Insiden di Demo 11 April: Ade Armando Dikeroyok, Pos Polisi Dibakar
Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 12 Apr 2022 08:23 WIB
https://news.detik.com/berita/d-6028427/insiden-di-demo-11-april-ade-armando-dikeroyok-pos-polisi-dibakar?single=1

Demo depan gedung DPR (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)

Jakarta - Sejumlah insiden terjadi di tengah demo 11 April di depan Gedung DPR 
kemarin. Mulai dari Ade Armando dikeroyok hingga pos polisi dibakar.
Berikut rangkuman detikcom terkait insiden-insiden yang terjadi dalam demo 
Senin (11/4/2022) tersebut:


1. Massa Panjat Pagar
Massa memanas hingga mendorong-dorong dan memanjat pagar utama DPR. Pada pukul 
14.40 WIB, massa aksi terlihat mendorong-dorong pagar hitam.

Sementara polisi membentuk barikade di dalam gedung DPR. Massa aksi membentuk 
barisan berjajar di depan pintu DPR. Orator di mobil komando terlihat memberi 
aba-aba.


"Silakan satu orang pegang besi itu satu-satu," kata orator.

Baca juga:
Kameramen Ade Armando Cerita Kronologi Pengeroyokan di Demo 11 April

"Buka, buka, buka pintunya," kata massa aksi.

2. Polisi Tembak Gas Air Mata
Demo 11 April di depan DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, berakhir 
ricuh. Polisi menembakkan gas air mata hingga water cannon untuk memukul mundur 
massa.

Pantauan di lokasi, Senin (11/4/2022), pukul 15.34 WIB, massa aksi melempari 
polisi menggunakan botol air mineral kemasan. Polisi yang dilempari masih 
berusaha membuat barikade.

Selain menggunakan botor air mineral, massa demo 11 April melempari polisi 
menggunakan bambu. Polisi yang membuat barikade lalu bergerak masuk ke area 
gedung MPR/DPR.

Dari dalam area gedung MPR/DPR, polisi menembakkan gas air mata ke arah massa 
aksi 11 April. Massa aksi pun lari berhamburan ke arah Jalan Gerbang Pemuda.

3. Pintu Tol Diblokade
Massa mahasiswa yang akan mengikuti demo 11 April 2022 sempat memblokade 
Gerbang Tol Gedong, Ciracas, Jakarta Timur. Aksi massa ini mengakibatkan 
kemacetan panjang di sekitar lokasi.

Koordinator aksi, Karim, mengatakan aksi blokade itu dilakukan sebagai upaya 
menyuarakan sejumlah tuntutan mahasiswa kepada pemerintah.

"Kita memblokade jalan supaya ada atensi. Sampai saat ini saya akan terus 
komunikasi dengan kawan-kawan korlap dan para pimpinan yang lainnya dari 
Unindra (Universitas Indraprasta) sampai saat ini," kata Karim, seperti 
dilansir Antara.

Baca juga:
Koordinator: BEM SI Tak Ada Kaitan dengan Pengeroyokan Ade Armando

Pantauan di lokasi, terlihat ratusan mahasiswa dengan menggunakan sejumlah bus 
menutup akses pintu masuk Gerbang Tol Gedong, Ciracas. Kemacetan sempat terjadi 
hingga 1 kilometer dari perempatan Jalan Layang Pasar Rebo karena terimbas aksi 
penutupan tersebut.

Selengkapnya di halaman berikutnya

4. Peserta Demo Dipukul
Seorang peserta aksi yang menggunakan almamater dan helm terlihat dipukul 
seorang pria berkumis. Pantauan detikcom di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, pukul 
15.30 WIB, Senin (11/4/2022), massa terlihat saling dorong dan lempar botol air 
mineral.

Tiba-tiba, seorang pria berkemeja biru memukul seorang peserta aksi yang 
menggunakan almamater. Pria yang memukul peserta aksi itu kemudian tampak 
diamankan peserta aksi lainnya.

Pria itu lalu membuka maskernya. Terdengar massa meneriaki pria itu. Massa 
kemudian berteriak 'hati-hati provokasi'.

Setelah itu, pemukulan terhadap massa aksi kembali terjadi. Seorang pria 
berjaket hitam dan celana pendek terlihat memukul seorang peserta aksi.

Demo ini sendiri dikoordinasi oleh BEM SI. Massa menyampaikan penolakan 
terhadap isu presiden 3 periode.

5. Ade Armando Dikeroyok
Ade Armando dianiaya sekelompok massa yang diduga bukan dari kelompok 
mahasiswa. Dia dianiayai hingga tersungkur ke aspal, bahkan celana panjang yang 
dikenakannya dilucuti.

Ade Armando juga mencoba melindungi kepala dan badan sambil tersungkur ke tanah 
ketika dia menerima amukan massa. Ade lantas dievakuasi ke tempat yang lebih 
aman.

Foto dan video wajah Ade Armando babak belur tersebar. Polisi sudah menangkap 
sejumlah orang yang diduga terlibat pemukulan.

"Iya ada sejumlah orang yang diamankan, tapi masih kita pilah-pilah dahulu," 
kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan kepada wartawan, Senin 
(11/4/2022).

6. Pospol Pejompongan Dibakar
Pos polisi (Pospol) di wilayah Pejompongan, Jakarta Pusat, dibakar orang tak 
dikenal. Pos polisi dibakar tidak lama setelah massa demo di DPR bubar.

"Iya benar (pospol Pejompongan dibakar)," kata Kombes E Zulpan saat dihubungi, 
Senin (11/4/2022).

Baca juga:
Komnas HAM Minta Pengeroyokan Ade Armando Diusut Transparan-Akuntabel

Zulpan mengatakan pembakaran pospol Pejompongan terjadi selepas magrib kemarin. 
Salah satu warga Haedar (23) menceritakan pembakaran pospol Pejompongan terjadi 
seusai bentrok polisi dengan massa demo di DPR RI.

"Jadi kronologinya awalnya ada bentrokan antar polisi sama entah para 
demonstran atau apa, pokoknya mereka bentrokan ada tembakan gas air mata. 
Beberapa massa aksi juga ngebales pakai kembang api," ujar Haedar kepada 
wartawan.

Setelah massa dipukul mundur ke arah Pejompongan, beberapa rombongan kembali ke 
pospol Pejompongan. Mereka lalu menyerang pospol Pejompongan dan merusak plang 
presisi kepolisian.

Dia mengatakan rombongan orang tak dikenal itu terdiri lebih dari lima orang. 
Awalnya hanya sekitar dua orang yang melakukan perusakan dan pembakaran namun 
yang lain turut terprovokasi.

Haedar mengatakan, para pelaku sempat mengambil kursi dari dalam dan 
membakarnya di luar. Setelah itu pelaku berfoto-foto di lokasi.

"(Setelah melakukan pembakaran) mereka foto-foto malah di sini. Sebenernya, 
selain bakar pospol ini, mereka juga bakar kursi di dalem, terus kursi itu 
dikeluarin makanya dia sempet lenggang juga tadi posisi jalanan," ujarnya.

(isa/haf)

Baca artikel detiknews, "Insiden di Demo 11 April: Ade Armando Dikeroyok, Pos 
Polisi Dibakar" selengkapnya 
https://news.detik.com/berita/d-6028427/insiden-di-demo-11-april-ade-armando-dikeroyok-pos-polisi-dibakar.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/9B9D95DFAF9547789D6F8EE57582212F%40A10Live.

Reply via email to