*Biasanya sebuah cerita yang dibesar-besarkan dan berulang kali diulangi
bisa dipercaya orang yang mendengar. Cerita demikian bisa  dipakai untuk
kepentingan ambisi politik.*

https://intisari.grid.id/read/033016344/digembar-gemborkan-jadi-bukti-besarnya-kedigdayaan-majapahit-faktanya-nusantara-malah-tidak-mencakup-jawa-tengah-dan-jawa-timur-kok-bisa?utm_source=kompas.com&utm_medium=jaim-box


Digembar-gemborkan Jadi Bukti Besarnya Kedigdayaan Majapahit, Faktanya
'Nusantara' Malah Tidak Mencakup Jawa Tengah dan Jawa Timur, Kok Bisa?



*Khaerunisa* <https://intisari.grid.id/penulis/8610/khaerunisa> - Sabtu, 27
November 2021 | 17:40 WIB




* Intisari-Online.com* - Kerajaan Majapahit
<https://intisari.grid.id/tag/majapahit> mencapai puncak kejayaannya pada
masa pemerintahan Hayam Wuruk
<https://intisari.grid.id/tag/hayam-wuruk> (1350-1389
M).

Masa kejayaan itu tidak luput dari peran Gajah Mada
<https://intisari.grid.id/tag/gajah-mada> sebagai mahapatih yang berhasil
menumpas semua pemberontakan dan bersumpah akan menyatukan wilayah nusantara
<https://intisari.grid.id/tag/nusantara>.

Ketika Gajah Mada <https://intisari.grid.id/tag/gajah-mada> diangkat
sebagai mahapatih di masa pemerintahan Tribhuwana Tunggadewi, ia
mengucapkan sumpah yang dikenal sebagai Sumpah Palapa.

Sumpah itu pun bukan hanya sekedar diucapkan saja, tetapi menjadi misi yang
terus dijalankan Sang Mahapatih.

*Baca Juga: Gantikan Posisi Gajah Mada Sebagai Patih Amangkubumi, Gajah
Enggon Justru Membuat Majapahit Makin Jatuh hingga Berada di Ambang
Keruntuhan
<https://intisari.grid.id/read/033013758/gantikan-posisi-gajah-mada-sebagai-patih-amangkubumi-gajah-enggon-justru-membuat-majapahit-makin-jatuh-hingga-berada-di-ambang-keruntuhan>*

Sumpah Palapa berbunyi *"Lamun huwus kalah Nusantara isun amukti palapa,
lamun kalah ring gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang,
Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, Samana isun amukti palapa."*

Artinya, *"Jika telah mengalahkan Nusantara, saya (baru akan) melepaskan
puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Pahang, Dompo, Bali,
Sunda, Palembang, Tumasik, demikian saya (baru akan) melepaskan puasa."*

Dari sumpah Gajah Mada dan masa kerajaan Majapahit pula dikenal istilah
Nusantara, istilah yang kini sering digunakan untuk menyebut wilayah
Indonesia.

Indonesia meliputi wilayah dari Sabang sampai Merauke, termasuk seluruh
Pulau Jawa. Bagaimana dengan Nusantara yang dimaksud Gajah Mada?

*Baca Juga: Muncul Varian Baru Covid-19 hingga Berbagai Negara Blokir
Penerbangan dari Afrika Selatan, Sudah di Negara Mana Saja Kasus Varian
B.1.1.529 Ini Ditemukan?
<https://intisari.grid.id/read/033015997/muncul-varian-baru-covid-19-hingga-berbagai-negara-blokir-penerbangan-dari-afrika-selatan-sudah-di-negara-mana-saja-kasus-varian-b11529-ini-ditemukan>*

Dikutip dari Perundang-undangan Madjapahit (1967), nama Nusantara lahir di
masa Kerajaan Majapahit di sekitar abad ke-14.

Nusantara saat itu digunakan dalam konteks politik.

Secara politis, kawasan Nusantara terdiri dari gugusan atau rangkaian pulau
yang terdapat di antara benua Asia dan Australia, bahkan termasuk
Semenanjung Malaya.

Tetapi, sebagian Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur) justru waktu itu tak
termasuk dalam istilah Nusantara yang dimaksud Gajah Mada.

*Baca Juga: Lahir dari 'Persilangan' HIV/AIDS dengan Covid-19 Varian Delta,
Inilah Varian Omicron yang Jadi Variant of Concern Baru, Jumlah Mutasinya
Bikin Berharap Tidak Akan Terinfeksi Selamanya
<https://intisari.grid.id/read/033016096/lahir-dari-persilangan-hivaids-dengan-covid-19-varian-delta-inilah-varian-omicron-yang-jadi-variant-of-concern-baru-jumlah-mutasinya-bikin-berharap-tidak-akan-t>*

Pasalnya, wilayah Nusantara merupakan wilayah yang ingin ditaklukan oleh
kerajaan Majapahit.

Sedangkan kerajaan-kerajaan di tanah Jawa ketika itu, sudah berada langsung
di bawah pemerintahan Majapahit.

Saat itu, ada tujuh kerajaan di Pulau Jawa yang memberlakukan aturan
Majapahit, di antaranya Singasari, Daha, Kahuripan, Lasem, Matahun,
Wengker, dan Pajang.

Oleh karena itu, Nusantara digunakan untuk menyebut daerah di luar
Majapahit yang perlu ditaklukkan dan tidak termasuk Jawa Tengah-Jawa Timur.

*Baca Juga: Oarang Se-Indonesia Gak Sadar, 5 Buah Ini Ternyata Lebih
Menyehatkan Jika Dimakan Langsung Dengan Kulitnya, Kulitnya Justru Memiliki
Kandungan Mengejutkan Ini
<https://intisari.grid.id/read/033014959/oarang-se-indonesia-gak-sadar-5-buah-ini-ternyata-lebih-menyehatkan-jika-dimakan-langsung-dengan-kulitnya-kulitnya-justru-memiliki-kandungan-mengejutkan-ini>*

Nusantara terdiri dari kata nusa yang artinya pulau, yakni pulau-pulau, dan
antara yang berarti lain atau seberang.

Setelah Majapahit bubar, istilah Nusantara sempat terlupakan, lalu kembali
digunakan di abad ke-20.

Tokoh pendidikan nasional pendiri Taman Siswa, Ki Hajar Dewantara, adalah
sosok yang mempopulerkannya kembali.

Kemudian, Nusantara pun digunakan sebagai alternatif dari Nederlandsch
Oost-Indie atau Hindia Belanda.

*Baca Juga: Raja Majapahit pun Sampai Melongo Kala Pendekar Jagoannya
Dipermalukan, Inilah Hang Tuah, Pesilat Terbaik Melayu yang
Pengkhianatannya Picu Kematian Ribuan Nyawa
<https://intisari.grid.id/read/033015538/raja-majapahit-pun-sampai-melongo-kala-pendekar-jagoannya-dipermalukan-inilah-hang-tuah-pesilat-terbaik-melayu-yang-pengkhianatannya-picu-kematian-ribuan-nyawa>*

(*)

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2AqF0ZjeTVoFTQ1LLjNsPr1k%2B%3Dv8rcL7zuhK2s%3D9fmaNA%40mail.gmail.com.

Reply via email to