Momen-momen Tak Terlupakan Saat Xi Jinping dan Para Anggota MPPR Bermusyawarah 
Soal Pemerintahan Negara
2022-03-03 15:19:45    
https://indonesian.cri.cn/2022/03/03/ARTIdnatthBanYRMz5XJyzVW220303.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.10Sidang
 ke-5 Dewan Nasional ke-13 Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat Tiongkok 
(MPPR) akan dibuka pada hari Jumat besok (4/3). Dalam waktu sembilan tahun yang 
lalu, setiap saat menjelang pembukaan MPPR, Xi Jinping selalu menyempatkan diri 
untuk menengok para anggota MPPR dan bersama mereka membahas urusan-urusan 
penting negara. 

Xi Jinping pernah menengok para anggota dari 20 fraksi dan menghadiri 
diskusi-diskusi panel gabungan MPPR. Dari kebijakan negara hingga kesejahteraan 
masyarakat, Xi Jinping dan para anggota MPPR telah melakukan banyak interaksi 
dan meninggalkan momen-momen tak terlupakan.

Pada tanggal 4 Maret 2013, Xi Jinping menghadiri diskusi para anggota MPPR yang 
berasal dari kalangan ilmuwan. Setelah mendengarkan pendapat mereka tentang 
perkembangan usaha iptek, Xi Jinping memaparkan pandangannya tentang penerapan 
strategi pembangunan berbasis inovasi. Ia menegaskan, Tiongkok tidak mempunyai 
pilihan lain selain menempuh jalan inovasi mandiri untuk menghadapi persaingan 
global yang sengit.

Tiongkok adalah negara besar dengan 56 etnis, dan nyata sekali bahwa persatuan 
antar etnis adalah hal yang sangat penting. Dalam Sidang KRN dan Sidang MPPR 
tahun 2014, Xi Jinping mengadakan pertemuan dengan 100 lebih anggota MPPR dari 
52 etnis. Dalam diskusinya dengan mereka, Xi Jinping terus mengajukan 
pertanyaan kepada seorang anggota MPPR dari delegasi Xinjiang seputar 
ketenagakerjaan mahasiswa etnis minoritas di daerah Xinjiang. 

“Apakah sebagian besar lulusan sudah kembali bekerja di Xinjiang?” “Seberapa 
besar proporsinya?” “Berapa jumlah murid yang lulus setiap tahun?” “Apakah 
sebagian besar dari mereka sudah pulang?”

Xi Jinping menitipkan harapannya kepada para anggota MPPR agar berperan sebagai 
penasihat dalam pengambilan kebijakan negara seputar pekerjaan etnis minoritas 
dalam situasi yang baru. Ia menekankan perlunya mempercepat perkembangan 
ekonomi dan sosial di daerah yang penduduk etnis minoritasnya padat, agar 
masyarakat setempat dapat terus memperoleh manfaatnya.

Dari sekian fraksi anggota MPPR, Komite Revolusioner Partai Kuomintang, Taimeng 
dan Tailian sejak lama bergabung dalam upaya mendorong perkembangan damai 
antara kedua tepi Selat Taiwan. Dalam sidang MPPR 2015, Xi Jinping menghadiri 
diskusi gabungan ketiga organisasi tersebut dan melakukan pertukaran yang ramah 
dengan mereka mengenai hubungan lintas selat.

Xi Jinping pernah memangku jabatan tertinggi di Provinsi Fujian yang memiliki 
jarak terdekat dengan Taiwan selama 17 tahun, dan memiliki banyak koneksi 
dengan sahabat-sahabat Taiwan. Ia mengatakan, mengusahakan kesejahteraan 
saudara-saudara setanah air kedua sisi Selat Taiwan adalah titik tolak dan 
landasan dalam pengembangan hubungan kedua sisi selat.

“Kami bersedia memahami pikiran para saudara setanah air Taiwan, bersedia 
berbagi peluang pembangunan dengan saudara-saudara setanah air Taiwan, dan 
bersedia menyediakan panggung bagi para pemuda Taiwan yang berbakat.”

Para anggota MPPR dari berbagai fraksi mempunyai representasi yang luas. Dari 
tahun 2013 hingga sekarang, Xi Jinping telah melakukan konsultasi dengan para 
anggota MPPR dari 20 fraksi untuk mendengarkan masukan mereka terutama terkait 
kesejahteraan rakyat.



-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/E54A211DB651478AA501DE8C70510594%40A10Live.

Reply via email to