Yang salah bukan pembetukan Uni Eropah dan keluarkan Euro sekalipun berpikiran 
melawan USD, tapi masih terpecah pendapat dan negar-negara Eropah BELUM berani  
MANDIRI, mempertahankan politik bebas-aktif, BERDIRI TEGAK diatas kaki sendiri 
menentukan NASIB bangsanya sendiri, ...!

Sayang, ... tapi tak apa itulah namanya proses pengenalan pikiran manusia yang 
tidak bisa dipaksakan, kecuali keberanian melihat fakta-fakta objektif yang 
terungkap! Bukankah orang macam Macron itu mulai sadar, ... negara-negara 
Eropah masuk perangkap AS!



From: BILLY GUNADIE 
Sent: Saturday, March 12, 2022 8:05 AM
To: [email protected] ; GELORA45_In 
Subject: Re: [GELORA45] Tiba Waktunya Eropa Keluar dari ‘Perangkap AS’

Salah sendiri juga....dulu bikin Euro mau Lawan USD ....


Sent from Rogers Yahoo Mail on Android


  On Fri., Mar. 11, 2022 at 7:03 p.m., Chan CT
  <[email protected]> wrote:
  Tiba Waktunya Eropa Keluar dari ‘Perangkap AS’
  2022-03-11 10:32:50    
https://indonesian.cri.cn/2022/03/11/ARTIDl3V5K3J2jCRO2Xw7vsS220311.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.14

  Dewan Perwakilan AS pada hari Rabu lalu (9/3) meluluskan resolusi mengenai 
larangan impor minyak bumi, gas alam dan batu bara dari Rusia. Hal ini akan 
menjadi sanksi terkeras yang diambil oleh AS terhadap Rusia. Sejak krisis 
Ukraina terjadi, seiring dengan semakin parahnya dampak akibat sanksi, Eropa 
menyadari bahwa dirinya telah menjadi salah satu korban utama dalam konflik ini.




  Meningkat tajamnya harga sumber daya energi membuat rakyat Eropa terus 
mengeluh, suplai bahan pangan pun menghadapi cobaan, masalah keamanan menjadi 
semakin serius. Rusia dan Ukraina adalah tetangga negara-negara Eropa yang tak 
dapat dipindahkan. Hanya dengan kestabilan situasi Ukraina, benua Eropa baru 
dapat menjamin penuh keamanannya. AS sebagai biang kerok krisis Ukraina yang 
jaraknya sangat jauh dari Eropa tidak akan terpengaruh, namun kompleks industri 
militer AS justru akan memperoleh keuntungan yang berlimpah melalui peluang 
ini, lebih lanjut menekan Rusia, mengontrol Eropa, dan mempertahankan 
hegemoninya.

  Dibandingkan dengan AS, Eropa yang ikut-ikutan AS mengenakan sanksi kepada 
Rusia mengalami tekanan pembangunan, proses Eropa mencari kemandirian strategis 
juga terhalang dengan serius. Krisis Ukraina membuat AS menemukan cara untuk 
mencegah Eropa terlepas dari kendali AS.



  Dalam hal menjebak sekutu, tak ada lebih kejam daripada AS.

  Bagi AS, Eropa tidak pernah menjadi sekutu yang setara, melainkan adalah batu 
loncatan bagi AS untuk mempertahankan hegemoninya.

  Praktik telah membuktikan, tindakan Eropa yang ikut-ikutan AS mengenakan 
sanksi kepada Ukraina tidak akan menyelesaikan masalah apapun, tidak saja akan 
mengakibatkan kekalahan bagi kedua pihak atau semua pihak, tapi juga akan 
mengganggu proses penyelesaian masalah secara damai.

  Inilah waktunya Eropa untuk keluar dari ‘perangkap AS’ dan mencapai 
kemandirian strategis.


  -- 
  Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
  Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
  Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/01D8F53E81B446B4AACCEA5F40D6D9D8%40A10Live.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/9F7BCB2B4DAE480FB982347239C0B21C%40A10Live.

Reply via email to