Ekonomi Tiongkok Triwulan Pertama Stabil
2022-04-19 
15:04:05https://indonesian.cri.cn/2022/04/19/ARTIVqiBztlJYTCZN2RikdNM220419.shtml?spm=C77783.PmN9xF4e5AAS.EGdOvrGeKwm1.14

Menurut akuntansi awal ekonomi nasional triwulan pertama tahun 2022 yang 
diumumkan pihak resmi Tiongkok pada hari Senin kemarin (18/4), Produk Domestik 
Bruto (PDB) Tiongkok pada triwulan pertama tercatat 27 triliun17,8 miliar yuan 
RMB, jika dihitung dengan harga konstan, meningkat 4,8 persen dibandingkan masa 
sama tahun lalu. 

Menghadapi berbagai ujian dari lingkungan internasional yang semakin rumit dan 
dampak negatif pandemi di dalam negeri Tiongkok, pertumbuhan tersebut tidak 
mudah diperoleh.






Pada umumnya, ekonomi Tiongkok terus mengalami pemulihan, indeks ekonomi utama 
beroperasi dalam kisaran rasional, dan ini telah menambah kestabilan kepada 
ekonomi dunia yang penuh dengan ketidakpastian.

“Kestabilan” itu berkat usaha pemerintah Tiongkok dalam mengoordinasikan 
penanggulangan wabah dengan pertumbuhan ekonomi dan sosial, juga didorong oleh 
upaya perusahaan Tiongkok yang giat mengembangkan keunggulannya sendiri 
khususnya dalam mempertahankan inovasi.

Justru karena yakin terhadap ekonomi Tiongkok, Kamar Dagang Amerika Serikat 
(AS) di Tiongkok (AmCham China) dalam “Laporan Investigasi Iklim Bisnis 
Tiongkok Tahun 2022” yang diumumkannya pada bulan lalu menyatakan bahwa 
Tiongkok tetap menjadi salah satu dari tiga destinasi investasi rencana 
investasi 60 persen perusahaan di seluruh dunia, sedangkan 66 persen perusahaan 
berencana menambah investasinya di Tiongkok.






Sementara itu, meskipun menghadapi kesulitan, Tiongkok tetap bertanggung jawab 
dan berupaya menjamin kelancaran operasi rantai industri global. Peningkatan 
perdagangan luar negeri Tiongkok pada triwulan pertama melampaui 10 persen, 
telah memelihara pertumbuhan   positif dibandingkan masa sama tahun lalu dalam 
7 triwulan berturut-turut, dan telah memainkan peranan yang tak tergantikan 
dalam menstabilkan rantai industri global. 

Pasar Tiongkok sedang bertumbuh menjadi pasar dunia, dan Tiongkok sedang 
menarik tamu-tamu dari seluruh dunia dengan keterbukaannya yang berlevel lebih 
tinggi.

Faktor mendadak di luar ekspektasi di dalam dan luar negeri telah memperlambat 
pertumbuhan sejumlah indeks utama ekonomi Tiongkok, namun, dilihat dari seluruh 
tahun ini, ekonomi Tiongkok tetap memiliki peluang pemulihan, karena dasar 
pertumbuhan ekonomi Tiongkok dalam jangka panjang tidak pernah berubah, ciri 
khas ekonomi Tiongkok yang  potensial, tangguh dan prospektif itu tidak pernah 
berubah.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/B425AD64023B446C88B38D7663C690CD%40A10Live.

Reply via email to