*Hanya 9.000 triliun?  Bukankah NKRI [Negara Kleptokratik Republik
Indonesia] kaya raya jadi monggo-monggo  masih bisa lebih banyak berhutang
dan dengan begitu APBN tidak defisit. hehehehe*

https://www.sinarharapan.co/ekonomi/pr-3853027433/warning-utang-pemerintah-plus-bumn-hampir-rp9000-t


Warning, Utang pemerintah Plus BUMN Hampir Rp9.000 T!

Joko M <https://www.sinarharapan.co/author/8365/Joko-M>

- Kamis, 24 Maret 2022 | 21:55 WIB

*SINAR HARAPAN -* Utang pemerintah RI saat ini mencapai Rp6.919,15 triliun
dengan rasio utang terhadap GDP 39,9%.

Postur APBN 2022 khususnya segi pembiayaan yang diperoleh dari utang
diperkirakan akan mencapai Rp7500 triliun pada tahun ini, belum termasuk
utang BUMN, yang jumlahnya di atas Rp 2.000 triliun. Total jumlah utang
publik (utang pemerintah <https://www.sinarharapan.co/tag/utang-pemerintah> +
utang BUMN) tercatat pada triwulan 3/2022 mencapai Rp8.924,27 triliun,
hampir mencapai Rp9.000 triliun.

Data ini terungkap dalam Diskusi Twitter Space Didik J Rachbini
<https://www.sinarharapan.co/tag/Didik-J-Rachbini> bertajuk “Siapa
Menanggung Utang?" pada Kamis (24/3/2022).



Peneliti INDEF <https://www.sinarharapan.co/tag/INDEF> Riza Annisa Pujarama
mengingatkan, hal ini akan berdampak pada tingkat fleksibilitas fiskal yang
semakin ketat dimana total pembayaran bunga utang di APBN pada 2022 menjadi
naik sebesar Rp405,9 triliun atau 20 % dari total belanja pemerintah pusat.

"Bandingkan dengan anggaran untuk pendidikan nasional di Kemendikbud yang
hanya Rp80 triliun," katanya.

Peneliti INDEF <https://www.sinarharapan.co/tag/INDEF> lainnya yakni
Dzulfian Syafrian menyoroti utang BUMN yang diibaratkannya berkelamin
ganda:seperti utang swasta tapi berdampak langsung ke utang publik (utang
pemerintah <https://www.sinarharapan.co/tag/utang-pemerintah>). Jika
pembayaran utang BUMN macet yang menanggung adalah pemerintah atau
menjadi utang
pemerintah <https://www.sinarharapan.co/tag/utang-pemerintah>.

"Contohnya Garuda yang gagal bayar. Apakah pemerintah harus membailout
Garuda. Untuk apa diselamatkan jia struktur keuangan Garuda kacau balau,"
katanya.

Dzulfian mengingatkan jangan sampai terjadi lagi kasus seperti dulu
Pertamina di bawah Ibnu Sutowo. Kala itu negara hampir bangkrut oleh utang
Pertamina yang salah kelola.

Menurutnya, pemerintah Tidak boleh lagi melakukan kebodohan yang sama.
Kondisi keuangan BUMN PLN, BUMN karya, Pertamina cukup mengkhawatirkan.
"Ini sering luput dari pengamatan publik karena pencatatan utang BUMN tidak
masuk dalam catatan utang pemerintah
<https://www.sinarharapan.co/tag/utang-pemerintah>, tetapi jika collaps,
negara harus maju menyelamatkannya," katanya.

Raktor Universitas Paramadina, Didik J Rachbini
<https://www.sinarharapan.co/tag/Didik-J-Rachbini> menilai dengan rasio
utang terhadap PDB 39,9% dan beban pembayaran bunga utang 2022 Rp405,9
triliun, sementara total utang pemerintah
<https://www.sinarharapan.co/tag/utang-pemerintah> dan utang BUMN hampir
mencapai Rp9.000 triliun, maka akan berdampak pada keseimbangan ekonomi
makro. "Dana akan menjadi langka dan pemerintah Indonesia akan semakin
kesulitan membayar bunga utang," katanya.

Ia juga menyoroti pencapaian rasio penerimaan pajak dalam negeri yang
sangat rendah, hanya 9% per tahun terhadap PDB. Sedang di jaman orde baru
bisa mencapai 14% per tahun. "Tax ratio amat buruk jika dibandingkan dengan
Thailand yang 18% dan negara-negara Skandinavia yang mencapai 25% tax
ratio," katanya. *(*)*

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2D86jJYHYecY299UAvVFkdjpsGPrG03h6JV1%2BFuYzp-pg%40mail.gmail.com.

Reply via email to