Kemlu: “Penelitian Penelusuran Sumber Virus” AS Bertujuan Manipulasi Politik
2021-07-07 15:40:42  
http://indonesian.cri.cn/20210707/71ee7a69-48da-fbd3-f461-8b2cb4d21305.htmlJubir
 Kemlu Tiongkok Zhao Lijian hari Selasa kemarin(6/7) menyatakan, apa yang 
disebut sebagai “penelitian penelusuran sumber virus” AS dan negara-negara 
tertentu padahal adalah memanipulasi politik, bertujuan mengelakkan 
tanggungjawab dan mencoreng Tiongkok, AS dan negara-negara tertentu dengan tak 
segan-segan mengontrol bidang keilmuan dan melarang ilmuwan bersuara.

Baru-baru ini, Profesor Mikrobiologi dan Imunologi Universitas Columbia AS 
dalam wawancara dengan media mengatakan, pemerintah   AS yang lalu ingin 
menimbulkan kehebohan dengan memanfaatkan isu penelusuran asal usul virus 
Covid-19 justru  bertujuan untuk menambah warna politik pada masalah tersebut, 
dan sama sekali tidak mempertimbangkan ilmu pengetahuan. Apa yang disebut 
“Kisah Laboratorium” sudah lama berakhir.

Ketika menjawab pertanyaan seputar masalah tersebut, Jubir Kemlu Tiongkok Zhao 
Lijian menunjukkan, penelusuran asal usul virus adalah masalah ilmu 
pengetahuan, seharusnya dilakukan para ilmuwan global dengan kerja sama. Selama 
beberapa waktu ini, yang disesalkan ialah sementara ilmuwan mengadakan 
penelitian penelusuran asal usul virus TIDAK dengan pendirian objektif dan adil 
serta semangat sains, namun ditunggangi tekanan politik, dan gunakan caci-maki 
bahkan ancaman. Di antaranya, ahli virologi berwarganegara AS, Angela Rasmussen 
yang dengan terang-terangan menentang konspirasi kebocoran laboratorium terus 
mengalami gangguan kekerasan di internet, bahkan ancaman keselamatan jiwa. 
Ilmuwan berwarganegara Australia, Danielle Anderson yang pernah bekerja di 
Institut Virologi Wuhan dan pernah membantah “argumentasi kebocoran 
laboratorium”, juga sering dimaki dan diintimidasi.



Lengan Robot Stasiun Antariksa Tiongkok
2021-07-07 15:39:50  
http://indonesian.cri.cn/20210707/674eb2ac-544a-e3e2-4603-25c065fbb25c.html

Pada tanggal 4 Juli, astronot Tiongkok Liu Boming dan Tang Hongbo keluar dari 
modul stasiun antariksa dan berjalan di angkasa luar selama 7 jam. 



Lengan robot di luar modul inti Tianhe yang berukuran 10,2 meter asli buatan 
Tiongkok. Lengan robot ini yang meniru lengan manusia dapat berputar ke serba 
arah dan memegang benda, sebagai alat penting untuk menjamin aktivitas astronot 
di luar angkasa.

Pakaian Antariksa Tiongkok Generasi Baru: Feitian
2021-07-07 15:33:01  
http://indonesian.cri.cn/20210707/3e20653d-9470-a20e-4ca2-4edc4941eb63.html

Hari Minggu lalu (4/7), astronot Tiongkok Liu Boming dan Tang Hongbo keluar 
dari stasiun ruang angkasa Tiongkok dan melakukan perjalanan di luar angkasa 
selama 7 jam. Ini adalah pertama kalinya astronot Tiongkok keluar dari modul 
dalam proses pembangunan stasiun ruang angkasa. Dalam tugas luar angkasa kali 
ini, dua astronot Tiongkok mengenakan pakaian antariksa yang bernama ‘feitian’ 
(terbang ke angkasa), dan menyelesaikan serangkaian operasi sulit dengan 
bantuan lengan robot luar angkasa. Mari kita mengenal pakaian luar angkasa 
‘feitian’ dengan beberapa foto.

Pakaian luar angkasa generasi baru ‘feitian’ hanya ada satu model, tidak ada 
bedanya untuk pria dan wanita, juga tidak ada beda ukuran. Orang yang tingginya 
antara 1,6 meter hingga 1,8 meter bisa mengenakannya dan pakaiannya bisa 
disesuaikan dengan kebutuhan astronot.




-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/96617FD1000441D8955CBD9F5ACDC165%40A10Live.

Reply via email to