https://inet.detik.com/science/d-5945471/kubah-kiamat-tambah-jenis-tanaman-untuk-bahan-pangan-masa-depan



 Kubah Kiamat Tambah Jenis Tanaman untuk Bahan Pangan Masa Depan

Rachmatunnisa - detikInet

Rabu, 16 Feb 2022 22:05 WIB
1 komentar
SHARE
URL telah disalin
Kubah Kiamat
Gudang benih di Kubah Kiamat untuk bahan pangan masa depan. Foto: IFL Science
Jakarta -

Doomsday Vault atau Kubah Kiamat membuka pintunya lebar-lebar untuk menerima 
kiriman dari bank gen minggu ini. Bangunan raksasa yang didirikan di lanskap 
Arktik ini adalah tempat Svalbard Global Seed Vault yang menjadi rumah bagi 
koleksi keanekaragaman hayati pertanian terbesar di dunia.

Kubah Kiamat dibuat untuk mengamankan sumber pangan dunia di masa depan dengan 
menawarkan penyimpanan gen benih dari seluruh dunia yang diklaim aman, gratis, 
dan bersifat jangka panjang untuk persiapan jika terjadi kiamat akibat bencana 
alam dan rusaknya lingkungan.
Baca juga:
Bumi Dibuatkan "Black Box" Buat Rekam Penyebab Kiamat

Dikutip dari Reuters, benih yang berlimpah ini baru datang dari bank gen dari 
Sudan, Uganda, Selandia Baru, Jerman, dan Lebanon. Kedatangan benih-benih ini 
akan menambah koleksi yang sudah ada lebih dari 1,1 juta sampel benih yang 
mewakili sekitar 6.000 spesies tanaman.

Lemari besi di dalam kubah hanya dibuka beberapa kali setiap tahun dalam upaya 
melindungi isinya dari kontaminasi dunia luar. Dengan demikian, pengiriman 
berikutnya ini merupakan entri yang menarik dalam catatan Svalbard Global Seed 
Vault.

Varietas yang diperkirakan bergabung dengan koleksi benih yang sudah ada antara 
lain termasuk millet, sorgum, dan gandum yang akan berfungsi sebagai persediaan 
cadangan untuk bank gen asli. Terlepas dari sebutannya yang berbau ala film 
fiksi ilmiah, kubah ini sebagian besar berfokus pada pemeliharaan keragaman 
genetik tanaman untuk memastikan pasokan makanan dunia di masa depan.

Penambahan jenis gandum terbaru ke lemari Kubah Kiamat akan sangat penting 
karena merupakan salah satu dari tiga tanaman utama yang menghasilkan lebih 
dari 40% kalori dunia. Dua lainnya adalah jagung dan beras.

"Meskipun mungkin ada peran gudang benih jika terjadi bencana global, nilainya 
dianggap lebih fokus dalam menyediakan cadangan untuk koleksi individu jika 
sampel asli, dan duplikatnya di bank gen konvensional, hilang karena bencana 
alam, konflik manusia, perubahan kebijakan, salah urus, atau keadaan lainnya," 
demikian keterangan yang tertulis di website Svalbard Global Seed Vault.
Baca juga:
Penampakan Bungker 'Anti-Kiamat' yang Super Mewah

Konon, brankas persiapan kiamat ini bukan satu-satunya tempat berlindung yang 
aman bagi spesies botani Bumi jika terjadi sesuatu. Ide tersebut bahkan 
mengilhami para peneliti dari University of Arizona berpikir tentang gudang 
untuk pasokan logistik kehidupan yang ditempatkan di Bulan. Apakah mungkin?


Simak Video "Penampakan Bungker 'Anti-Kiamat' yang Super Mewah"

(rns/rns)
kubah kiamat
kiamat
bunker kiamat

Baca artikel detikinet, "Kubah Kiamat Tambah Jenis Tanaman untuk Bahan Pangan 
Masa Depan" selengkapnya 
https://inet.detik.com/science/d-5945471/kubah-kiamat-tambah-jenis-tanaman-untuk-bahan-pangan-masa-depan.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/






-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220216200924.50273314cf5df346e5adfc05%40upcmail.nl.

Reply via email to