Insiden Penembakan Serius Terjadi di Berbagai Tempat di AS
2022-04-11 14:05:15  
https://indonesian.cri.cn/2022/04/11/ARTIBbWZfRJsjRbpWJqytY75220411.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.13Puluhan
 orang tewas dan terluka dalam insiden penembakan di sejumlah tempat di AS pada 
akhir pekan lalu.

Pihak kepolisian Kota Cedar Rapids Negara Bagian Iowa melaporkan bahwa suara 
tembakan terdengar di sebuah klub malam setempat pada hari Minggu pagi kemarin 
(10/4), ketika polisi tiba di tempat insiden, ditemukan 2 orang tewas dan 10 
orang lainnya terluka, dan kini tersangka masih belum tertangkap.

Dilaporkan pula oleh media AS bahwa penembakan juga terjadi dalam sebuah pesta 
di Elgin, Negara Bagian Illinois pada hari Minggu pagi kemarin, 6 orang cedera 
dan salah satunya tewas gagal diselamatkan.

Pada hari Minggu kemarin dini hari, di Indianapolis Negara Bagian Indiana, juga 
terjadi insiden penembakan dalam sebuah pesta, satu orang tewas dan 5 orang 
lainnya cedera.

Selain itu, Grantville Negara Bagian Georgia, Memphis Negara Bagian Tennessee 
dan Houston Negara Bagian Texas masing-masing juga melaporkan insiden 
penembakan pada akhir pekan lalu yang menewaskan sedikitnya 3 orang.

Pada tanggal 3 April yang lalu, sebuah insiden penembakan serius terjadi di 
Sacramento, ibukota Negara Bagian California, polisi mengonfirmasikan terdapat 
6 orang tewas dan 12 orang lainnya terluka. Menurut laporan media lokal di Kota 
Sacramento, pada tanggal 10 April kemarin, sejumlah orang turun ke jalanan 
untuk memprotes kekerasan senjata di AS.

Statistik situs web "Gun Violence Archives" AS hingga tanggal 10 April malam 
menunjukkan bahwa pada tahun ini, kekerasan senjata telah menewaskan sedikitnya 
11.668 orang dan melukai 9.270 orng lainnya di AS, dan sedikitnya terdapat 127 
insiden penembakan berskala besar yang mengakibatkan 4 orang lebih tewas atau 
luka-luka.

Menurut Gedung Putih, Presiden AS Biden akan mengumumkan langkah-langkah baru 
untuk menangani kejahatan senjata di AS pada Senin hari ini (11/4). Dengan 
mengutip perkataan orang terkait yang mengetahui isu ini, CNN melaporkan bahwa 
pemerintah Biden akan memperkuat pengawasan terhadap "pistol hantu" yang tidak 
bernomor dan sulit dilacak.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/7420DCBFBF1C4625A40A8515C644D4AD%40A10Live.

Reply via email to