Inspirasi Kunjungan Richard Nixon ke Tiongkok bagi Hubungan Tiongkok dan AS Saat Ini 2022-02-22 14:22:52 https://indonesian.cri.cn/2022/02/22/ARTIa0eJobYlWQbdzarxgMGL220222.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.5Tanggal 21 Februari adalah HUT ke-50 kunjungan Richard Nixon ke Tiongkok sebagai pemecah ketegangan situasi kedua negara. Terkait hal tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin dalam konferensi pers hari Senin kemarin (21/02) menunjukkan, AS diharapkan dapat bersama dengan Tiongkok menyerap pengalaman dan kecerdasan sejarah 50 tahun yang lalu, mewarisi dan mengembangkan semangat Komunike Shanghai, bersama-sama mendorong hubungan Tiongkok dan AS kembali ke jalur yang sehat, stabil, dan berkembang.
Wang Wenbin menyatakan, kini penyebab pokok masalah hubungan Tiongkok-AS adalah adanya sejumlah orang AS yang mempunyai kesalahpahaman serius terhadap Tiongkok, menjadikan Tiongkok sebagai lawan dan saingan strategis utama bahkan musuh imajiner serta melakukan pencegatan secara menyeluruh. Wang Wenbin menekankan, perkembangan Tiongkok bertujuan agar rakyat Tiongkok menempuh kehidupan yang lebih indah, bukannya menantang atau menggantikan AS, AS tidak seharusnya mengupayakan pengubahan bahkan penindasan terhadap Tiongkok. Kepentingan bersama Tiongkok dan AS jauh lebih besar daripada perselisihan, kedua pihak akan memperoleh keuntungan jika bekerja sama, tapi akan mengalami kerugian jika bertentangan. Kemlu Tiongkok: Dua Perusahaan Militer AS Bakal Dikenakan Sanksi 2022-02-22 10:58:26 Seputar rencana penjualan senjata pihak AS kepada Taiwan senilai US$100 juta, jubir Kemlu Tiongkok Wang Wenbin dalam jumpa pers hari Senin kemarin (21/2) menyatakan, demi memelihara kedaulatan dan kepentingan keamanan Tiongkok, berdasarkan peraturan terkait “UU Anti Sanksi Asing”, pemerintah Tiongkok memutuskan untuk menjatuhkan sanksi sebagai tindakan balasan kepada Perusahaan Lockheed Martin dan Raytheon Technologies, yang menjual senjata kepada Daerah Taiwan Tiongkok dalam waktu jangka panjang. Wang Wenbin menekankan, “tindakan AS yang menjual senjata kepada daerah Taiwan Tiongkok dengan serius melanggar Prinsip Satu Tiongkok dan Tiga Komunike Bersama Tiongkok-AS, lebih-lebih peraturan Komunike ‘17 Agustus’, dengan serius merugikan kedaulatan dan kepentingan keamanan Tiongkok, serta merugikan hubungan Tiongkok-AS dan kestabilan perdamaian Selat Taiwan, pihak Tiongkok menentang tegas dan mengecam keras hal tersebut. Tiongkok kembali mendesak pemerintah AS dan pihak terkait untuk secara ketat menaati Prinsip Satu Tiongkok dan Tiga Komunike Bersama Tiongkok-AS, menghentikan penjualan senjata dan hubungan militer dengan Taiwan. Pihak Tiongkok akan terus mengambil segala tindakan yang diperlukan menurut perkembangan situasi untuk dengan teguh memelihara kedaulatan dan kepentingan keamanan sendiri.” -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/89CE730C07F3426199DEA9BA49D92436%40A10Live.
