Tiongkok Adalah Sahabat Sejati Afrika
2022-01-11 14:56:51  
http://indonesian.cri.cn/20220111/c3f6301a-fff4-94cc-8810-8b46ff617853.htmlMenteri
 Luar Negeri Tiongkok mengadakan kunjungan ke Eritrea dan Kenya di Afrika Timur 
serta Komoro di Afrika Selatan pada tanggal 4-11 Januari. Inilah tradisi dalam 
sejarah diplomasi Tiongkok selama 32 tahun ini, destinasi kunjungan pertama 
menteri luar negeri Tiongkok pada tahun baru pasti adalah Afrika. Meskipun 
menghadapi tantangan pandemi Covid-19, kunjungan pejabat Tiongkok ke Afrika 
tetap dilaksanakan, dan hal itu memperlihatkan persahabatan yang mendalam 
antara Tiongkok dan Afrika.



Tujuan kunjungan menteri luar negeri Tiongkok ke Afrika kali ini adalah untuk 
mendorong implementasi hasil Pertemuan Tingkat Menteri ke-8 Forum Kerja Sama 
Tiongkok-Afrika dan mendukung negara-negara Afrika sedini mungkin mengatasi 
pandemi dan mewujudkan rehabilitasi ekonomi.

Ketika sejumlah negara Barat berpegang pada “Nasionalisme Vaksin”, Tiongkok 
sedapat mungkin menyediakan bantuan kepada Afrika. Dalam kunjungan kali ini, 
Tiongkok menyatakan akan menyediakan lagi 10 juta dosis vaksin kepada Kenya, 
dan membantu Komoro mewujudkan target imunisasi nasional dalam tahun ini. 
Komitmen tegas pihak Tiongkok memanifestasikan arti sahabat, mitra dan saudara 
baik yang “ringan sama dijinjing, berat sama dipikul”.



Presiden Eritrea Isaias Afwerki membantah argumentasi apa yang disebut sebagai 
“perangkap utang” Tiongkok yang digembar-gemborkan oleh Barat. Dia menekankan, 
Tiongkok tidak pernah mengintervensi urusan dalam negeri negara lain, Tiongkok 
adalah mitra pembangunan riil bagi Afrika, ia berharap Tiongkok dapat memainkan 
peranan yang lebih besar dalam proses perdamaian dan pembangunan.

Hasil bernas kerja sama Tiongkok-Afrika terus menyejahterakan rakyat Afrika. 
“Tiongkok dengan ikhlas membantu kami menyelesaikan masalah dengan tindakan 
nyata”, “Tiongkok dan kami saling menghormati dan saling memperlakukan secara 
setara”. Tidak menyertakan prasyarat politik apa pun dan tidak memaksa orang 
lain adalah prinsip Tiongkok dalam kerja sama dengan Afrika. Oleh karena 
itulah, Tiongkok sejak dahulu selalu mendatangkan persahabatan dan kepercayaan 
kepada Afrika, dan kerja sama Tiongkok-Afrika tak dapat diganggu oleh kekuatan 
eksternal mana pun.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/049ECE693B1D490180B70399DF67682E%40A10Live.

Reply via email to