BBC NewsSkip to contentSections   
   - Home
   - UK
   - World
   - Business
   - Politics
   - Tech
   - Science
   - Health
   - Family & Education
   - Entertainment & Arts
   - Stories
ADVERTISEMENT
Biden mulls US diplomatic boycott of Beijing Olympics
 18 November 2021 Updated 3 hours ago
IMAGE SOURCE,GETTY IMAGES
Image caption,
President Joe Biden spoke as he hosted the leaders of Canada and Mexico

US President Joe Biden has said that he is weighing a US diplomatic boycott of 
the 2022 Winter Olympic games due to be held in Beijing, China.

"That is something we are considering," he told reporters ahead of talks with 
the leaders of Mexico and Canada.

A diplomatic boycott would mean that no US officials are sent to attend the 
games. The decision comes amid rising tension in the US-China relationship.

On Monday, Mr Biden held his first direct talks with China's Xi Jinping.
ADVERTISEMENT
At the White House, Biden spokeswoman Jen Psaki said that the US and China 
leaders did not discuss the Olympics during their three-hour virtual meeting on 
Monday.

Both Democratic and Republican lawmakers have called for a diplomatic boycott 
as a means to protest against Chinese human rights abuses.

A diplomatic boycott would not affect athletes, but Ms Psaki said the US is 
still finalising "what our presence will be" at the games, which are due to 
begin on 4 February.

The US has accused China of genocide towards the Uighurs - a Muslim minority 
group which lives mostly in the autonomous region of Xinjiang.

Tensions have also risen over the way China has acted to repress political 
freedoms in Hong Kong.

Mr Biden's comment came as he was hosting Mexico President Andres Manuel Lopez 
Obrador and Canada Prime Minister Justin Trudeau for formal talks at the White 
House.

The talks, dubbed the Three Amigos Summit, are expected to focus on border 
issues, tax subsidies for electric vehicles, Covid precautions and other issues.
   
   - Human rights groups call for China Olympic boycott
   - What Biden and Xi want from each other

Last month, US senators proposed a draft amendment to a bill that would ban the 
US State Department from spending government funds to "support or facilitate" 
the attendance of US diplomats at the Games.

Nancy Pelosi, the most senior Democrat in Congress, has called for a boycott, 
saying that US leaders who attend would lose their "moral authority".

Republican Senator Tom Cotton said on Thursday that diplomatic boycott of the 
"genocide Olympics" would be "too little, too late" and called for a total 
boycott of all athletes, officials and US corporate sponsors.

Nikki Haley, the former US representative to the UN under Donald Trump, has 
also called for a complete boycott.

Related topics
   
   - China
   - Mexico
   - United States
   - Canada

Related content
   
   -    
Three Amigos summit: Awkward conversations for US with its neighbours
 2 hours ago
   -    
Joe Biden and Xi Jinping: What they want from talks
 16 November 2021
   -    
Beijing 2022: Protest staged at Winter Olympics torch lighting
 18 October 2021

Top Stories
   
   -    
HS2 rail extension to Leeds scrapped
 2 hours ago
   -    
Biden mulls diplomatic boycott of Beijing Olympics
 3 hours ago
   -    
British troops to help at Poland-Belarus border
 2 hours ago

Features & Analysis
   
   -    
Has the government broken its promises over HS2?
 6 hours ago
   -    
What are the claims of racism in English cricket?
 17 November 2021
   -    
Ireland’s Taoiseach says mood music has improved over trade

   -    
Post Office scandal: 'It's been a strange 15 years'
 9 hours ago
   -    
Rail plan 'resigns city to second-class service'
 7 hours ago
   -    
Social care changes: How will the new system work?
 18 November 2021
   -  2:14   
Video,Cladding: 'Buying my flat was worst thing I've done', Duration 2,14
 18 November 2021
   -    
Watch: One family, 40 failed border crossings
 17 November 2021
   -    
Boris Johnson claims fact-checked
 17 November 2021
   -    
The mums using Instagram to offer advice to new parents
 18 November 2021
   -    
Why a former party girl became a Muslim
 17 November 2021
   -  3:42   
Video,Why Mexico is not prepared for the migrant caravan, Duration 3,42
 18 November 2021
   -    
The inside story of a turbulent month for Newcastle's new owners
 18 November 2021
   -    
What is HS2 and where will it go?
 18 November 2021
   -    
'I've seen irreversible change but hope too for planet'
 18 November 2021
   -    
Sharing experiences a pivotal moment - Rafiq
 17 November 2021
BBC News   
   - Why you can trust the BBC
   - Terms of Use
   - About the BBC
   - Privacy Policy
   - Cookies
   - Accessibility Help
   - Contact the BBC
   - AdChoices / Do Not Sell My Info

© 2021 BBC. The BBC is not responsible for the content of external sites. 

Sent from Rogers Yahoo Mail on Android 
 
  On Thu., Nov. 18, 2021 at 7:45 p.m., Chan CT<[email protected]> wrote:   
Rapat ke-18 Komite Kerja Sama Energi Tiongkok-Rusia Digelar
2021-11-18 11:23:01  
http://indonesian.cri.cn/20211118/8a741506-ee28-949b-19ab-7da227fa3b25.html


Anggota Politbiro Komite Sentral PKT selaku Wakil Perdana Menteri dan Ketua 
Pihak Tiongkok Komite Kerja Sama Energi Tiongkok-Rusia Han Zheng, bersama 
dengan Wakil Perdana Menteri Rusia merangkap Ketua Pihak Rusia Komite Kerja 
Sama Energi Tiongkok-Rusia Alexander Novak memimpin rapat ke-18 Komite Kerja 
Sama Energi Tiongkok-Rusia secara virtual pada hari Rabu kemarin (17/11).

Han Zheng menyatakan, kerja sama energi selalu menjadi bidang terpenting, dalam 
kerja sama pragmatis antara Tiongkok dan Rusia hasilnya paling banyak dan 
skalanya paling luas. Dengan didorong langsung oleh pemimpin kedua negara, di 
bawah pengaruh pandemi, kerja sama energi antara kedua pihak memelihara tren 
perkembangan yang positif. Perdagangan energi mencapai level yang baru. Proyek 
penting dan besar didorong dengan stabil, dan bidang-bidang kerja sama yang 
baru terus bermunculan. Diharapkan, di bawah pimpinan  hubungan kemitraan kerja 
sama strategis komprehensif Tiongkok-Rusia di era baru, kedua pihak dapat 
bersama-sama menuntaskan kesepakatan yang dicapai pemimpin kedua negara, serta 
mendorong kerja sama energi Tiongkok-Rusia mencapai hasil yang lebih besar.

Han Zheng mengajukan tiga butir usulan terkait kerja sama energi 
Tiongkok-Rusia. Pertama, memainkan peranan kepemimpinan proyek strategis yang 
penting dan besar, lebih lanjut memperdalam kerja sama di bidang energi nuklir 
dan mendorong pembangunan pipa gas dan minyak. Kedua, merintis bidang dan makna 
intern kerja sama energi, memperdalam kerja sama pengintegrasian hulu, tengah 
dan hilir di bidang energi tradisional, mendorong kerja sama di bidang energi 
terbarukan, energi hidrogen, cadangan energi, standar energi, inovasi iptek dan 
pembayaran dengan mata uang lokal secara bertahap. Ketiga, meningkatkan kerja 
sama pengelolaan energi global dan penanganan perubahan iklim, mempertahankan 
prinsip bersama yang berbeda, mempraktikkan multilateralisme, mendorong sistem 
pengelolaan energi global berkembang ke arah yang lebih adil dan inklusif, 
serta memberikan kontribusi positif demi menangani perubahan iklim.

Alexander Novak menyatakan, menghadapi perebakan wabah, Rusia dan Tiongkok 
bekerja sama dalam proses bilateral dan multilateral, kerja sama antara kedua 
pihak di bidang energi mencapai taraf yang sebelumnya belum pernah ada dalam 
sejarah. Rusia bersedia bersama dengan Tiongkok memperluas kerja sama energi di 
level yang lebih mendalam dan lebih luas, mendorong kerja sama menyeluruh dan 
mendorong hubungan antara kedua negara mencapai level yang baru.

 

Kemenlu Tiongkok: Olimpiade Musim Dingin Beijing Nyalakan Antusias Para 
Penggemar Olahraga Musim Dingin di Dunia
2021-11-18 10:36:24  
http://indonesian.cri.cn/20211118/79ac4a44-6aad-c799-8094-8284ab783ae7.html
Dalam jumpa pers rutin hari Rabu (17/11) kemarin, juru bicara Kementerian Luar 
Negeri Tiongkok Zhao Lijian menyatakan yakin bahwa Olimpiade Musim Dingin 
Beijing pasti akan menyalakan antusias para penggemar olahraga musim dingin 
dari seluruh dunia.

Baru-baru ini, MV lagu tema Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin 2022 yang 
berjudul “Together for a Shared Future” telah dipublikasikan dan mendapat 
tanggapan ramai dari opini dalam dan luar negeri. Menanggapi hal tersebut, 
jubir Zhao Lijian menyatakan bahwa MV tersebut menunjukkan perkembangan kota 
Beijing sebagai tuan rumah serta “Kota Olimpiade Ganda”, juga mencerminkan 
harapan masyarakat Tiongkok dalam menyambut Olimpiade Musim Dingin.

Zhao Lijian menambahkan, 79 hari lagi, Beijing akan menyelenggarakan Olimpiade 
Musim Dingin untuk yang pertama kalinya, dan menjadi kota yang telah 
menyelenggarakan Olimpiade sebanyak dua kali. Kini, berbagai persiapan sedang 
dilakukan secara tertib.

“Berbagai pertandingan dan uji coba sedang dilakukan di tiga arena pertandingan 
Olimpiade Musim Dingin Beijing. Seluruh gedung olahraga menggunakan tenaga 
listrik hijau. Emisi karbon di Olimpiade Musim Dingin Beijing akan mewujudkan 
netral karbon.

Zhao Lijian menyatakan, Tiongkok akan terus mempertahankan gagasan 
penyelenggaraan Olimpiade yang ramah lingkungan, berbagi, terbuka dan bersih, 
bersama dengan Komite Olimpiade Internasional dan berbagai negara, 
mempertunjukkan semangat Olimpiade yang “lebih bersatu”, menyumbangkan pasta 
olahraga yang sederhana, aman dan luar biasa kepada seluruh dunia, serta 
memberikan kontribusi baru demi mempopulerkan olahraga Olimpiade Musim Dingin 
dan usaha Olimpiade Internasional.



-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/8C76239BF80548B2A0AC3E0B05FC2591%40A10Live.
  

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1698300614.66828.1637283444344%40mail.yahoo.com.

Reply via email to