Kemenlu Tiongkok: Tiongkok Desak AS Segara Hentikan Blakode terhadap Kuba secara Menyeluruh 2021-07-20 15:49:42 Juru bicara Kementeri Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian hari Senin kemarin (19/7) di depan jumpa pers menyatakan bahwa Tiongkok mendesak AS untuk segera menghentikan blokade terhadap Kuba secara menyeluruh, dan mengharapkan pihak AS memperbaiki hubungan dengan Kuba berdasarkan tujuan dan prinsip Piagam PBB dan prinsip dasar hubungan internasional, hal itu sesuai dengan kepentingan bersama rakyat kedua negara AS dan Kuba, juga bermanfaat bagi perdamaian dan kestabilan kawasan Amerika.
Zhao Lijian mengatakan bahwa Tiongkok senantiasa berpendapat perlunya menghormati hak para negara untuk memulihkan sistem sosial dan jalan pembangunannya. Tiongkok dengan teguh mendukung Kuba menjajaki jalan pembangunan yang sesuai dengan keadaan negerinya sendiri, dengan teguh menentang kekuatan luar mencampuri urusan dalam negeri Kuba, dengan teguh mendukung Kuba melawan wabah, meningkatkan taraf hidup masyarakat, memelihara kestabilan, dan dengan teguh memperdalam hubungan persahabatan Tiongkok-Kuba. Tiongkok selalu berpendirian memelihara tata terbit internasional yang berdasarkan hukum internasional, menjaga keadilan internasional, serta menentang pelaksanaan sanksi sepihak dengan cara militer, politik, ekonomi dan lain sebagainya terhadap negara lain. Kemenlu Tiongkok: Tim Kerja Gabungan Lintas Departemen Tiongkok Lakukan Pekerjaan Intensif dengan Pakistan 2021-07-20 15:48:07 Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian hari Senin kemarin (19/7) di depan jumpa pers memperkenalkan kemajuan investigasi peristiwa peledakan shuttle bus Tiongkok di Pakistan. Dia menyatakan bahwa Tiongkok akan terus dengan teguh mendukung upaya anti-terorisme Pakistan, dengan sungguh-sungguh menjamin keamanan personel dan badan Tiongkok di Pakistan. Pada tanggal 14 Juli lalu, shuttle bus Tiongkok dalam proyek pembangkit listrik tenaga air Dasu meledak, sehingga beberapa personel Tiongkok dan Pakistan tewas dan cedera. Sejauh ini masih belum ada orgnisasi atau perseorangan mana pun yang mengklaim bertanggung jawab atas hal tersebut. Ada analisis berpendapat bahwa peristiwa ini berhubungan dengan peristiwa serangan peledakan bom di sebuah hotel di Quetta, Pakistan, dan mungkin ini adalah perbuatan Taliban. Terhadap hal itu, Zhao Lijian mengatakan bahwa Tiongkok menaruh perhatian dan mengecam keras peristiwa peledakan shuttle bus yang terjadi di Pakistan pada tanggal 14 Juli lalu. Dewasa ini, Tim Kerja Gabungan Lintas Departemen Tiongkok sedang bersama Pakistan mengadakan pekerjaan intensif. Diyakini, Tiongkok dan Pakistan pasti dapat mencari tahu kebenarannya, dan membawa pelaku ke pengadilan. Tiongkok akan terus dengan teguh mendukung upaya anti terorisme Pakistan, dengan sungguh-sungguh menjamin keamanan personel dan badan Tiongkok di Pakistan. -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/6C30458ED8534EE0AA473DAEF828EF04%40A10Live.
