Ooouh, kalau begitu ada KESALAHAN pemerintah yang berkuasa dalam mengatur SDM, 
... TIDAK menggunakan tenaga seseorang sesuai kemampuan dan keahlian nya, ...! 
Disini kekurangan tenaga ahli disana tenaga ahli tidak digunakan sebagaimana 
mestinya!

Dimasa ORBA lebih parah lagi, begitu banyak tenaga ahli khususnya mahasiswa 
lulusan negara sosialisme seperti Soviet dan RRT ditangkapi, dipenjarakan 
bahkan dibuang ke P. Buru belasan tahun! Entah berapa ratus mahasiswa yang 
dikirim masa Soekarno menuntut keahlian di luarnegeri, setelah lulus juga 
dibiarkan mengembara diluarnegeri, ...



From: BILLY GUNADIE 
Sent: Tuesday, February 15, 2022 11:11 AM
To: [email protected] ; [email protected] ; j.gedearka 
Cc: GELORA45 ; Sahala Silalahi 
Subject: Re: [GELORA45] BI sebut hilirisasi sumber daya mineral perkuat 
struktur ekonomi

Bukan kurang....... Kurang lapangan pekerjaan.... 
Ada kemenakan cum laude ITB...sipil... lulusan Australia master...
Sekarang kerja Di Bank...
Juga cucu kemenakan ..pertambangan ITB ...kerja Di Bank ..
Ini yang saya tau ....


Sent from Rogers Yahoo Mail on Android


  On Mon., Feb. 14, 2022 at 7:51 p.m., Chan CT
  <[email protected]> wrote:
  Kalau saja Indonesia merasa masih kekurangan insinyur, yaaa harus percepat 
langkah mencetak insinyur-insinyur yang dibutuhkan! Memberi beasiswa lebih 
banyak pada pemuda-pemudi untuk mengejar ilmu baik di Indonesia maupun 
keluarnegeri, ...!

  Tapi, yang lebih PENTING kesadaran BERDIKARI harus ditancapkan kuat-kuat 
dibenak pejabat-pejabat yang bertugas menangani pembangunan hilirisasi sumber 
daya mineral itu, ... Menggunakan kesempatan investasi modal-asing yang 
dijalankan itu untuk BELAJAR mengerjakan sendiri, baik manajeman maupun 
teknologinya, ...! Tanpa ada tekad BERDIKARI, dan hanya mengejar keuntungan 
bagi kantong sendiri saja, sampai kapanpun akan tetap jadi bangsa kuli!



  From: BILLY GUNADIE 
  Sent: Tuesday, February 15, 2022 6:54 AM
  To: [email protected] ; j.gedearka 
  Cc: GELORA45 ; Sahala Silalahi 
  Subject: Re: [GELORA45] BI sebut hilirisasi sumber daya mineral perkuat 
struktur ekonomi

  Yang pegang kontrak paling dikit wang denger.....


  Sent from Rogers Yahoo Mail on Android


    On Mon., Feb. 14, 2022 at 3:05 p.m., Sunny ambon
    <[email protected]> wrote:
    Agaknya Indonesia paling rendah menghasilkan insiyur bila dibandingkan 
dengan negara-negara lain seperti singapura, thailand dan viet nam. Tidak 
ekspor biji nickel,, tetapi undang modal luar untuk hilirisasi, jadi apa 
bedanya dengan larangan ekspor. Keuntungannya?

    On Mon, Feb 14, 2022 at 7:40 PM 'j.gedearka' via GELORA45 
<[email protected]> wrote:



      
https://www.antaranews.com/berita/2702701/bi-sebut-hilirisasi-sumber-daya-mineral-perkuat-struktur-ekonomi?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=top_news




      BI sebut hilirisasi sumber daya mineral perkuat struktur ekonomi

      Senin, 14 Februari 2022 16:07 WIB

      Ilustrasi - Pekerja memeriksa biji nikel di smelter feronikel milik PT 
Aneka Tambang (ANTAM) di Pomala, Kolaka, Sulawesi Tenggara. 
ANTARA/REUTERS/Yusuf Ahmad/aa.
      Jakarta (ANTARA) - Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo 
mengatakan hilirisasi sumber daya mineral dapat memperkuat struktur ekonomi 
Indonesia untuk memastikan keberlanjutan dan inklusivitas pemulihan dari dampak 
COVID-19.

      Hilirisasi sumber daya mineral diperlukan karena tiga alasan utama, kata 
Dody dalam webinar "Bergeser ke Industri Bernilai Tambah Lebih Tinggi" yang 
dipantau di Jakarta, Senin, yakni yang pertama, pembentukan industri hilir akan 
menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi, sehingga mendukung ekspor dan 
menjadikan Indonesia lebih terhubung dengan rantai nilai global.

      Selanjutnya yang kedua yaitu penciptaan industri hilir akan mengurangi 
ketergantungan Indonesia terhadap produk manufaktur impor bernilai tambah lebih 
tinggi.

      "Yang terakhir, pengembangan industri dengan nilai tambah yang lebih 
tinggi akan mengaitkan industri besar dengan industri pendukung di dalam 
negeri, sehingga mencapai pertumbuhan yang lebih inklusif," imbuhnya.

      Ketiga alasan utama tersebut mendasari kebijakan ekspor bahan baku yang 
telah diterapkan sejak tahun 2020. Ke depan, hilirisasi sumber daya mineral 
juga akan mendukung transisi menuju kegiatan ekonomi yang lebih hijau.

      "Ini mengingat produk industri hilirisasi seperti nikel merupakan masukan 
utama untuk produk yang mendukung transisi hijau" katanya.

      Karena itu pemerintah terus menjadikan hilirisasi industri sumber daya 
mineral sebagai prioritas karena potensinya yang besar, termasuk terkait 
ketersediaan di Indonesia.

      "Potensi tersebut juga datang dari komitmen kuat pemerintah dengan 
menyediakan sejumlah insentif dan potensi permintaan terhadap produk industri 
hilir mulai dari kendaraan listrik hingga produk energi hijau," katanya.

      Baca juga: Presiden lepas ekspor perdana "smelter grade" alumina
      Baca juga: Pemerintah akan fokus sasar hilirasi kejar target investasi 
2022
      Baca juga: Luhut: larangan ekspor bijih nikel dipercepat untuk tarik 
investasi


      Pewarta: Sanya Dinda Susanti
      Editor: Biqwanto Situmorang
      COPYRIGHT © ANTARA 2022

          TAGS:
          BI
          Bank Indonesia
          G20








      -- 
      Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari 
Google Grup.
      Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, 
kirim email ke mailto:gelora1945%[email protected].
      Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220214194016.fda6b527b89ef0b601d8a0cc%40upcmail.nl.

    -- 
    Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
    Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, 
kirim email ke [email protected].
    Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2AtYrKBfMX6RQ_02PBP8FqsS-Eag1zzGWUMxKPWt2ioug%40mail.gmail.com.

  -- 
  Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
  Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
  Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1787857874.954998.1644879250629%40mail.yahoo.com.
 

  -- 
  Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
  Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
  Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
  
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/C4F9DBB5883F46A7B40B8B2F221D021F%40A10Live
 
  .

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/201418353.985318.1644894687176%40mail.yahoo.com.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/FD4185C8A8DE4EDAA2EEA6094E7B0BE4%40A10Live.

Reply via email to