Kemenlu Tiongkok: Pemberlakuan RCEP Adalah Kemenangan Besar Multilateralisme 
dan Perdagangan Bebas
2022-01-05 11:07:28  
http://indonesian.cri.cn/20220105/8e9354dd-433e-f8f4-b86e-df2bbff2a11f.htmlJuru 
bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin dalam jumpa pers hari 
Selasa kemarin (4/1) mengatakan bahwa  pemberlakuan resmi Perjanjian Kemitraan 
Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) adalah kemenangan besar multilateralisme 
dan perdagangan bebas.

Tanggal 1 Januari tahun 2022, RCEP secara resmi diberlakukan di 10 negara 
termasuk Tiongkok, hal ini menandai terbentuknya zona perdagangan bebas dengan 
populasi terbanyak, skala ekonomi dan perdagangan terbesar serta paling 
memiliki potensi berkembang.

Wang Wenbin menyatakan bahwa jumlah populasi, total volume ekonomi dan 
perdagangan 15 negara anggota RCEP menduduki sekitar 30% dari volume total PDB 
global, merupakan zona perdagangan bebas terbesar di dunia. Seiring dengan 
pemberlakuan resmi RCEP, proporsi produk tarif nol antara Tiongkok dengan 
ASEAN, Australia dan Selandia Baru telah meningkat secara signifikan, serta 
menuju ke target 90% perdagangan barang yang pada akhirnya akan mencapai tarif 
nol. Hal ini akan melepaskan potensi besar pertumbuhan perdagangan regional, 
dan menjadi langkah penting untuk mendorong perdagangan global, liberalisasi 
dan fasilitasi investasi.

Wang Wenbin menunjukkan bahwa mewujudkan pemulihan ekonomi dan perkembangan 
kemakmuran harus mengandalkan multilateralisme, memperluas keterbukaan dan 
menikmati bersama hasil inovasi, jika nekat melakukan prioritas diri, monopoli 
dominan dan eksklusivitas tertutup akan mendapat hasil yang berlawan dengan 
yang diharapkan.

Wang Wenbin mengatakan, pada masa pasca wabah, keterbukaan dan pengintegrasian 
adalah trend utama, multilateralisme dan memperluas keterbukaan adalah jalur 
tepat. Harus menghancurkan tembok bukanlah membentuk tembok, harus terbuka 
bukanlah isolasi, harus bergabung bukanlah memisah. Ini merupakan suara bersama 
yang dikeluarkan semua anggota negara RCEP untuk menyelesaikan masalah tata 
kelola ekonomi global.




Xi Jinping dan Sadyr Japarov Saling Ucapkan Selamat atas 
Genap 30 Tahun Penggalangan Hubungan Diplomatik Tiongkok- Kyrgyzstan
2022-01-05 13:16:51  
http://indonesian.cri.cn/20220105/629fc989-1dbc-689f-fe77-21c116385d9e.htmlPada 
tanggal 5 Januari hari ini, Presiden Xi Jinping dan Presiden Kyrgyzstan  Sadyr 
Japarov saling menyampaikan ucapan selamat dalam rangka memperingati genap 30 
tahun penggalangan hubungan diplomatik kedua negara.

Xi Jinping menunjukkan, selama 30 tahun penggalangan hubungan diplomatik, 
Tiongkok dan Kyrgyzstan selalu berpegang teguh pada prinsip saling menghormati, 
sama derajat dan saling menguntungkan, serta bekerja sama dan menang bersama, 
mendorong hubungan antara kedua negara mencapai perkembangan yang besar, 
mencapai level baru hubungan kemitraan strategis komprehensif, serta memberikan 
teladan kepada komunitas internasional dalam membangun hubungan internasional 
tipe baru. Perkembangan hubungan antara kedua negara tidak hanya 
menyejahterakan kedua negara dan kedua rakyat, tapi juga memberikan kontribusi 
untuk mendorong perdamaian dan stabilitas di Asia Tengah.

Xi Jinping menyatakan dirinya sangat mementingkan hubungan Tiongkok- 
Kyrgyzstan, bersedia bersama dengan Presiden Japarov memelihara kontak erat, 
dan menjadikan peringatan 30 tahun penggalangan hubungan diplomatik kedua 
negara sebagai titik tolak yang baru, berusaha meningkatkan kepercayaan 
strategis kedua negara, memperkuat kerja sama “Sabuk dan Jalan”, serta 
mendorong hubungan kemitraan strategis dan komprehensif Tiongkok- Kyrgyzstan ke 
tahap yang baru.

Japarov menekankan, sejak hubungan diplomatik dijalin pada 30 tahun yang lalu, 
Kyrgyzstan dan Tiongkok telah sukses membangun hubungan kemitraan strategis 
komprehensif, kerja sama kedua negara di berbagai bidang mencapai hasil yang 
dapat disaksikan oleh seluruh dunia. Pemerintah Tiongkok telah memberikan 
dukungan penting kepada Kyrgyzstan untuk melawan pandemi COVID-19 dan 
dampaknya. Japarov berterima kasih kepada Xi Jinping yang secara pribadi 
memperhatikan perkembangan hubungan kemitraan strategis komprehensif 
Kyrgyzstan-Tiongkok, dan menyatakan bahwa Kyrgyzstan bersedia bersama dengan 
Tiongkok mengembangkan lebih lanjut hubungan antara kedua negara, dengan sekuat 
tenaga memperkukuh dan memperluas kerja sama bilateral.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/DC1541901CE641E1A16A8F0895EEED56%40A10Live.

Reply via email to