk juga uji klinik vaksin 
COVID-19 kerjasama dengan Sinovac - yang telah diproduksi dan disuntikan kepada 
puluhan juta orang di Indonesia, sebagai ikhtiar untuk bisa segera lepas dari 
pandemi COVID-19 ini.

"Kepergian beliau sungguh kehilangan yang luar biasa besar bagi kami keluarga 
besar BUMN, dan juga Indonesia. Insya Allah apa yang dilakukan menjadi amal 
ibadah beliau, dan bisa terus menjadi manfaat bagi Bangsa," kata Menteri BUMN 
tersebut.


Baca juga: Ketua uji klinis Sinovac dr Novilia Sjafri meninggal karena COVID-19


Sebelumnya Ketua uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac dari Bio Farma sekaligus 
akademisi dari Universitas Padjajaran (Unpad), dr Novilia Sjafri Bachtiar 
meninggal dunia karena terinfeksi COVID-19.

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Dandi Supriadi mengatakan, dr Novilia 
Sjafri Bachtiar meninggal pada Rabu dini hari (7/7) di RS Santosa.

Novilia merupakan Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis di PT Bio Farma 
(Persero) dan turut berjasa dalam riset uji klinis vaksin Sinovac sejak tahun 
2020.

Selain itu, merupakan dosen berstatus luar biasa atau tidak tetap di Fakultas 
Farmasi Unpad. Untuk itu, Dandi yang mewakili Unpad pun menyampaikan 
belasungkawa atas wafatnya sosok yang berjasa dalam penanganan pandemi yang 
terjadi saat ini.

Dandi juga menyampaikan bahwa  Novilia merupakan salah seorang putri terbaik 
lulusan universitas terkemuka di Jawa Barat itu. Menurut Dandi, dr Novilia 
mengenyam pendidikan tingginya di Fakultas Kedokteran Unpad.


Baca juga: Novi, perempuan dibalik kesuksesan uji klinis vaksin COVID-19

Baca juga: Erick Thohir: Biofarma mampu produksi 250 juta vaksin COVID pada 2021

  
Pewarta: Aji Cakti
Editor: Subagyo

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/64920C63DFE144CC84B15C800C7523A4%40A10Live.

Reply via email to