Kalau ustad Somad bilang di salip ada jin kafir tidak ditangkap. Sama
halnya dengan ustad Waloni bilang injil itu palsi.

On Thu, Jan 6, 2022 at 1:07 AM Chan CT <[email protected]> wrote:

>
> *PB HMI: Cuitan Ferdinand Hutahaean 'Allahmu Lemah' Rendahkan 
> Kebhinekaan*Haris
> Fadhil - detikNews
> Kamis, 06 Jan 2022 06:47 WIB
> [image: Ferdinand Hutahaean]
> Ferdinand Hutahaean (Foto: dok detikcom)
> Jakarta - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ikut angkat
> bicara perihal polemik cuitan Ferdinand Hutahaean di Twitter. HMI menilai
> cuitan 'Allahmu lemah' Ferdinand Hutahaean tidak hanya menyakiti Umat
> Islam, melainkan juga menyakiti kebhinekaan Indonesia yang telah terajut
> dalam waktu yang sangat lama.
> "Kita semua anak bangsa sibuk menjaga dan merawat bangunan kerukunan dalam
> kebhinekaan yang diwariskan oleh para founding fathers kita. Orang ini
> malah merusaknya, memantik api perpecahan dengan nuansa SARA," kata Ketua
> Umum PB HMI Raihan Ariatama dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/1/2022).
>
> Baca juga:
> Ferdinand Hutahaean Cuit 'Allahmu Lemah', MUI: Bukti Pengetahuan Dangkal!
>
> "Bukan hanya Umat Islam yang marah dan tersakiti dengan cuitan Ferdinand.
> Tetapi, semua lapisan masyarakat yang tanpa lelah merawat Pancasila dan
> NKRI juga merasakan hal yang sama," sambungnya.
>
>
> Raihan mengatakan, citra sebagai pegiat media sosial yang selama ini
> selalu didengungkan Ferdinand tidak pantas lagi disandang. Sebab,
> menurutnya, sebagai pegiat media sosial, Ferdinand seharusnya menginspirasi
> orang untuk bijak menggunakan media sosial.
>
> "Pegiat media sosial itu meneduhkan, mewartakan kebaikan dan menginspirasi
> orang-orang untuk bijak menggunakan media sosial. Bukan malah menciptakan
> keonaran dan merusak tatanan masyarakat yang sangat plural ini," ungkap
> Raihan.
>
> "Apa yang dilakukan Ferdinand melalui cuitannya itu telah menganggap
> rendah kebhinekaan kita," tegas Raihan.
>
> Lebih lanjut, Raihan mengajak kepada semua pihak untuk memanfaatkan
> teknologi digital dalam hal-hal positif dan dengan cara-cara yang beradab.
>
> "Jangan sampai teknikalisme teknologi digital mengorbankan nilai-nilai
> kemanusiaan. Tujuan teknologi kan mempertinggi harkat dan martabat
> kemanusiaan kita. Untuk itu, transfer of knowledge dan transfer of values
> adalah satu kesatuan dalam menciptakan dan menggunakan teknologi digital
> saat ini," katanya.
>
> Baca juga:
> Polri Jelaskan Dugaan Tindak Pidana di Kasus Cuitan Ferdinand Hutahaean
>
> Sebelumnya diketahui, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama secara resmi telah
> melaporkan Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri. Laporan ini merupakan
> buntut cuitan 'Allahmu lemah' yang diposting Ferdinand di akun media
> sosialnya.
>
> Cuitan Ferdinand di akun Twitter pribadinya yang menjadi sorotan adalah 
> *'Kasihan
> sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar
> biasa maha segalanya. Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela'*.
> Kalimat tersebut dinilai menyakiti hati umat Islam.
>
> (mae/lir)
>
> Baca artikel detiknews, "PB HMI: Cuitan Ferdinand Hutahaean 'Allahmu
> Lemah' Rendahkan Kebhinekaan" selengkapnya
>
> https://news.detik.com/berita/d-5885964/pb-hmi-cuitan-ferdinand-hutahaean-allahmu-lemah-rendahkan-kebhinekaan
> .
>
> Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/5A93D0B856BF4E4B8F6E3163F9AB09C7%40A10Live
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/5A93D0B856BF4E4B8F6E3163F9AB09C7%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2Dfr0V2SxUz94wTPDFrhF-Q671sAu9pxcdMsnHVkKd1mQ%40mail.gmail.com.

Reply via email to