Laboratorium Biologis AS di Ukraina Sekali Lagi Diungkapkan
2022-03-12 13:58:51    
https://indonesian.cri.cn/2022/03/12/ARTIrQPd5aRNlI1GluPButTW220312.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.12



Menurut laporan media asing, belakangan ini WHO mengusulkan agar Ukraina 
memusnahkan patogen berisiko tinggi yang disimpan di laboratorium kesehatan 
publiknya supaya tidak bocor dalam api perang dan membahayakan kesehatan 
publik. Berkenaan dengan rencana biologis militer yang didanai AS di wilayah 
Ukraina yang diungkapkan pihak militer Rusia belakangan ini, komunitas 
internasional bertanya-tanya apa saja yang dilakukan AS dan tidak berani 
diumumkan.


Menurut kabar terbaru Kementerian Pertahanan Rusia pada tanggal 10 bulan ini, 
ada dokumen yang menunjukkan, AS dan sekutu NATOnya mengadakan penelitian 
senjata biologis di wilayah Ukraina. Rusia menyebut pula, aktivitas biologis 
militer yang dilakukan AS di Ukraina mirip dengan pasukan 731 tentara Jepang 
yang mengagresi Tiongkok pada masa Perang Dunia II. Jika kabar ini 
dikonfirmasi, maka AS harus menjelaskannya dengan baik, apa niat sebenarnya 
program tersebut.

Yang lebih aneh ialah, setelah Rusia mengungkapkan fakta terkait, beberapa 
pejabat AS mengeluarkan pernyataan sikap yang saling bertentangan. Padahal, 
bagaimanapun AS menutup-nutupi, banyak hasil penelitian dan bukti menyatakan, 
AS mengontrol laboratorium biologis sebanyak 300 lebih di seluruh dunia, 
termasuk proyek biologis militer yang diadakan di beberapa negara republik 
bekas Uni Soviet antara lain Ukraina. Sedangkan ketika AS mengadakan aktivitas 
biologis militer di Ukraina, sudah terjadi sejumlah peristiwa penyakit menular 
yang “abnormal” di Ukarina.

Menghadapi kesangsian rasional komunitas internasional, AS tak boleh diam saja. 
Sebagai negara satu-satunya yang tetap mempunyai senjata kimia di dunia  AS 
selama 20 tahun ini selalu menentang pembentukan mekanisme pemeriksaan 
multilateral Konvensi Pelarangan Senjata Kimia PBB, Ini untuk apa?

Berdasarkan pertimbangan kesehatan rakyat seluruh dunia, WHO perlu mengatur 
pakar internasional untuk melakukan pemeriksaan terhadap laboratorium biologis 
AS yang ditempatkan di berbagai negara di dunia termasuk Ukraina. AS harus 
memenuhi kewajiban internasionalnya dan memberi penjelasan menyeluruh dan 
menerima pemeriksaan multilateral.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/B04C7D1844D1491989C2328854BEF6DB%40A10Live.

Reply via email to