Tiongkok Harapkan Gencatan Senjata Sedini Mungkin di Ukraina
2022-04-06 12:22:35  
https://indonesian.cri.cn/2022/04/06/ARTIqXuEx0zKatG08UULMIpM220406.shtml

Dewan Keamanan PBB mengadakan rapat terbuka mengenai situasi Ukraina pada hari 
Selasa kemarin (5/4). Wakil Tetap Tiongkok untuk PBB Zhang Jun di depan rapat 
itu memaparkan pendirian Tiongkok mengenai situasi Ukraina dewasa ini, ia 
menekankan bahwa mendorong peredaan situasi Ukraina dan mewujudkan gencatan 
sedini mungkin merupakan harapan mendesak masyarakat internasional dan juga 
keinginan keras pihak Tiongkok.


Zhang Jun menyatakan, Tiongkok berkali-kali menekankan, dialog dan perundingan 
adalah jalan keluar satu-satunya untuk membuka pintu perdamaian. Rusia dan 
Ukraina telah mengadakan beberapa putaran perundingan, Tiongkok menyambut baik 
upaya kedua pihak untuk mempertahankan arah perundingan damai, mengatasi 
kesulitan dan perselisihan, serta terus megupayakan kondisi untuk menyelesaikan 
krisis secara menyeluruh. Masyarakat internasional hendaknya menciptakan 
kondisi dan lingkungan yang kondusif untuk perundingan kedua pihak, membuka 
ruang bagi penyelesaian masalah melalui pendekatan politik, tidak menaruh 
rintangan dan menambah halangan, serta tidak mempergawat konflik. Ia menekankan 
perlunya mencegah perluasan konflik lokal.

Zhang Jun menyatakan, menurut Hukum Humaniter Internasional, dalam konflik 
bersenjata, rakyat sipil hendaknya terhindar dari berbagai kekerasan, serangan 
terhadap rakyat sipil tak dapat diterima dan seharusnya tidak terjadi. Laporan 
dan gambaran tewasnya rakyat sipil di Kota Bucha sangat mengecewakan, keadaan 
terkait dan penyebab peristiwa tersebut harus diperiksa. Tuduhan apa pun 
hendaknya berdasarkan pada fakta, dan berbagai pihak hendaknya menahan diri dan 
tidak mengecam tanpa alasan sebelum mendapat kesimpulan.

Zhang Jun menekankan, mengenai isu Ukraina, Tiongkok tidak mengupayakan 
kepentingan geopolitiknya sendiri, tidak bersikap acuh tak acuh, dan tidak akan 
menyiram minyak ke dalam api. Target yang diinginkan Tiongkok hanyalah 
perdamaian. Tiongkok akan terus mendorong perdamaian dan perundingan, memainkan 
peran konstruktif dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan krisis Ukraina.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/585159970B97447D92C61BBD648C22FE%40A10Live.

Reply via email to