*Mereka adalah  burung sama buluh lagi berkicau. Begitulah keadaan di
Negara Kleptokasi Republik Indosia.*

On Mon, Aug 9, 2021 at 3:22 AM Chan CT <[email protected]> wrote:

> Lord Luhut vs Madam Megawati
> *A43 * <https://www.pinterpolitik.com/author/a43-162>*- Sunday, August 8,
> 2021 21:00*
>
> https://www.pinterpolitik.com/celoteh/lord-luhut-vs-madam-megawati
> *Luhut Binsar Pandjaitan (dua dari kiri) yang kala itu masih menjabat
> sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko
> Polhukam) dan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri (kanan)
> menghadiri Rakernas dan Silatnas PAN pada 29 Mei 2016 silam di Jakarta.
> (Foto: Antara)*
>
> *4 min read*
>
> *Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta agar Presiden Joko Widodo
> (Jokowi) memimpin langsung komando penanganan bencana. Apakah Mega
> menyindir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko
> Marves) Luhut Binsar Pandjaitan?*
> ------------------------------
>
> *PinterPolitik.com <https://www.pinterpolitik.com/>*
>
> *“My real prey is and will always be Batman” – Catwoman, Batman: The Brave
> and the Bold (2008)*
>
> Di tengah situasi yang tidak menentu, sosok pahlawan super biasanya datang
> menjadi penyelamat kita. Setidaknya, *plot* inilah yang sering muncul di
> komik, seri, dan film yang bertemakan pahlawan-pahlawan super – mulai dari
> Marvel hingga DC.
>
> Avengers, misalnya, kembali muncul dan bangkit di kelamnya duka akibat
> Thanos di film *Avengers: Infinity War *(2018) dan *Avengers: Endgame *(2019).
> Iron Man, Captain America, Thor, Black Widow, dan kawan-kawan akhirnya
> berhasil menggebuk Thanos habis-habisan.
>
> Bagiku yang suka film-film seperti ini, kisah-kisah mereka memang
> menginspirasi. Bagaimana tidak? Mereka mengorbankan kepentingan mereka
> sendiri demi kemaslahatan alam semesta yang tengah dilanda kegelapan.
>
> Mungkin, sosok ala Iron Man hingga Superman inilah yang dirindukan oleh
> masyarakat Indonesia di tengah bayang-bayang pandemi Covid-19. Lantas,
> kira-kira, siapa sosok yang bakal mencerminkan sifat kepemimpinan ala Iron
> Man di Indonesia?
>
> Apakah itu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Faheem Younus, Pandu Riono, atau
> Deddy Corbuzier? Atau, apa jawaban yang benar malah Menteri Koordinator
> Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan
> yang kini mengomandoi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
> (PPKM) Level 1-4?
>
> Soal ini, Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri tampaknya
> memiliki pendirian yang tegas. Soalnya, dalam kegiatan Pelatihan Mitigasi
> Bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang digelar PDIP secara virtual beberapa
> waktu lalu, Bu Mega bercerita kalau dirinya pernah meminta Pak Jokowi untuk
> memegang komando langsung dalam penanganan bencana.
>
> Apakah Bu Mega ini belum tahu kalau pemegang komando penerapan PPKM
> sekarang adalah Lord Luhut (sebutan warganet untuk Luhut)? *Gimana nih* Bu
> Mega? Apa Bu Mega ini tengah menyuarakan aspirasi para *netizen* yang
> bosan dengan formula 4L (Luhut Lagi Luhut Lagi)?
>
> *Baca Juga: Berani Puan Panggil Luhut?
> <https://www.pinterpolitik.com/celoteh/berani-puan-panggil-luhut>*
> [image: Mega Sasar Luhut] <https://www.instagram.com/p/CSObfQVBV-n/>
>
> Bila benar begitu, wajar apabila Bu Mega ini *nggak* sepakat dengan
> keputusan Pak Jokowi tersebut. Kan, mereka punya sejarah – bukan sejarah
> hubungan ya. Jangan salah kira.
>
> Rumornya, sejak bergabung di periode pertama pemerintahan Jokowi sebagai
> Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Pak Luhut menjadi “penjaga pintu gerbang”
> buat Pak Jokowi. Tujuannya adalah untuk menghalau pengaruh kekuatan politik
> besar lainnya – seperti Bu Mega dan PDIP.
>
> *Hmm*, apa Pak Luhut ini menjadi semacam *bouncer* bagi “kelab”
> pemerintahan Jokowi? Mungkin, pas *ngecek* kartu identitasnya Bu Mega,
> Pak Luhut *be like*, “*Whoa*, *you still hustlin’ at your age*?” “*I know
> right*,” jawab Bu Mega sambil *ngelirik* Puan Maharani yang dinilai
> banyak pihak belum siap menjadi Ketum PDIP.
>
> Ya, terlepas dari peran satpam ala Pak Luhut itu, Bu Mega dan PDIP ini
> mungkin juga cocok jadi *anti-hero* di *Covid-19 Cinematic Universe* ala
> pemerintahan Jokowi. *Gimana nggak*? PDIP akhir-akhir ini mulai “maju tak
> gentar” dalam mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah – mulai dari Ketua
> DPR Puan Maharani sampai politikus PDIP Effendi Simbolon. *Well*, katanya
> *sih*, sindiran itu buat Pak Luhut, bukan buat Pak Jokowi.
>
> Kalau *gini* ceritanya, Bu Mega dan PDIP ini seperti main
> “kucing-kucingan” *dong* dengan pemerintahan Jokowi. Di satu sisi, mereka
> kan jadi bagian dari pemerintah – dengan adanya menteri-menteri asal PDIP.
> Di sisi lain, Bu Mega dan PDIP malah *ngelempar* sindiran ke pemerintah.
>
> Seharusnya, sebagai *anti-hero*, Bu Mega sekarang ini perlu berdamai
> dengan Pak Luhut. Catwoman *aja* mau *kok* diajak bekerja sama di
> saat-saat penting meskipun kerap berseberangan prinsip dengan Batman.
>
> Masa di tengah situasi pandemi yang genting *gini* malah “berantem”?
> Akhirnya, rakyat yang kelaparan malah jadi korban dengan menonton “drama” 
> *Covid-19
> Cinematic Universe* ini. Iya kalau ceritanya bagus. *Lha *ini, kapan *happy
> ending*-nya? (A43)
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/70ED248C4245467681EB21D0CD9CFB77%40A10Live
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/70ED248C4245467681EB21D0CD9CFB77%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2BVG0rdNJSRVtH_Vqkbt0K5Xo%3DTGnnaejbab%3DcoQrYxxQ%40mail.gmail.com.

Reply via email to