Seharusnya....Negara itu ibarat punya Anak... Sekolah itu harusnya free......Dan Di kasih Makan....otak berkembang...Sistim yang ada pendidikan....Mahal...kurang Makan...otak bantat.... Jaman saya Sekolah....mahasiswa ITB..unpad...banyak yang kost Di perkampungan...sekitar Taman Sari...Dago Atas... Makan rebus kangkung dengan rendeman ikan Asin....Ada juga kantin...GmKI.... Bubur Bulgur dengan susu..ribut bulgur makanan Kuda...Dari AS......Hamengku Buwono jugs punya perusahaan pengecoran.... Kalu tidak ada jiwa dagang....bakat...Juga industri dasar....Ga mungkin bersaing....VOC datang Ke Indonesia...karena hasil bumi... agrarian society.....Mau Jadi industrialis? Sent from Rogers Yahoo Mail on Android On Tue., Feb. 15, 2022 at 12:10 a.m., kh djie<[email protected]> wrote: Dulu di zaman bung Karno, sudah dimulai mempelajari metallurgi di luar negeridan Krakatau Steel dibangun. Habis itu dalam puluhan tahun tidak banyakperubahan. Jokowi terpaksa harus blitzkrieg kerjanya, kalau tidak Indonesiaakan makin ketinggalan. Menteri Airlangga cepat bertindak, tidak tunggu persiapantenaga kerja yang harus dididik dulu dari sekolah yang dibangun oleh kementeriann pendidikan.Ia langsung membangun sekolah yang diperlukan dengan dana kementerian perindustrian,dengan bantuan pengajarnya dari kementerian pendidikan.Ini lain sekali dengan cara Singapore dulu. Bangun dulu sekolah teknikelektronika,dan waktu mendekati ujian terakhir, penasehatnya orang Belanda baru menghubungiPhillips menganjurkan buka pabrikelektronika di Singapore, karena sebentar lagi akantersedia tenaga murah bermutu tinggi di sana. Kalau tidak pasti akan dimasuki Jepang.Phillips dengari nasehat itu, dan bangun paberik di Singapore.
Op ma 14 feb. 2022 om 23:54 schreef BILLY GUNADIE <[email protected]>: Yang pegang kontrak paling dikit wang denger..... Sent from Rogers Yahoo Mail on Android On Mon., Feb. 14, 2022 at 3:05 p.m., Sunny ambon<[email protected]> wrote: Agaknya Indonesia paling rendah menghasilkan insiyur bila dibandingkan dengan negara-negara lain seperti singapura, thailand dan viet nam. Tidak ekspor biji nickel,, tetapi undang modal luar untuk hilirisasi, jadi apa bedanya dengan larangan ekspor. Keuntungannya? On Mon, Feb 14, 2022 at 7:40 PM 'j.gedearka' via GELORA45 <[email protected]> wrote: https://www.antaranews.com/berita/2702701/bi-sebut-hilirisasi-sumber-daya-mineral-perkuat-struktur-ekonomi?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=top_news BI sebut hilirisasi sumber daya mineral perkuat struktur ekonomi Senin, 14 Februari 2022 16:07 WIB Ilustrasi - Pekerja memeriksa biji nikel di smelter feronikel milik PT Aneka Tambang (ANTAM) di Pomala, Kolaka, Sulawesi Tenggara. ANTARA/REUTERS/Yusuf Ahmad/aa. Jakarta (ANTARA) - Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengatakan hilirisasi sumber daya mineral dapat memperkuat struktur ekonomi Indonesia untuk memastikan keberlanjutan dan inklusivitas pemulihan dari dampak COVID-19. Hilirisasi sumber daya mineral diperlukan karena tiga alasan utama, kata Dody dalam webinar "Bergeser ke Industri Bernilai Tambah Lebih Tinggi" yang dipantau di Jakarta, Senin, yakni yang pertama, pembentukan industri hilir akan menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi, sehingga mendukung ekspor dan menjadikan Indonesia lebih terhubung dengan rantai nilai global. Selanjutnya yang kedua yaitu penciptaan industri hilir akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk manufaktur impor bernilai tambah lebih tinggi. "Yang terakhir, pengembangan industri dengan nilai tambah yang lebih tinggi akan mengaitkan industri besar dengan industri pendukung di dalam negeri, sehingga mencapai pertumbuhan yang lebih inklusif," imbuhnya. Ketiga alasan utama tersebut mendasari kebijakan ekspor bahan baku yang telah diterapkan sejak tahun 2020. Ke depan, hilirisasi sumber daya mineral juga akan mendukung transisi menuju kegiatan ekonomi yang lebih hijau. "Ini mengingat produk industri hilirisasi seperti nikel merupakan masukan utama untuk produk yang mendukung transisi hijau" katanya. Karena itu pemerintah terus menjadikan hilirisasi industri sumber daya mineral sebagai prioritas karena potensinya yang besar, termasuk terkait ketersediaan di Indonesia. "Potensi tersebut juga datang dari komitmen kuat pemerintah dengan menyediakan sejumlah insentif dan potensi permintaan terhadap produk industri hilir mulai dari kendaraan listrik hingga produk energi hijau," katanya. Baca juga: Presiden lepas ekspor perdana "smelter grade" alumina Baca juga: Pemerintah akan fokus sasar hilirasi kejar target investasi 2022 Baca juga: Luhut: larangan ekspor bijih nikel dipercepat untuk tarik investasi Pewarta: Sanya Dinda Susanti Editor: Biqwanto Situmorang COPYRIGHT © ANTARA 2022 TAGS: BI Bank Indonesia G20 -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220214194016.fda6b527b89ef0b601d8a0cc%40upcmail.nl. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2AtYrKBfMX6RQ_02PBP8FqsS-Eag1zzGWUMxKPWt2ioug%40mail.gmail.com. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1787857874.954998.1644879250629%40mail.yahoo.com. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8tavj1Bt7Kk5GNOgDi7268%3DJ_wTYnKXfp5hsWQfVRGQaNT_Q%40mail.gmail.com. -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1272125782.1031345.1644925787728%40mail.yahoo.com.
