Jubir Kemenlu Tanggapi Rangkaian Pertemuan Menlu Kerja Sama Asia Timur
2021-08-08 12:21:09  
http://indonesian.cri.cn/20210808/ebf67e8b-6ecd-e9bf-f3dc-ebc6645b60c4.htmlJuru 
bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying kemarin(7/8) menjawab 
pertanyaan soal rangkaian pertemuan Menteri Luar Negeri Negara-Negara Peserta 
Kerja Sama Asia Timur.

Ada wartawan bertanya, saat ini, virus mutan Covid-19 merebak di dunia, wabah 
di negara-negara Asia Tenggara menggawat, Apa kesepahaman yang dicapai 
Pertemuan Menlu Kerja Sama Asia Timur demi penanggulangan pandemi di bawah 
situasi baru?

Hua Chunying mengatakan, saat ini, pandemi Covid-19 di kawasan ini bahkan 
seluruh dunia menggawat kembali, bersolidaritas melawan wabah menjadi 
kesepahaman terbesar dicapai para menteri luar negeri. Berbagai pihak 
berpendapat, tugas paling urgen saat ini ialah meningkatkan kerja sama vaksin, 
meningkatkan aksesibilitas dan keterjangkauan vaksin di kawasan ini. Anggota 
Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi memperkenalkan 
langkah penting yang baru diumumkan Presiden Xi Jinping , ini menunjukkan sikap 
positif pemerintah Tiongkok yang dengan teguh melaksanakan komitmen khidmat 
Presiden Xi agar menjadikan vaksin sebagai produk publik global, bersedia 
bersama negara-negara di kawasan ini, sedapat mungkin memenuhi kebutuhan vaksin 
mancanegara, sekuat tenaga mendukung pembangunan pusat produksi dan distribusi 
vaksin regional, dengan negara—negara lain di kawasan ini bersama membangun 
kekebalan dan bersama memelihara keamanan kesehatan rakyat di kawasan ini.

Hua Chunying menyatakan, banyak negara dengan positif menanggapi pendirian 
Tiongkok yakni penelusuran sumber virus adalah masalah ilmiah, harus 
dilaksanakan dengan bersikap sains, dan menentang manipulasi politik. Menlu 
Wang Yi menegaskan kembali, penelusuran sumber virus tahap selanjutnya harus 
diadakan di beberapa negara yang lebih awal dinemukan kasus terinfeksi, sains 
tidak boleh dipolitisasi, virus tidak boleh dilabelkan, penelusuran sumber 
virus tidak boleh dialatkan. Saat ini berbagai pihak harus mewaspadai dan 
memboikot gangguan “virus politik”, memelihara keamanan kesehatan publik 
global. Pada umumnya, rangkaian pertemuan menlu kali ini mencapai kesepahaman 
dan mengeluarkan sinyal positif pada masalah perlawanan bersama wabah, kerja 
sama vaksin dan penelusuran sumber virus, dan memberikan daya penggerak baru 
demi bersolidaritas menanggulangi wabah.

Ada wartawan bertanya, di bawah latar belakang saat ini, pemulihan ekonomi 
regional menghadapi ujian serius. Bagaimana hasil perundingan pertemuan kali 
ini? Solusi apa yang diajukan Tiongkok?

Hua Chunying menyatakan, berbagai pihak berpendapat, diferensiasi pemulihan 
ekonomi regional meningkat, tantangan tipe baru terus muncul, berbagai pihak 
hendaknya memperdalam kerja sama untuk meningkatkan kemampuan penanganan krisis 
negara. Sementara itu, hendaknya menyempurnakan mekanisme, meningkatkan 
keuletan dan dinamika kerja sama regional, memelihara kemakmuran dan kestabilan 
yang sulit dicapai.

Hua Chunying mengatakan, anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri 
Tiongkok Wang Yi menyatakan, Tiongkok bersedia dengan ASEAN menyinergikan dan 
menuntaskan Kerangka Pemulihan ASEAN Secara Komprehensif, berdasarkan kerja 
sama perdagangan dan investasi, menjadikan ekonomi digital dan perkembangan 
ramah lingkungan sebagai titik pertumbuhan yang baru, secara menyeluruh 
membentuk pola baru kerja sama pemulihan ekonomi antara kedua pihak. Hendaknya 
mendorong Persetujuan Hubungan Kemitraan Ekonomi Komprehensif regional selekas 
berlaku, mempercepat proses pengintegerasian ekonomi regional. Hendaknya 
meningkatkan kemampuan anti risiko rantai industri dan pemasok, melaksanakan 
anjuran interkonektivitas. Hendaknya menciptakan lingkungan perkembangan 
ekonomi digital yang terbuka, setara dan adil, meningkatkan kerja sama di 
bidang perkembangan ramah lingkungan dan transformasi karbon rendah.

Ada wartawan bertanya, sejauh ini negara tertentu di luar kawasan ini terus 
membikin masalah terkait Laut Tiongkok Selatan, merusak perdamaian dan 
stabilitas regional, silakan memperkenalkan keadaan terkait.

Hua Chunying mengatakan, mekanisme kerja sama Asia Timur bukan tempat cocok 
untuk mendiskusi masalah Laut Tiongkok Selatan, tapi negara tertentu bersikeras 
menggembar-gemborkan masalah ini, terus menodai Tiongkok tanpa alasan apapun. 
Menlu Tiongkok Wang Yi telah memaparkan pendirian Tiongkok secara menyeluruh, 
ditekankannya penanganan masalah LTS harus menghormati kenyataan, hukum, 
kesepahaman dan negara-negara di kawasan ini. Ia menunjukkan, situasi LTS pada 
pokoknya stabil, kebebasan pelayaran dan penerbangan dipelihara berdasarkan 
hukum. Ini adalah hasil upaya bersama Tiongkok dan negara-negara anggota ASEAN. 
 Sejumlah negara tertentu ingin mengacaukan dunia , mengirim banyak kapal dan 
pesawat ke LTS, secara terbuka mengadu domba antar negara-negara di kawasan 
ini, mereka telah menjadi ancaman terbesar yang merusak perdamaian dan 
stabilitas LTS. Wang Yi dengan serius memberitahu kepada mereka untuk 
menghormati upaya negara-negara di kawasan ini yang memelihara perdamaian, 
jangan mengulurkan tangan ke LTS.

Hua Chunying menyatakan, para menlu ASEAN menilai tinggi perkembangan positif 
dicapai Tiongkok-ASEAN soal pelaksanaan Deklarasi Perilaku Berbagai Pihak LTS 
(DOC) dan konsultasi Kode Etik Perilaku (CoC) LTS, menegaskan kembali 
disolusinya secara damai perselisihan, menahan diri supaya menghindarkan 
meningkatnya ketegangan situasi, memelihara perdamaian dan stabilitas LTS. 
Fakta membuktikan, Tiongkok dan negara-negara anggota ASEAN mempunyai 
pengertian dan keinginan yang sama, yakni melalui konsultasi bersahabat, 
mengontrol perselisihan, dengan aktif mendorong kerja sama, mayoritas negara 
tidak menyambut campur tangan negara di luar kawasan ini.

Ada wartawan bertanya, sejumlah negara di luar kawasan ini mengatakan 
menghormati kedudukan sentral ASEAN, tapi sebenarnya membangun lingkaran kecil, 
sengaja memproduksi separatisme dan konfrontasi. Apa sikapnya negara-negara di 
kawasan ini?

Hua Chunying menyatakan, anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri 
Tiongkok Wang Yi menunjukkan, sejumlah negara tertentu ingin mengambil strategi 
regional baru dan mencoba menghasut konfrontasi. Tren ini sangat berbahaya, 
harus meningkatkan kewaspadaan dan mencegahnya. Wang Yi menunjukkan, kerangka 
kerja sama regional yang dengan ASEAN sebagai intinya adalah praktek yang 
menguntungkan stabilitas regional, berbagai pihak perlu menyayangi dan 
mengiparkannya. Harus memperkukuh kedudukan sentral ASEAN, memelihara 
perkembangan sehat kerja sama Asia Timur. Tiongkok tidak menyetujui, juga tidak 
mengikuti mekanisme apapun yang merusak kedudukan inti ASEAN, harus 
mempraktekkan multilateralisme yang riil, mementingkan permintaan dan kebutuhan 
berbagai pihak, menginklusif kepentingan berbagai pihak, mendorong keamanan 
bersama supaya mewujudkan perdamaian pernamen regional.

Hua Chunying menyatakan, para menlu peserta menyepakati pendapat Tiongkok, 
menekankan bahwa mempertahankan multilateralisme, mempertahankan kedudukan inti 
ASEAN, tidak melakukan konfrontasi geopolitik dan separatis, tidak mengharapkan 
negara-negara kawasan ini terpaksa memihak, tidak mengharapkan kawasan ini 
menjadi lapangan adu tinju negara besar.

Mengenai anti intervensi urusan dalam negeri yang diajukan menlu-menlu peserta 
rangkaian pertemuan kali ini, Hua Chunying mengatakan, mekanisme kerja sama 
Asia Timur adalah platform penting untuk kerja sama antar negara kawasan ini, 
seharusnya berfokus pada pembangunan, mementingkan kerja sama pragmatis. Tapi 
yang menyesalkan ialah, sejumlah negara di luar kawasan sering kali 
bertentangan dengan  negara-negara anggota ASEAN, menggunakan platform ini main 
tuding kepada urusan intern negara lain, mengusahakan keuntungan geopolitik 
pribadinya. Fenomena serupa muncul lagi selama pertemuan kali ini. Wang Yi 
menunjukkan, tidak mengitervensi urusan intern adalah prinsip Piagam PBB dan 
prinsip dasar hubungan internasional, adalah dasar pembela kemerdekaan dan hak 
adil negara-negara berkembang. Berbagai negara yang setara bisa  meningkatkan 
pertukaran dan pengertian berdasarkan semangat saling menghormati satu sama 
lain, tapi tidak harus menekan orang lain dengan hobinya sendiri, juga tidak 
boleh mencampur tangan dalam urusan intern negara lain dengan semaunya. 
Menghadapi AS dan Jepang yang memfitnah dan menodai Tiongkok dengan alasan HAM, 
Wang Yi menekankan, tuduhan ini sama sekali tidak beralasan, ini sekali lagi 
mengungkapkan kesombangan dan prasangka tipe barat.

Hua Chunying menunjukkan, negara-negara kawasan ini berturut-turut menyatakan 
dukungan kepada pendirian Tiongkok. Banyak negara menyatakan, intervensi urusan 
intern tidak saja merusak keamanan kedaulatan negara, tapi juga meningkatkan 
konfrontasi, sementara membuat mekanisme terjerumus ke pertikaian dan 
perselisihan, membuat kerja sama terlepas dari tema perkembangan. Hendaknya 
mewaspadai pembuatan kebencian melalui masalah HAM, masalah HAM tidak boleh 
dipolitisasikan.

Hua Chunying mengatakan, pada pokoknya, suasana rangkaian pertemuan Kerja Sama 
Asia Timur kali ini adalah positif, meningkatkan saling percaya dan kerja sama, 
khususnya Pertemuan Menlu Tiongkok-ASEAN terpenuhi daya positif solidaritas dan 
kerja sama. Para menlu negara anggota ASEAN mengucapkan selamat atas HUT 100 
tahun  berdirinya PKT Tiongkok, mereka menyatakan Tiongkok adalah kekuatan 
bijaksana, cerdas dan dapat diandalkan. Perkembangan Tiongkok akan mendatangkan 
lebih banyak kesempatan kepada perkembangan ASEAN. Kedua pihak menilai tinggi 
perkembangan positif hubungan Tiongkok-ASEAN, sepakat berpegang pada kesempatan 
genap 30 tahun penggalangan hubungan dialog Tiongkok-ASEAN, membangun hubungan 
kemitraan strategis yang levelnya lebih tinggi, memberikan kontribusi demi 
stabilitas, perkembangan dan kemakmuran kawasan ini.





-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/F25B6F62D4D14E9CA17B98FEB6C90295%40A10Live.

Reply via email to