Diharap AS Ambil Pilihan Yang Tepat, Berjalanlah Searah dengan Tiongkok! 2021-07-10 10:23:53 http://indonesian.cri.cn/20210710/a5cf1121-b729-9da7-b380-336fe19830c4.htmlTanggal 9 Juli tahun ini adalah genap 50 tahun kunjungan Doktor Henry Alfred Kissinger ke Tiongkok secara rahasia. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin hari Jumat kemarin (9/7) dalam jumpa pers menunjukkan bahwa peristiwa sejarah ini membuktikan Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) bisa mewujudkan hidup berdampingan secara damai, saling menguntungkan dan kerja sama kalau kedua pihak selalu berpegang teguh pada arah tepat hubungan Tiongkok dan AS. Tiongkok berharap agar AS dapat mengambil pilihan yang tepat, berjalan searah dengan Tiongkok.
Wang Wenbin menyatakan bahwa tanggal 9 Juli 50 tahun yang lalu, Doktor Kissinger berkunjung ke Tiongkok. Pemimpin angkatan tua Tiongkok, antara lain, Mao Zedong dan Zhou Enlai beserta mantan Presiden AS Richard Milhous Nixon dan Doktor Kissinger telah melakukan upaya bersama dengan bertolak dari kepentingan bersama rakyat kedua negara, membuka kembali pintu pergaulan kedua negara, mencetak babak baru sejarah perbaikan dan perkembangan hubungan Tiongkok dan AS, sehingga telah menimbulkan pengaruh yang positif dan mendalam terhadap kedua negara maupun seluruh dunia. Wang Wenbin menekankan bahwa sejarah ini memberikan inspirasi penting kepada Tiongkok dan AS. Meskipun sistem sosial Tiongkok dan AS berbeda, latar belakang sejarah dan tradisi budaya juga tidak sama, tapi kalau kedua pihak selalu berpegang teguh pada arah yang tepat dalam pengembangan hubungan bilateral, bertolak dari kepentingan bersama rakyat kedua negara dan rakyat seluruh dunia, saling menghormati, memperlakukan satu sama lain secara setara, mencari persamaan di tengah perbedaan, maka Tiongkok dan AS pasti bisa mewujudkan hidup berdampingan secara damai, melakukan kerja sama yang saling menguntungkan, dan memberikan lebih banyak kesejahteraan kepada kedua negara dan dunia. Wang Wenbin menekankan bahwa hubungan Tiongkok dan AS sedang berada di persimpangan sejarah baru, menghadapi pilihan yang baru. Memilih bermusuhan dan berkonfrontasi atau saling menghormati, memilih decoupling atau terbuka dan kerja sama, memilih permainan zero-sum atau saling menguntungkan dan menang bersama? Hal itu sangat diperhatikan rakyat kedua negara dan masyarakat internasional. Tiongkok mengharapkan pihak AS memahami keadaan dunia secara jelas, mengikuti tren zaman, membetulkan pemahamannya terhadap Tiongkok, mengambil pilihan yang tepat, dan berjalan searah dengan Tiongkok. Kemendag Sebut Akan Rampingkan DNI Modal Asing 2021-07-09 16:29:15 http://indonesian.cri.cn/20210709/88a1bfa7-c2da-fe85-1819-ed3859cba935.htmlKementerian Perdagangan Tiongkok baru-baru ini merilis Rencana Pengembangan Bisnis selama Repelita ke-14, yang antara lain menargetkan penyerapan investasi langsung asing (FDI) sebesar US$ 700 miliar dalam waktu lima tahun mendatang mulai dari 2020. Untuk itu Kemendag akan terus memperpendek daftar negatif investasi (DNI). Dalam Rencana itu, digarisbawahi bahwa Tiongkok akan terus memperlonggar akses pasar bagi penanaman modal asing, terus mendorong keterbukaan sektor manufaktur, jasa dan pelayanan serta pertanian, dan mengizinkan modal asing menyelenggarakan bisnis secara patungan atau melalui pengendalian saham di semakin banyak bidang. Selain itu, Rencana menetapkan akan mendorong keterbukaan sejumlah bidang utama, antara lain, telekomunikasi, jaringan internet, pendidikan, kebudayaan dan pengobatan. Sejak wabah virus corona merebak, penyerapan modal asing oleh Tiongkok bertumbuh cepat berkat pemulihan pesat ekonomi serta kebijakan reformasi dan keterbukaan, terutama karena perbaikan iklim bisnis. Menurut data pihak resmi, pada tahun 2020, Tiongkok untuk pertama kalinya menggeser AS menjadi negara penerima investasi terbesar di dunia. Pada lima bulan awal tahun ini, realisasi modal asing di Tiongkok meningkat 35,4 persen, di mana perusahaan modal asing bertambah sebanyak 20 ribu. -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/58A7EC9AE033491FB979E8393DA92143%40A10Live.
