Orang itu ya, kalau sudah berpihak kepada sang penguasa, tapi malu untuk mengakuinya dengan terang-terangan, maka dicarilah berbagai alasan untuk menyalahkan rakyat yang menentang penguasa demi membenarkan sikapnya yang menjilat penguasa. Seberingas-beringasnya para demonstran, paling banter bias melempar batu, membakar ban mobil, persis seperti yang dilakukan rakyat Palestina. Mereka menutup mata kepada apparat militer yang dipersenjatai sampai giginya! Anjing budukan STT lebih-lebih lagi pengabdiannya kepada sang penguasa baik di china maupun di Indonesia. Pasang poster ‘aku pejuang’ pun menjadi sasaran serangan membutanya. Seruan “Lawan” pun tidak dia benarkan lagi! Maunya tentu rakyat nunduk-nunduk, kowtow, monggo, silahkan juragan, menurut apa kata dan keinginan para penguasa, walaupun mata pencaharian terancam hilang!
Bukan hanya di Wadas orang memprotes pertambangan, di Sulawesi pun orang menentang pertambangan!! “Senjata” para demonstran batu. Satu orang mati kena tembakan apparat militer.. Si anjijng budukan bias berargumentasi: “salah sendiri, ngapain ikut berdemo?” Sungguh tinggi kemanusiawian para apparat militer penguasa dan anjing budukan STT!! https://youtu.be/tQAiYg3sk-4 Sent from Mail for Windows -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/529061994.702567.1645116981827%40yahoo.com.
