Yang Menyebut Diri Negara Mercusuar Demokrasi Justru Rentan Demokrasi
2021-12-11 14:35:59  
http://indonesian.cri.cn/20211211/834aa9b1-495d-5b63-9ffa-3729eb4341a2.htmlDalam
 konferensi pers Jumat kemarin (10/12), ada wartawan bertanya, Presiden AS Joe 
Biden pada hari pertama KTT Demokrasi menyatakan, selama 10 tahun yang lalu, 
demokrasi global dan level HAM umum terus mundur, kediktatoran dan otokratis 
mencoba memperluas daya pengaruh tehradap negara demokratik, dan mencoba 
membela kebijakan dan aksi penindasan, menghasut pemecah-belahan sosial dan 
polarisasi politik, apa komentarnya pihak Tiongkok ?

Wang Wenbin menyatakan, demokrasi adalah nilai bersama manusia, bukanlah alat 
untuk mendorong strategi geopolitik. Untuk mempertahankan status hegemonisnya, 
AS menyalahgunakan demokrasi, dengan dalih demokrasi menghasut  pemecahbelahan 
dan perlawanan, merusak sistem internasional yang menjadikan PBB sebagai 
intinya dan tata tertib internasional yang berdasarkan hukum internasional, ini 
sepenuhnya adalah tingkah laku anti demokrasi.

Wang Wenbin menunjukkan, perwujudan demokrasi hendaknya mementingkan 
keseteraan, janganlah meremehkan orang lain, hendaknya mementingkan tata hukum, 
janganlah menindas atau memaksa, hendaknya mementingkan persatuan, janganlah 
melakukan pertentangan atau konfrontasi. Negara yang menyebut dirinya sebagai 
mercusuar demokrasi malah adalah negara yang kelihatan rentannya demokrasi dan 
tingginya defisit demokrasi, ancaman terbesar bagi demokrasi global tidak 
berasal dari tempat lain justru berasal dari negara yang selalu semau-maunya 
mencampuri urusan dalam negeri negara-negara lain dan mengenakan sanksi sepihak 
dan melancarkan intervensi militer di sini sana dengan dalih demokrasi.

Wang Wenbin menekankan, fakta sudah membuktikan, tak dapat diterima untuk 
memaksakan pola demokrasi suatu negara kepada dunia. AS mencoba membagikan 
dunia sebagai dua kamp yang demokratik atau tidak demokratik menurut standar 
ala AS, terang-terangan menghasut pemecahbelahan dan konfrontasi, tingkah laku 
ini akan mendatangkan kegoncangan dan malapetaka yang lebih besar kepada dunia 
saja, pasti akan dikutuk dan ditentang keras komunitas internasional.



Kemenlu Tiongkok Tanggapi Sekjen PBB Akan Menghadiri Olimpiade Musim Dingin 
Beijing
2021-12-11 14:34:57  
http://indonesian.cri.cn/20211211/9085251d-1fdc-33e6-88b5-13b1a7cd4133.htmlDalam
 konferensi pers Jumat kemarin (10/12), ada wartawan bertanya, baru-baru ini, 
juru bicara Sekjen PBB mengatakan, Antonio Guterres akan menghadiri Olimpiade 
Musim Dingin Beijing. Presiden Perancis Macron mengatakan, Olimpiade hendaknya 
tidak dipolitisasi, pemboikotan diplomatic terhadap Olimpiade Beijing tidak ada 
maknanya. Wakil Perdana Menteri Rusia menyatakan, AS mencoba mempolitisasi 
Olimpiade Beijing, namun Olimpiade tidak akan terdampak.

Wang Wenbin menyatakan, Olimpiade Musim Dingin Beijing adalah perhelatan dan 
ajang para atlet Olimpiade Musim Dingin dan para penggemar olahraga es dan 
salju sedunia. Tak lama berselang, Majelis Umum PBB ke-76 sepakat menerima 
resolusi gencatan senjata selama masa Olimpiade Musim Dingin Beijing yang 
diajukan bersama 173 anggotanya, hal ini sepenuhnya mencerminkan dukungan kuat 
komunitas internasional terhadap Olimpiade Beijing.

Kini, semakian banyak pemerintah dan komisi Olimpiade secara terbuka menyatakan 
sikap dukungan mereka akan Olimpiade Musim Dingin Beijing. Presiden IOC Bach 
pun dengan jelas menyatakan, penyelenggaraan Olimpiade bertujuan mempersatukan 
dunia. Intervensi kekuatan politik akan menyebabkan berakhirnya Olimpiade. 
Kalau Olimpiade digunakan untuk mempersengit bentrokan dan perselisihan dunia, 
itu akan melanggar misi IOC.

Wang Wenbin menekankan, Tiongkok menyambut partisipasi atlet dan tokoh terkait 
berbagai negara dalam Olimpiade Tiongkok, bersedia bersama berbagai pihak 
mempraktekkan semangat Olimpiade yang lebih bersatu padu, dan memberi 
kontribusi baru kepada usaha Olimpiade.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/FF986DC5D4374BE28A0DDBD67595250D%40A10Live.

Reply via email to