Waktu Lukman Hakim S. menjabat menteri agama, beliau katakan sedang
dipersiapkan 5.000,-- PhD. Ditambahkan bahwa dengan para PhD ini akan
menambah kemajuan NKRI. Tidak dijelaskan bidan apa yang para PhD tsb
kuasai, tetapi dapat diduga kalau Kemenag persiapkan, pasti adalah ilmu
langitan, jedi tentu saja akan banyak faedah ke dan di dunia seberang.
Jadi  jangan ragu hilir dan hulu semua jadi satu.

On Tue, Feb 15, 2022 at 2:42 PM BILLY GUNADIE <[email protected]>
wrote:

> Namanya juga pemerintah....tukang merintah.....merintah ketololan....biar
> pada tolol (yang 60%..yang 30% rada tolol )..... poverty line...diukur cuma
> 11,000an Rp per orang per Hari....
>
>
> Sent from Rogers Yahoo Mail on Android
> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>
>
> On Tue., Feb. 15, 2022 at 7:20 a.m., Chan CT
> <[email protected]> wrote:
> Ooouh, kalau begitu ada KESALAHAN pemerintah yang berkuasa dalam mengatur
> SDM, ... TIDAK menggunakan tenaga seseorang sesuai kemampuan dan keahlian
> nya, ...! Disini kekurangan tenaga ahli disana tenaga ahli tidak digunakan
> sebagaimana mestinya!
>
> Dimasa ORBA lebih parah lagi, begitu banyak tenaga ahli khususnya
> mahasiswa lulusan negara sosialisme seperti Soviet dan RRT ditangkapi,
> dipenjarakan bahkan dibuang ke P. Buru belasan tahun! Entah berapa ratus
> mahasiswa yang dikirim masa Soekarno menuntut keahlian di luarnegeri,
> setelah lulus juga dibiarkan mengembara diluarnegeri, ...
>
>
>
> *From:* BILLY GUNADIE
> *Sent:* Tuesday, February 15, 2022 11:11 AM
> *To:* [email protected] ; [email protected] ; j.gedearka
> *Cc:* GELORA45 ; Sahala Silalahi
> *Subject:* Re: [GELORA45] BI sebut hilirisasi sumber daya mineral perkuat
> struktur ekonomi
>
> Bukan kurang....... Kurang lapangan pekerjaan....
> Ada kemenakan cum laude ITB...sipil... lulusan Australia master...
> Sekarang kerja Di Bank...
> Juga cucu kemenakan ..pertambangan ITB ...kerja Di Bank ..
> Ini yang saya tau ....
>
> Sent from Rogers Yahoo Mail on Android
> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>
>
> On Mon., Feb. 14, 2022 at 7:51 p.m., Chan CT
> <[email protected]> wrote:
> Kalau saja Indonesia merasa masih kekurangan insinyur, yaaa harus percepat
> langkah mencetak insinyur-insinyur yang dibutuhkan! Memberi beasiswa lebih
> banyak pada pemuda-pemudi untuk mengejar ilmu baik di Indonesia maupun
> keluarnegeri, ...!
>
> Tapi, yang lebih PENTING kesadaran BERDIKARI harus ditancapkan kuat-kuat
> dibenak pejabat-pejabat yang bertugas menangani pembangunan hilirisasi
> sumber daya mineral itu, ... Menggunakan kesempatan investasi modal-asing
> yang dijalankan itu untuk BELAJAR mengerjakan sendiri, baik manajeman
> maupun teknologinya, ...! Tanpa ada tekad BERDIKARI, dan hanya mengejar
> keuntungan bagi kantong sendiri saja, sampai kapanpun akan tetap jadi
> bangsa kuli!
>
>
>
> *From:* BILLY GUNADIE
> *Sent:* Tuesday, February 15, 2022 6:54 AM
> *To:* [email protected] ; j.gedearka
> *Cc:* GELORA45 ; Sahala Silalahi
> *Subject:* Re: [GELORA45] BI sebut hilirisasi sumber daya mineral perkuat
> struktur ekonomi
>
> Yang pegang kontrak paling dikit wang denger.....
>
> Sent from Rogers Yahoo Mail on Android
> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>
>
> On Mon., Feb. 14, 2022 at 3:05 p.m., Sunny ambon
> <[email protected]> wrote:
> Agaknya Indonesia paling rendah menghasilkan insiyur bila dibandingkan
> dengan negara-negara lain seperti singapura, thailand dan viet nam. Tidak
> ekspor biji nickel,, tetapi undang modal luar untuk hilirisasi, jadi apa
> bedanya dengan larangan ekspor. Keuntungannya?
>
> On Mon, Feb 14, 2022 at 7:40 PM 'j.gedearka' via GELORA45 <
> [email protected]> wrote:
>
>
>
>
> https://www.antaranews.com/berita/2702701/bi-sebut-hilirisasi-sumber-daya-mineral-perkuat-struktur-ekonomi?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=top_news
>
>
>
>
> BI sebut hilirisasi sumber daya mineral perkuat struktur ekonomi
>
> Senin, 14 Februari 2022 16:07 WIB
>
> Ilustrasi - Pekerja memeriksa biji nikel di smelter feronikel milik PT
> Aneka Tambang (ANTAM) di Pomala, Kolaka, Sulawesi Tenggara.
> ANTARA/REUTERS/Yusuf Ahmad/aa.
> Jakarta (ANTARA) - Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo
> mengatakan hilirisasi sumber daya mineral dapat memperkuat struktur ekonomi
> Indonesia untuk memastikan keberlanjutan dan inklusivitas pemulihan dari
> dampak COVID-19.
>
> Hilirisasi sumber daya mineral diperlukan karena tiga alasan utama, kata
> Dody dalam webinar "Bergeser ke Industri Bernilai Tambah Lebih Tinggi" yang
> dipantau di Jakarta, Senin, yakni yang pertama, pembentukan industri hilir
> akan menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi, sehingga mendukung ekspor
> dan menjadikan Indonesia lebih terhubung dengan rantai nilai global.
>
> Selanjutnya yang kedua yaitu penciptaan industri hilir akan mengurangi
> ketergantungan Indonesia terhadap produk manufaktur impor bernilai tambah
> lebih tinggi.
>
> "Yang terakhir, pengembangan industri dengan nilai tambah yang lebih
> tinggi akan mengaitkan industri besar dengan industri pendukung di dalam
> negeri, sehingga mencapai pertumbuhan yang lebih inklusif," imbuhnya.
>
> Ketiga alasan utama tersebut mendasari kebijakan ekspor bahan baku yang
> telah diterapkan sejak tahun 2020. Ke depan, hilirisasi sumber daya mineral
> juga akan mendukung transisi menuju kegiatan ekonomi yang lebih hijau.
>
> "Ini mengingat produk industri hilirisasi seperti nikel merupakan masukan
> utama untuk produk yang mendukung transisi hijau" katanya.
>
> Karena itu pemerintah terus menjadikan hilirisasi industri sumber daya
> mineral sebagai prioritas karena potensinya yang besar, termasuk terkait
> ketersediaan di Indonesia.
>
> "Potensi tersebut juga datang dari komitmen kuat pemerintah dengan
> menyediakan sejumlah insentif dan potensi permintaan terhadap produk
> industri hilir mulai dari kendaraan listrik hingga produk energi hijau,"
> katanya.
>
> Baca juga: Presiden lepas ekspor perdana "smelter grade" alumina
> Baca juga: Pemerintah akan fokus sasar hilirasi kejar target investasi 2022
> Baca juga: Luhut: larangan ekspor bijih nikel dipercepat untuk tarik
> investasi
>
>
> Pewarta: Sanya Dinda Susanti
> Editor: Biqwanto Situmorang
> COPYRIGHT © ANTARA 2022
>
>     TAGS:
>     BI
>     Bank Indonesia
>     G20
>
>
>
>
>
>
>
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari
> Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke mailto:gelora1945%[email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220214194016.fda6b527b89ef0b601d8a0cc%40upcmail.nl
> .
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2AtYrKBfMX6RQ_02PBP8FqsS-Eag1zzGWUMxKPWt2ioug%40mail.gmail.com
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2AtYrKBfMX6RQ_02PBP8FqsS-Eag1zzGWUMxKPWt2ioug%40mail.gmail.com?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1787857874.954998.1644879250629%40mail.yahoo.com
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1787857874.954998.1644879250629%40mail.yahoo.com?utm_medium=email&utm_source=footer>.
>
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
>
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/C4F9DBB5883F46A7B40B8B2F221D021F%40A10Live
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/C4F9DBB5883F46A7B40B8B2F221D021F%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/201418353.985318.1644894687176%40mail.yahoo.com
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/201418353.985318.1644894687176%40mail.yahoo.com?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2A3MNzUeyQkpDMpOn5GaAbWdRicMWmjqcd1uwXt7FhDag%40mail.gmail.com.

Reply via email to