*Apakah dahulu kala ketika ilmu pengetahuan belum berkembang , jika terjadi
gerhana bulan atau matahari, orang  menganggap  dunia akan kiamat, maka
oleh karena itu diakan doa untuk menyelamatkan bumi dan penghuninya?
Tentang gerhana, waktu saya di kelas empat SD sudah diterangkan oleh guru.*

https://www.sinarharapan.co/kesra/read/52341/kemenag_ajak_masyarakat_shalat_gerhana



*Kemenag Ajak Masyarakat Shalat Gerhana*

Jumat , 19 November 2021 | 13:37

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mengajak masyarakat menggelar Shalat
Gerhana dan memanjatkan doa agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

"Kami mengimbau kaum Muslimin agar melakukan Shalat Gerhana. Doakan agar
pandemi ini segera berakhir. Doakan juga untuk keselamatan bangsa dan
negara," kata Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dalam keterangan tertulis
yang diterima di Jakarta, Jumat (19/11/2021).

Sebelumnya, data astronomi menyebut pada Jumat akan terjadi gerhana bulan
sebagian. Gerhana diperkirakan memasuki fase puncaknya pada pukul 16.02 WIB.

Menurut Kamaruddin, sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW., umat Islam
dianjurkan melakukan Shalat Gerhana, walaupun dalam posisi gerhana bulan
sebagian.

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir, doa, istighfar,
taubat, sedekah, dan amal-amal kebajikan lainnya. Bagi masyarakat yang akan
melaksanakan Shalat Gerhana di masjid untuk tetap memperhatikan protokol
kesehatan guna menghindari diri dari potensi terpapar Covid-19."Tentu
dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Untuk memberikan rasa aman kepada umat Islam dalam penyelenggaraan Shalat
Gerhana di masa pandemi, Kemenag telah menerbitkan Panduan Pelaksanaan
Shalat Gerhana.

Adapun panduannya yakni Shalat Gerhana di daerah yang tergolong zona merah
dan zona oranye agar dilakukan di rumah masing-masing, sementara zona hijau
dan kuning boleh di masjid/lapangan tapi dengan memperhatikan prokes.

Kemudian, Shalat Gerhana dilaksanakan sesuai tuntunan syariat, juga khutbah
diikuti oleh seluruh jamaah yang hadir. Jamaah yang hadir tidak boleh
melebihi 50 persen dari kapasitas tempat shalat, memakai masker, memastikan
suhu tubuh jamaah, dan khutbah dilaksanakan secara singkat.

Adapun bagi para lansia (lanjut usia) atau orang dalam kondisi kurang
sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, disarankan tidak
mengikuti Shalat Gerhana.(*)

Sumber Berita: Antara

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2DDydrfJy_0dzxHmjH8%2BAGKBmiEgM58R1RDuoO3MOruOQ%40mail.gmail.com.

Reply via email to