https://nasional.kompas.com/read/2022/03/08/15543761/hari-perempuan-internasional-serikat-pekerja-desak-pemerintah-perhatikan?insNltCmpId=136&insNltSldt=10080&isInsNltCmp=1&utm_campaign=daily-newsletter&utm_content=&utm_medium=email&utm_source=newsletter&utm_status=true&utm_term
=



Hari Perempuan Internasional, Serikat Pekerja Desak Pemerintah Perhatikan
Diskriminasi Buruh Wanita

Kompas.com - 08/03/2022, 15:54 WIB

Penulis Vitorio Mantalean | Editor Dani Prabowo

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia mendesak
pemerintah agar lebih serius memperhatikan hak-hak pekerja perempuan.

Desakan ini disampaikan sebagai bagian dari aksi unjuk rasa yang juga
digelar di DPR RI pada hari ini, Selasa (8/3/2022), bertepatan dengan Hari
Perempuan Internasional.

Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumirat mengungkapkan, serikat pekerja akan
terus menyuarakan pentingnya mewujudkan kesetaraan dan perlindungan yang
lebih baik terhadap perempuan di Indonesia.

"Masih banyak pekerja perempuan yang mendapat perlakuan diskriminatif dan
pelecehan di tempat kerja," kata Mirah dalam keterangan tertulis kepada
Kompas.com, Selasa.

"Pemerintah harus memaksimalkan pengawasan dan penindakan terhadap setiap
pelanggaran hak-hak pekerja perempuan," lanjutnya.

Baca juga: Alasan Hari Perempuan Internasional Diperingati Setiap 8
Maret...

Mirah menambahkan, diskriminasi-diskriminasi terhadap pekerja perempuan
berlangsung dalam berbagai bentuk.

 Misalnya, tak sedikit dari mereka yang dilarang menikah, hamil, atau tidak
memperoleh hak cuti haid.

Di samping itu, diskriminasi upah terhadap pekerja perempuan juga masih
ditemui.

"Beberapa kasus diskriminasi ini harus lebih mendapat perhatian dari
pemerintah," ujar Mirah.

Ia mengusulkan agar Kementerian Ketenagakerjaan membentuk pusat pengaduan
khusus untuk pekerja perempuan.
 "Pusat pengaduan dimaksud tentunya harus mampu memberikan perlindungan
terhadap korban dan juga menindaklanjuti setiap kasus hingga tuntas dan
berkeadilan," tutupnya.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2COcd9YzjFoydkypsQzCqvDX2KBmM0Tv172gb%2B-GjPTSw%40mail.gmail.com.

Reply via email to