Tiongkok Sungguh-sungguh Laksanakan Komitmen Di WTO 2021-10-28 16:08:36 http://indonesian.cri.cn/20211028/83db4109-5088-8ccd-2750-6001d6a6e8cd.htmlKamis pukul 10.00 hari ini (28/10), Kantor Penerangan Tiongkok mengadakan konferensi pers untuk memperkenalkan keadaan peninjauan kebijakan perdagangan Tiongkok ke-8 Organisasi Perdagangan Dunia WTO.
Wakil Menteri Perdagangan selaku Deputi Perunding Perdagangan Internasional Tiongkok Wang Shouwen memperkenalkan, tahun ini genap 20 tahun Tiongkok bergabung dalam WTO. Ketika bergabung dalam WTO, Tiongkok mempunyai sebuah protokol bergabung dan sebuah laporan bergabung dalam tim, dua dokumen tersebut menentukan kewajiban yang perlu dilaksanakan Tiongkok setelah bergabung dalam WTO, dan menetapkan jadwal pelaksanaan kewajiban WTO oleh Tiongkok. Menurut jadwal ini, dapat terlihat bahwa Tiongkok telah sepenuhnya melaksanakan kewajiban yang ditentukan oleh WTO, komitmen yang dibuat Tiongkok pun sepenuhnya telah dilaksanakan. Berkenaan hal tersebut, beberapa direktur jenderal WTO serta mayoritas mutlak anggota WTO memberikan kepastian penuh dan pengakuan umum. Dalam Menangani Perubahan Iklim, Tiongkok Selalu Melakukan Aksi Nyata 2021-10-29 13:46:38 http://indonesian.cri.cn/20211029/e9055786-62d7-54a6-295f-72a32dcb3665.html Kenaikan suhu 1,5 derajat Selsius barangkali tidak seberapa terasa, tapi itulah “demam tinggi” bagi bumi ini. Tahun-tahun terakhir ini, seiring dengan menonjolnya dampak dari pemanasan global, penanganan perubahan iklim telah menjadi salah satu topik global yang urgen. Pemerintah Tiongkok baru-baru ini mempublikasikan buku putih yang bertopik “Kebijakan dan Aksi Tiongkok untuk Menghadapi Perubahan Iklim”, di mana memperkenalkan kepada dunia kemajuan dan hasil Tiongkok dalam menghadapi perubahan iklim, sekaligus menunjukkan kewajiban internasional serta tanggung jawab Tiongkok untuk mendorong pembangunan komunitas senasib sepenanggungan manusia. Ini adalah buku putih kedua terkait perubahan iklim yang diumumkan Tiongkok setelah tahun 2011. Publik mencatat bahwa Tiongkok selalu melakukan aksi nyata terkait isu perubahan iklim. Mulai dari Repelita ke-12 (2011-2015), Tiongkok mencantumkan penanganan perubahan iklim ke dalam rencana pembangunan ekonomi dan sosial nasional. Saat ini, penanganan perubahan iklim telah menjadi salah satu strategi nasional dan telah membuahkan hasil yang bernas. Sekarang, Tiongkok pada pokoknya telah mengubah situasi pertumbuhan pesat emisi karbon dioksida, dan dengan sukses mengendalikan emisi gas kamar kaca. Sebagai negara berkembang terbesar di dunia, dicapainya hasil tersebut tidak begitu mudah bagi Tiongkok, apalagi Tiongkok juga harus mewujudkan pembangunan ekonomi, perbaikan kehidupan rakyat, pembenahan polusi serta pemeliharaan keamanan energi. Hasil tersebut diperoleh berkat upaya jangka panjang setiap warga Tiongkok di bawah pengaturan pemerintah pusat hingga daerah. Sementara itu, Tiongkok masih terus mengintensifkan target kontribusinya sendiri. Dalam sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-75 pada bulan September 2020, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengumumkan bahwa titik puncak emisi karbon Tiongkok akan diupayakan sebelum tahun 2030, dan perwujudan netralitas karbon akan diupayakan sebelum tahun 2060. Waktu yang dibutuhkan Tiongkok untuk mewujudkan netralitas karbon jauh lebih pendek daripada negara-negara maju utama. Hal ini menandakan bahwa Tiongkok akan menghadapi tugas transformasi energi dan industri yang lebih berat. Akan tetapi, rakyat Tiongkok tak pernah tunduk pada kesulitan atau tantangan. Kini, titik puncak emisi karbon dan netralitas karbon telah dicantumkan dalam rencana menyeluruh pembangunan ekonomi dan sosial. Tiongkok akan dengan tegas menempuh jalan pembangunan hijau, rendah karbon dan bermutu tinggi. Terkait isu perubahan iklim, Tiongkok telah memperlihatkan ketetapan hati dan kemampuannya yang besar kepada dunia, ini bukan hanya merupakan kebutuhan bagi pembangunan bermutunya sendiri tapi juga adalah tanggung jawab yang harus dilakukan setiap negara untuk menghadapi tantangan global. -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/3C4CCB05EB684D1999F0903E90C33CE3%40A10Live.
