Ga usah cari fakta...lempar batu sembunyi tangan itu kerjaan AS..Contoh G30S 
...Gestok..... 

Sent from Rogers Yahoo Mail on Android 
 
  On Fri., Mar. 4, 2022 at 7:06 p.m., Chan CT<[email protected]> wrote:   
Fakta Kuat! AS Jalankan Genosida yang Sebenarnya
2022-03-04 14:45:53    
https://indonesian.cri.cn/2022/03/04/ARTIuesYxjph37cbp7N7H29F220304.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.14
 

Situs web Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada hari Rabu lalu (2/2) 
mengeluarkan sebuah artikel yang berjudul “Kenyataan Sejarah dan Fakta Riil 
Kejahatan Genosida AS terhadap Orang Indian”. Artikel ini secara konkret 
memaparkan proses tragis orang-orang Indian yang digenosida baik dari fisik 
maupun kebudayaannya, dengan fakta kuat menunjukkan kepada dunia berbagai 
kejahatan AS yang melanggar HAM.



 







Pemusnahan, pengusiran dan asimilasi… sejak berdiri, melalui berbagai cara yang 
kejam, AS secara sistemik merampas hak hidup, hak politik, hak ekonomi dan hak 
budaya orang Indian. Baik dari segi hukum internasional maupun hukum dalam 
negeri, tindakan yang dilakukan AS terhadap orang Indian benar-benar adalah 
genosida.

Menurut data statistik , jumlah populasi Indian yang dari 5 juta orang pada 
tahun 1492 telah menurun tajam sampai 250 ribu orang pada awal abad ke-20. 
Seiring dengan menurun tajamnya populasi etnis Indian, AS juga secara paksa 
melakukan asimilasi dan genosida kebudayaan yang sangat keterlaluan, secara 
menyeluruh merampas hak otonom etnis Indian sehingga ekonominya menjadi yang 
termiskin; menghapus budaya Indian dan melarang anak-anak Indian berbicara 
bahasa daerah, hal mengakibatkan orang-orang Indian AS sampai saat ini masih 
menghadapi krisis kehidupan dan perkembangan yang sangat serius. Lingkungan 
hidup memburuk, kekurangan jaminan sosial, kedudukan politik yang rendah…status 
lemah orang Indian semakin dikukuhkan.



AS selalu menjuluki dirinya sebagai ‘guru HAM’, dengan semaunya mengintervensi 
urusan intern dan keadaan HAM negara lain, tapi dengan sekuat tenaga menutupi 
keadaan buruk HAM-nya sendiri, hal ini telah mendapat kecaman luas dari 
masyarakat internasional. 

Banyak negara mengecam keras kejahatan genosida dan pelanggaran HAM terhadap 
etnis Indian yang dilakukan AS melalui Dewan HAM PBB, mereka mendesak AS untuk 
sungguh-sungguh introspeksi dan membetulkan kesalahannya.

Menghadapi suara kecaman yang tak pernah habis, pemerintah AS sebaiknya tidak 
berpura-pura tak mendengar. Dia harus memandang kejahatan genosida yang 
dilakukannya terhadap orang Indian dengan tepat. Tak peduli bagaimana ia 
memainkan standar gandanya dalam masalah HAM, catatan sejarah dan sejumlah 
besar fakta telah membuktikan, genosida adalah noda dalam sejarah AS yang 
selamanya tak akan dapat dihapus. Topeng pembela HAM palsu AS telah jatuh dan 
retak.



-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/0FF6A988FBAB4B50BC3ED7A1C0196215%40A10Live.
  

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/39960853.52821.1646440849133%40mail.yahoo.com.

Reply via email to