NDRC: Ekonomi Nasional Tiongkok Paro Pertama Tahun Ini Pulih Mantap dan Kontinu
2021-07-19 15:19:19  
http://indonesian.cri.cn/20210719/67aae4fe-be11-323d-6384-f5346a564688.htmlBaru-baru
 ini, Biro Statistik Nasional Tiongkok mengumumkan data ekonomi paro pertama 
tahun ini, PDB pada paro pertama tahun ini tercatat 53 triliun 216,7 miliar 
yuan, naik 12,7% dibandingkan masa sama tahun lalu, pertumbuhan rata-rata 
selama dua tahun mencapai 5,3%, laju pertumbuhan pada triwulan pertama 
meningkat 0,4%, dan naik 1,3%  pada triwulan kedua.

Dilihat secara menyeluruh, ekonomi nasional pada paro pertama tahun ini 
bertumbuh secara kontinu dan mantap, indeks makro utama berada pada kisaran 
rasional, perkembangan ekonomi menunjukkan kecenderungan  stabil yang kukuh dan 
membaik. Namun perlu disadari bahwa dalam operasi ekonomi masih ada banyak 
kontradiksi dan masalah, sehingga pada paro kedua tahun ini masih dibutuhkan 
lebih banyak upaya untuk mendorong rehabilitasi ekonomi secara kontinu dan 
perkembangan berkualitas tinggi



Media Asing Soroti Upaya Tiongkok untuk Intensifkan Keamanan Jaringan dan 
Perlindungan Data
2021-07-19 10:48:00  
http://indonesian.cri.cn/20210719/7030374c-530a-c7e1-ba9c-42c0f1a7f408.htmlSitus
 web The Straits Times Singapura belakangan ini melaporkan, untuk mengelola 
sektor usaha teknologi dan mengawasi konglomerat iptek dengan lebih baik, 
setelah melakukan penyelidikan terhadap beberapa perusahaan, Tiongkok 
mengeluarkan serangkaian peraturan di bidang keamanan jaringan.

Laporan ini menyinggung, pada tanggal 10 Juli lalu, Administrasi  Ruang Cyber 
Tiongkok (CAC) mengimbau agar publik memberikan masukan terhadap rancangan 
revisi metode pemeriksaan keamanan jaringan. Dokumen yang mengandung 23 pasal 
ini mengatakan, operator yang menguasai informasi pribadi lebih dari 1 juta 
orang langganan kalau ingin dipasarkan di luar negeri harus menyerahkan hasil 
pemeriksaan keamanan jaringan kepada kantor pemeriksaan keamanan jaringan, 
tuntutan ini pada pokoknya ditujukan pada semua perusahaan teknologi yang 
berencana melakukan pemasaran saham perdana ke luar negeri.

Yang lebih penting adalah, dokumen ini mengatakan, dalam evaluasi risiko 
keamanan negara akan dipertimbangkan tujuh unsur, yaitu   risiko terputusnya 
suplai karena unsur politik, diplomasi dan perdagangan, risiko penggunaan 
secara illegal data inti, serta risiko data dan info yang terpengaruh, 
dikontrol atau dipergunakan dengan niat buruk oleh pemerintah asing.

Laporan ini berkomentar, peraturan di bidang teknologi baru dan keamanan 
jaringan adalah tanda bahwa hukum Tiongkok kini maju bersamaan dengan arus 
zaman. Tahun-tahun terakhir ini, Tiongkok telah mengeluarkan beberapa peraturan 
hukum dan dokumen program seperti Undang-undang Keamanan Negara, Undang-undang 
Keamanan Jaringan, Strategi Keamanan Ruang Cyber Negara untuk membangun sistem 
jaminan keamanan jaringan dan informasi, serta memberantas kriminalitas seperti 
pelanggaran hukum di internet.

Selain itu, dengan prakarsa Tiongkok, dari dirilisnya “Strategi Kerja Sama 
Internasional di Ruang Siber” sampai penandatanganan “Inisiatif Kerja Sama dan 
Pengembangan Ekonomi Digital Grup 20”, Tiongkok terus memperdalam kerja sama 
internasional di bidang ruang Siber untuk mendorong berbagai negara di dunia 
bersama-sama membangun ruang Siber yang aman, stabil dan makmur.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/831683B15B2E42BABFC90DCF2A678E8D%40A10Live.

Reply via email to